Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR. SCIENTIA INUKIRANA
Kesehatan Fisik

Apa Akibat Salah Minum Obat

Update terakhir: Jan 21, 2020 Tinjau pada Apr 4, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 403.165 orang

Salah minum obat dapat terjadi kepada siapapun, yang dimaksud salah minum obat dalam artikel ini adalah kesalahan berupa dosis yang berlebih atau kandungan obat yang tidak sesuai dengan penyakitnya. 

Kondisi ini biasa terjadi ketika salah diagnosa atau salah membaca dosis resep. Walaupun jarang terjadi, akibat salah minum obat dapat menimbukan efek mulai dari penyakit yang tidak kunjung sembuh, munculnya penyakit atau reaksi lain hingga yang paling buruk adalah kematian. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Apakah berbahaya jika salah minum? Cek beberapa dampak negatif berikut ini.

Dampak negatif yang muncul ketika salah minum obat

Kebanyakan efek negatif dari salah meminum obat ialah keracunan obat. Keracunan obat ini juga dapat terjadi bila kamu meminum obat dengan kadar yang terlalu banyak atau sering disebut overdosis

Tentunya keracunan obat ini bukanlah suatu kejadian baik ya untuk tubuh kamu karena akan mengganggu beberapa sistem kerja tubuh sehingga diperlukan penanganan medis yang lebih serius bila terjadi keracunan obat di tubuhmu. 

Dibawah ini akan kita bahas dampak-dampak negatif apa saja yang timbul ketuka kamu salah meminum obat.

Alergi

Efek alergi yang muncul kepada setiap penderita tentunya akan berbeda-beda dan tidak sama tergantung bagaimana badan setiap manusia bereaksi terhadap masalah keracunan obat tersebut. Tanda jika Anda mengalami alergi seperti ruam kemerahan,gatal, mual,muntah,pusing bahkan hingga pingsan. Namun ada salah satu alergi berbahaya yang kerap timbul ketika tubuh bereaksi terlalu hebat ketika seseorang tersebut meminum obat tanpa resep dari dokter. Alergi tersebut dinamakan syok anafilatik yang akan memberikan dampak negatif dan sangat berbahaya seperti mempercepat denyut jantung, membuat badan menjadi sangat lemas, menurunkan tekanan darah, membuat seseorang menjadi pingsan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Oleh karena itu, Anda harus mengingat jenis alergi obat Anda agar dokter tidak salah memberikan obat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Domperidone IF digunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah akibat keterlambatan proses pengosongan lambung. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Domperidone if 10mg tab 1

Kerusakan pada Ginjal

Ini ialah efek yang sering terjadi ketika seseorang secara terus menerus mengkonsumsi obat-obatan secara sembarangan. Kebanyakan kasus ini diawali dengan seseorang yang merasa sakitnya ialah sakit yang biasa-biasa saja atau tergolong ringan sehingga tidak memeriksakan diri ke tim medis atau dokter, malahan membeli obat-obatan yang dijual umum tanpa mengetahui dengan pasti sakit apa yang mereka derita. Mereka cenderung melihat dari satu atau dua gejala saja dan langsung memutuskan untuk membeli obat yang dijual umum di pasaran. Kejadian meminum obat sembarangan yang dilakukan secara berulang-ulang tanpa memeriksakan dahulu penyakit yang diderita ini umumnya akan membawa efek kerusakan pada ginjal seseorang karena perlu kamu ingat bahwa mengkonsumsi obat yang dijual di pasaran secara umum belum tentu cocok di setiap kondisi tubuh manusia.

Beberapa tanda dari kerusakan ginjal seperti gangguan berkemih, muncul darah pada saat kencing, nyeri pinggang, mual dan muntah bahkan dapat menyebabkan gagal ginjal yang berakibat membutuhkan penanganan cuci darah atau hemodialisa.

Kerusakan pada Hati

Selain membawa kerusakan pada ginjal, mengkonsumsi obat sembarangan tentu juga bisa berdampak pada kerusakan organ hati seseorang. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa fungsi hati ialah sebagai penyaring racun bagi seluruh sistem tubuh manusia.  Bila karena mengkonsumsi obat yang salah, maka hati seseorang berubah dari baik menjadi rusak. Maka organ hati tidak akan bisa lagi menjalankan kemampuannya dalam menyaring racun pada tubuh manusia.  Tentunya ini akan membawa bahaya yang sangat besar bagi seluruh sistem dan metabolisme tubuh dan kesehatan manusia.

Beberapa gejala dari kerusakan hati meliputi kulit menjadi kuning, nyeri perut sebelah kanan, nafsu makan menurun, hati menjadi mengecil (sirosis) bahkan disertai pecahnya kantung empedu.

Bakteri dalam Tubuh Manusia Menjadi Kebal 

Seperti diketahui bahwa kebanyakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri,  maka dengan itu obat-obatan yang benar umumnya akan melawan bakteri dan virus- virus yang ada pada tubuh seseorang yang sakit tersebut.  Namun apa jadinya bila kamu malah salah minum obat? Ya, tubuh kamu bisa jadi bukannya malah mematikan dan menghilangkan virus dan bakteri tersebut, malahan memperkuat pertahanan virus dan bakteri sehingga menjadi lebih kebal.  Bila hal ini tidak segera diobati dan ditangani lebih lanjut oleh tim medis, maka ditakutkan bakteri dan virus yang masih ada dan makin kebal di tubuh kamu akan menggerogoti tubuh kamu dan membawa efek yang lebih buruk lagi bagi kesehatan kamu.

Demikianlah empat efek negatif yang bisa saja terjadi ketika kamu salah minum obat. Yuk biasakan periksakan dirimu ke dokter atau klinik terdekat untuk mengetahui dengan jelas penyakitmu, minum obat yang dianjurkan oleh dokter dan jangan sembarangan mengkonsumsi obat di pasaran.

Yang Harus Dilakukan Ketika Salah Minum Obat

Apabila Anda mengalami salah satu ciri diatas, segera hentikan konsumsi obat. Jika kondisi tidak segera membaik, segera kunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit