March 04, 2019 23:34

Selamat pagi dok, Saya mau tanya, pada hari Kamis 4 Desember 2018 anak saya yang berusia 2,5 tahun badannya lemas. Sehingga saya tidak membiarkan anak saya masuk sekolah (PAUD). Kemudian pada hari Jumat, anak saya sekolah, siang sekitar jam 10 saya ditelpon gurunya, katanya anak saya demam 39°C. Tengah malam demam anak saya mencapai 40°C. tapi tidak disertai kejang, muntah,flu, batuk dan diare. Mata lesu, nafasnya pada malam hari saat tidur cepat. dan terkadang bunyi grok grok. Saya memutuskan membawanya ke dokter pada hari Sabtu. Kata dokter, anak saya terkena radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus. Anak saya diberi obat: -isprinol syrup (3x sehari @2ml) -imunped(1x sehari @4ml) -obat demam saya pakai brufen   Pada hari sabtu,minggu, dan senin anak saya selalu mengalami demam sebagai berikut: -setiap pukul 23.00 demam rata rata39°c -setiap pukul 07.00 pagi suhu tubuh rata rata 38°c Anak saya juga jadi murung, tidak ceria, dan pendiam, tapi nafsu makan tak bermasalah. Saya bingung sekali dok, kenapa demamnya selalu muncul di malam hari. Kondisi anak saya pada hari Rabu, mata sudah tidak lesu, masih murung, terakhir demam 39°C semalam pukul 23.00. Sebenarnya apakah diagnosa dokter waktu itu benar jika anak saya terkena radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus? Atau ada diagnosa penyakit lain?    

Pertanyaan ini telah dijawab oleh seorang ahli medis
Lihat pertanyaan dan jawaban serupa lainnya
Buka di app