Gliserol: Obat Untuk Mengobati Konstipasi

Update terakhir: Mar 19, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 746.790 orang

Gliserol adalah obat yang termasuk golongan laksatif. Gliserol adalah obat yang digunakan untuk menangani gejala gejala konstipasi serta gangguan pembuangan feses pada bayi, anak maupun dewasa. Gliserol juga bisa digunakan sebagai alternatif obat batuk serta menghaluskan kulit namun kedua fungsi ini jarang sekali dipergunakan, biasanya akan diberikan obat lain selain Gliserol untuk keluhan keluhan tersebut.

Mengenai Gliserol

Golongan:

Obat bebas

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Kemasan:

Suppositoria, cairan enema (cairan masuk melalui dubur).

Kandungan:

Obat pencahar

Manfaat Gliserol

Gliserol biasa digunakan sebagai agen laksatif untuk melancarkan defekasi yang terhambat dan termasuk dalam kategori obat bebas yang bisa dibeli tanpa melalui resep dokter, namun kita pun sebagai konsumen harus bijak dalam menggunakan obat ini. 

Gliserol bekerja dengan cara menghambat, serta menarik air  ke usus besar sehingga keluhan sulit defekasi akan membaik dalam kurun waktu 15 – 60 menit. Obat ini bisa digunakan baik oleh bayi, anak, dewasa atau lanjut usia.

Dosis

Berbagai sediaan Gliserol sendiri terdiri dari sirup, preparat rektal atau dimasukkan lewat anus, serta preparat topikal untuk kulit yang digunakan untuk masing masing keluhan yang berbeda beda.

Konstipasi (pemberian dalam sediaan rektal atau melalui anus):

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01
  • Dewasa                       : 2 – 3 gram sehari sekali atau sesuai kebutuhan.
  • Anak 2 – 6 tahun        : 1 – 1,2 gram sehari sekali atau sesuai kebutuhan.
  • Anak diatas 6 tahun    : 2 – 2,1 gram sehari atau sesuai kebutuhan.

Walaupun dijual secara bebas, hendaknya sebagai konsumen kita tetap bijak dalam membeli atau menggunakan suatu obat tertentu, konsultasikan lebih lanjut kepada dokter yang telah memeriksa anda secara langsung sehingga mengetahui kondisi medis anda. 

Bila memang memiliki keluhan keluhan medis seperti diatas ataupun hal lainnya, segera periksakan diri anda ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Efek Samping

Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh Gliserol sendiri adalah

  • Alergi seperti gatal, kesulitan bernafas, pembengkakan wajah, lidah dan tenggorokan atau bahkan sampai pingsan
  • Nyeri kepala
  • Gangguan irama jantung sampai gagal jantung
  • Edema paru paru
  • Hiperglikemi, glikosuria serta dehidrasi
  • Ruam kulit
  • Efek samping lainnya yang jarang terjadi seperti koma hiperglikemi hiperosmolar non ketotik.

Tentunya tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut diatas, bila anda merasa khawatir dalam penggunaan obat ini ataupun mengalami salah satu keluhan yang telah disebutkan diatas, konsultasikan keadaan medis anda kepada tenaga medis atau dokter terdekat.

Ibu hamil dan menyusui

Perlu diketahui bahwa penggunaan Gliserol untuk ibu hamil dan menyusui termasuk dalam kagetori N, yaitu belum dikategorikan, yang berarti belum terbukti ada tidaknya efek terhadap kehamilan atau proses menyusui, saran kami hubungi dan konsultasikan kembali kepada dokter anda bila anda ingin mengkonsumsi Gliserol dalam keadaan hamil atau menyusui.

Interaksi Gliserol

Hindari penggunaan gliserol dengan obat pencahar lainnya, kecuali disarankan oleh dokter.

Peringatan

Dalam menggunakan Gliserol, ada beberapa hal yang perlu di waspadai, seperti:

  • Berhati-hati dalam pemberian Gliserol pada pasien dengan riwayat gangguan ginjal, gangguan jantung serta gangguan gula darah seperti diabetes melitus.
  • Tidak boleh diberikan kepada anak dibawah 2 tahun.
  • Tidak dianjurkan untuk diberikan pada penderita obstruksi usus serta yang mengalami perdarahan dari dubur.
  • Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter apabila keluhan konstipasi sudah terjadi lebih dari 2 minggu.
  • Tidak dianjurkan menggunakan gliserol lebih dari 1 minggu.

Overdosis

Gejala overdosis bisa berupa nyeri kepala, haus berlebihan, mual, hiperglikemi, dehidrasi, diare. Keluhan keluhan diatas harus segera ditangani baik secara simptomatik dan terapi suportif agar keluhan tidak memburuk. Segera cari bantuan medis bila anda atau teman anda mengalami keluhan seperti ini.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp