Gejala Meriang - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Jul 6, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 1.469.736 orang

Suhu tubuh normal manusia dapat bervariasi dan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti makan, olahraga, tidur, kehujanan dan hal lainnya. Suhu tubuh yang tinggi (demam) atau yang lebih dikenal dengan istilah meriang adalah salah satu cara sistem kekebalan tubuh kita mencoba untuk memerangi infeksi.

Biasanya, peningkatan suhu tubuh membantu kita menghentikan proses infeksi di dalam tubuh. Namun, kadang-kadang meningkat terlalu tinggi, dalam hal ini, demam bisa serius dan menyebabkan komplikasi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Selama demam ringan, Anda tidak perlu khawatir dan terburu-buru menurunkannya. Jika demamnya tidak parah, hal tersebut mungkin membantu menetralkan bakteri atau virus yang menyebabkan infeksi di dalam tubuh.

Obat-obatan untuk menurunkan demam disebut antipiretik. Jika demam menyebabkan ketidaknyamanan yang tidak semestinya, Antipiretik mungkin disarankan.

Untuk orang dewasa, demam mungkin tidak nyaman, tetapi biasanya tidak menimbulkan kekhawatiran kecuali mencapai 103 F (39,4 C) atau lebih tinggi. Untuk bayi dan balita, suhu yang sedikit lebih tinggi dapat mengindikasikan infeksi yang serius.

Ketika demam mencapai atau melebihi 38 ° Celcius (100,4 ° Fahrenheit), itu tidak lagi ringan dan Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter Anda.

Apa saja tanda dan gejala seseorang sedang Meriang?

Anda mengalami demam ketika suhu Anda naik di atas kisaran normal. Suhu normal tubuh Anda mungkin sedikit lebih tinggi atau lebih rendah dari rata-rata suhu normal, yaitu 98,6 F (37 °C). Ketika Anda mengalami demam, tanda dan gejala berikut mungkin dapat Anda rasakan. Beberapa tanda dan gejala tersebut termasuk:

  • Gemetaran
  • Kurang nafsu makan
  • Dehidrasi, dapat dicegah jika orang meminum banyak cairan
  • Depresi
  • Hiperalgesia, atau meningkatnya kepekaan tubuh Anda terhadap nyeri
  • Lesu
  • Sulit berkonsentrasi
  • Mengantuk
  • Berkeringat
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Mudah marah

Anak-anak antara usia 6 bulan dan 5 tahun mungkin mengalami kejang demam. Sekitar sepertiga dari anak-anak yang mengalami kejang demam kemungkinan akan mengalaminya lagi, paling sering dalam 12 bulan ke depan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Apakah faktor penyebab timbulnya Meriang

Meriang dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, diantaranya:

  • Infeksi, seperti radanggt;tenggorokan, flu, cacar air, atau radang paru-paru dan radang sendi
  • Heat stroke, yang diakibatkan oleh paparan suhu tinggi atau olahraga berat yang berkepanjangan
  • Dehidrasi/ kekurangan cairan tubuh
  • Silikosis, sejenis penyakit paru-paru yang disebabkan oleh paparan debu silika jangka panjang
  • Penyalahgunaan obat-obatan seperti Amphetamine
  • Penggunaan minuman beralkohol

Meriang dapat pula disebabkan oleh hal-hal biasa yang sering Anda hadapi, seperti:

  • Kehujanan
  • Kehujanan menjadi salah satu hal yang paling sering membuat tubuh Anda menjadi Meriang. Terlebih ketika Anda kehujanan dalam jumlah curah hujan yang sangat deras dan juga dalam jangka waktu yang cukup lama, misalnya setengah jam hingga satu jam.

    Hal tersebut dapat menyebabkan tubuh Anda menjadi Meriang. Anak- anak yang terkadang suka untuk sengaja berhujan- hujanan juga seringkali mengalami meriang seperti ini, sehingga seringkali ada orang tua yang melarang anaknya agar tidak bermain hujan agar nantinya bisa terhindar dari meriang/demam.

  • Kelelahan
  • Kelelahan juga termasuk salah satu faktor yang mudah sekali menyebabkan Meriang pada tubuh manusia. Seseorang yang terlalu banyak melakukan aktivitas sangat rentan terhadap terserangnya penyakit ini.

    Terlebih bagi seseorang yang seringkali melakukan aktivitas di luar ruangan. Maka dari itu Anda yang mempunyai aktivitas banyak yang dilakukan setiap harinya perlu menyediakan stok vitamin agar tidak  mudah sakit, terutama vitamin C.
  • Terlalu lama berada di dalam air
  • Seperti halnya kehujanan, terlalu lama berada di dalam air terkadang bisa menyebabkan badan menjadi Meriang. Aktivitas yang dilakukan di dalam air bagi orang yang tidak terbiasa berada di lingkungan air terkadang bisa membawa dampak yang buruk atau tidak baik.

    Seperti misalnya berenang. Anak- anak biasanya menyukai berenang dan juga bermain di air, namun ketika mereka terlalu lama berada di kolam (misalnya selama berjam- jam, maka ada kemungkinan mereka bisa terkena serangan Meriang ini. maka dari itu batasilah anak- anak yang melakukan renang dan juga bermain di air.

  • Terlalu banyak minum es
  • Siapa yang tidak menyukai es? Es adalah minuman segar yang keberadaannya selalu disukai banyak orang. Terlebih es ini ada banyak sekali macamnya, sehingga semakin banyak orang yang menyukainya.

    Ketika seseorang mengonsumsi es dalam jumlah yang berlebihan, maka seseorang tersebut beresiko terkena penyakit Meriang ini. Hal ini seringkali menimpa anak- anak karena mereka sangat menyukai es, sehingga ketika mereka meminum es yang jumlahnya terlalu banyak maka hal tersebut dapat membuatnya menjadi Meriang.

Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan Meriang pada tubuh Anda. Lalu, bagaimana Anda bisa mengetahui bahwa tubuh kita terserang Meriang? Anda mengenali gejala- gejala atau tanda-tanda Meriang yang ada di tubuh Anda.  

Bagaimakah pengobatan demam yang adekuat?

Meriang sebagai sesuatu penyakit hendaknya segera diatasi agar tidak semakin memburuk. Anda dapat mengatasi Meriang dengan  mengkonsumsi obat Antiinflamasi Non-Steroid (NSAID) seperti Tylenol (paracetamol) atau Ibuprofen untuk menurunkan demam Anda.

Namun, perlu diingat untuk tidak membeli obat dan mengkonsumsinya tanpa resep dokter Anda. Jika demam Anda disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter juga mungkin meresepkan antibiotik untuk Anda.

Selain dengan pergi ke dokter, Anda juga dapat mengatasi Meriang dengan berbagai hal yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah, seperti istirahat yang cukup, banyak minum air putih, dan mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran yang mengandung vitamin A, C, E dan B.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit