Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

Iopaidol : Manfaat,Efek Samping,dan Dosis

Update terakhir: SEP 16, 2019 Tinjau pada SEP 16, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.362.243 orang

Iopamidol merupakan salah satu jenis obat yang tergolong dalam radiopak atau contrast agen yang digunakan untuk prosedur pemeriksaan laboratorium sinar-X seperti CT-scan, angiografi, dan lain-lain. Obat ini diberikan secara injeksi dan hanya digunakan untuk memfasilitasi pemeriksaan laboratorium pada penyakit yang membutuhkan pemindaian untuk menentukan diagnosis.

Farmakologi Iopamidol

Iopamidol merupakan suntikan agen kontras yang hanya digunakan pada instalasi radiologi. Melalui komponen idonin non-ion, obat ini digunakan untuk memberikan medium kontras pada hasil pemeriksaan radiologi. Ini memberikan visualisasi lebih jelas melalui pencerahan kontras medium pada struktur tubuh yang tidak dapat dilihat jelas dengen hanya melalui pemindarian.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal belanja Rp50.000.

Iklan obat

Iopamidol akan berdilusi di plasma. Perhitungan volum distribusi pada awal pemberian menunjukkan bahwa lopamidol didistribusikan antara sirkulasi volume darah dan cairn ekstraseluler lainnya. Tanpa ada deposisi yang signifikan pada jaringan. 

Distribusi yang seragam ke dalam cairan ekstraseluler tercermin dalam kegunaannya untuk memberikan kontras yang dapat terlihat melalui monitor di laboratorium. Waktu paruh Iopamidol yaitu 2 jam dan dieksresikan melalui urin.

Manfaat obat Iopamidol

Obat lomapidol bermanfaat sebagai pencerah kontras pada pemeriksaan laboratorium radiologi untuk menentukan diagnosis penyakit. Berikut beberapa prosedur pemeriksaan laboratorium radiologi yang paling banyak menggunakan Iopamidol.      

Angiografi

Angiografi merupakan suatu pemeriksaan rontge untuk melihat adanya gangguan pada pembuluh darah arteri dan vena. Pemeriksaan ini paling sering dilakukan pada kasus penyumbatan pembuluh darah, pecah pembuluh darah, atau penyakit yang berasal dari organ lain yang memicu terganggunya sirkulasi pembuluh darah. Beberapa jenis angiografi diantaranya:

  • Coronary angiografi
  • Renal angiografi
  • Cerebral angiografi
  • Fluorescein angiografi
  • Pulmonar angiografi

Arteriografi

Arteriografi merupakan pemeriksaan yang membawahi angiografi. Arteriografi sendiri merupakan pemeriksaan yang bertujuan untuk melihat anatoi dan fisiologi pembuluh darah arteri yang ada sebagai sirkulasi darah. 

Teknik arteriografi terbagi dengan dua cara yaitu punksi langsung dan tidak langsung. Teknik arteriografi juga dapat menggunakan bantuan kateterisasi seldinger untuk mempermudah teknik arteriografi serta mengurangi resiko rusaknya pembuluh darah akibat pungsi.

Urografi

Urografi atau lebih dikenal dengan intravena urografi (UVI) atau intravenous pielogram (IVP) merupakan pemeriksaan yang digunakan untuk melihat visualisasi organ saluran kemih seperti ginjal, ureter, dan kandung kemih

Urografi menyediakan media kontras melalui suntikan kontras agen secara intravena dengan lopamidol sehingga visualisasi organ lebih terlihat.

Efek Samping Iopamidol

Efek samping berat yang dapat ditimbulkan pada pemberian Iopamidol antara lain:

  • Pendarahan otak
  • Paralisis
  • Kejang
  • Hipertermia
  • Edema otak
  • Gagal ginjal akut
  • Araknoiditis
  • Rhabdomiolisis

Kontraindikasi Pemberian Iopamidol

Obat Iopamidol memberikan kontraindikasi terkait pemakaiannya pada beberapa kondisi kesehatan antara lain:

  • Memiliki riwayat fungsi ginjal
  • Memiliki riwayat infark miokardium
  • Memiliki riwayat penyakit stroke
  • Memiliki riwayat diabetik neuropati
  • Memiliki riwayat miastenia gravis
  • Memiliki riwayat hipertensi pulmonal tertutama pada pemerikan artieografi
  • Memiliki riwayat mieloma multipel
  • Memiliki riwayat penyakit tiroid
  • Dalam kondisi hamil atau menyusui
  • Memiliki riwayat alergi terkait pemberian suntikan agen kontras yang diberikan sebelumnya.

Dosis dan Cara Pemberian Obat Iopamidol

Iopamidol diberikan melalui injeksi intravena atau intraarterial dan hanya diberikan sebagai prosedur pemeriksaan kontras radiologi.

  • Untuk artertiografi serebral dan perifer diberikan 300 mg idoin/ml atau setara Iopamidol injeksi 61% melalui arteri subklavian atau aorta dengan dosis 5 hingga 50 ml.
  • Untuk pemeriksaan CT diberikan 100 hingga 250 mg iodin/ml dengan infus intravena sesuai dengan letak pemeriksaan seperti kepala dan badan. Sedangkan pada anak- anak diberikan 250 mg iodin/ml atau lopamidol injeksi 51% dengan maksimum dosis 30 g iodin.
  • Untuk venografi perifer diberikan 200 mg iodin/ml dengan dosis sebanyak 25 hinga 150 ml pada ekstrimitas bawah. Dosis obat tidak melebihi 350 ml.

Obat ini hanya sebagai prosedur pemeriksaan kontras. Obat ini tidak dapat dijual bebas dan hanya digunakan sebagai pemeriksaan radiologi oleh dokter spesialis. Prosedur pemberian akan diinformasikan ke dokter dan hanya dokter yang memiliki wewenang akan pemberian obat tersebut. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp