Bayi Baru Lahir

Penyebab Bintik Merah Pada Kulit Bayi Setelah Demam

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Agu 4, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 2 menit
Penyebab Bintik Merah Pada Kulit Bayi Setelah Demam

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Roseola infantum adalah salah satu penyebab bintik merah pada bayi setelah demam paling sering. Biasanya muncul 3 hari setelah demam.
  • Roseola infantum adalah infeksi akibat salah satu jenis virus herpes, umumnya terjadi pada anak usia 6 bulan sampai 3 tahun.
  • Ruam pada kulit bayi berwarna merah muda, bisa berupa bintik-bintik datar kecil atau menonjol. Biasanya muncul di sekitar dada dan leher.
  • Saat bintik-bintik muncul di kulit bayi, si kecil biasanya sudah tampak sehat seolah tidak terjadi masalah apa-apa. Jadi ortu tak perlu khawatir.
  • Ketika anak demam, berikan banyak cairan agar anak tidak dehidrasi. Berikan obat penurun demam sesuai anjuran dokter dan pastikan anak cukup tidur.
  • Punya pertanyaan seputar masalah kulit pada bayi? Tanyakan pada dokter kami lewat aplikasi Honestdocs. Download gratis di sini!

Tidak sedikit orangtua yang kebingungan ketika anaknya demam. Segala upaya dilakukan untuk meredakan panas anak. Namun setelah demam berhasil reda, panik terus berlanjut saat tiba-tiba muncul bintik merah pada kulit bayi setelah demam. Kira-kira apa penyebabnya, ya?

Ada banyak penyebab kenapa muncul bintik merah pada bayi setelah demam, salah satu yang paling sering adalah roseola infantum, atau dikenal juga dengan three-day-fever. Penyakit ini memiliki ciri khas berupa munculnya ruam atau bintik-bintik setelah bayi mengalami demam kurang lebih 3 hari.

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Apa itu roseola infantum?

Roseola infantum adalah penyakit infeksi virus yang cukup ringan dan umum terjadi pada bayi atau anak-anak usia antara 6 bulan sampai 3 tahun. Kondisi ini disebabkan oleh suatu jenis virus herpes, meskipun bukan tipe yang menular secara seksual.

Baca Selengkanya: Penyakit Herpes: Penyebab dan Jenis-jenis Herpes

Pada awalnya, bayi akan mengalami demam yang tiba-tiba tinggi selama 3-5 hari dan mungkin berakhir tiba-tiba. Dapat juga diikuti oleh adanya ruam atau bintik-bintik merah pada bayi setelah demam reda, lalu bertahan selama berhari-hari atau hanya beberapa jam.

Ruam pada kulit bayi berwarna merah muda dan bisa berupa bintik-bintik datar kecil atau menonjol. Biasanya muncul pertama kali pada dada dan leher, tetapi dapat meluas ke lengan, kaki, dan wajah. Untungnya, ruam ini cenderung tidak gatal dan tidak pula menular.  

Pada saat bintik-bintik muncul di kulit bayi, si kecil biasanya sudah tampak sehat seolah tidak terjadi masalah apa-apa. Oleh karena itu, orangtua tak perlu khawatir karena dalam hitungan hari bintik merah akan menghilang dan tak ada lagi yang perlu dicemaskan.

Cara membedakan penyebab bintik merah pada bayi setelah demam 

Sangat penting bagi orangtua untuk mengamati setiap gejala khas pada penyakit yang sedang terjadi pada anak, termasuk masalah yang satu ini. Memang tidak hanya roseola infantum yang menyebabkan ruam yang berkaitan dengan demam, karena ada penyakit lain seperti campak (morbili), campak jerman (rubella), atau bahkan demam berdarah yang berbahaya.

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Agar tidak tertukar, begini cara membedakan penyebab bintik merah pada bayi setelah demam karena roseola infantum atau campak:

  • Roseola infantum tidak dimulai dengan gejala flu (batuk-pilek), hal tersebut hanya terjadi pada penyakit campak (morbili). Gejala awal roseola infantum berupa suhu tinggi.
  • Pada campak, suhu tubuh bayi akan tinggi lagi ketika ruam muncul. Sedangkan pada roseola infantum, suhu tubuh benar-benar turun ke normal (sudah tidak demam) ketika ruam bintik merah muncul.
  • Ruam khas akibat roseola infantum dimulai pada tubuh dan jarang muncul di wajah. Sedangkan pada campak dan Campak Jerman, ruam pertama kali muncul pada wajah.

Sementara bedanya dengan kasus demam berdarah dengue, bintik merah akibat DBD (petekie) terjadi terjadi karena perembesan kapiler darah. Akibatnya, darah bocor dan keluar sehingga menimbulkan bintik-bintik merah di kulit.

Bintik merah pada demam berdarah memiliki karakteristik yang khas. Ciri bintik merah sebagai gejala demam berdarah adalah ketika kulit di sekitar bintik merah tersebut diregangkan, maka bintik merah akan tetap ada atau tidak menghilang. 

Baca Juga: 15 Ciri-Ciri DBD (Demam Berdarah Dengue) Wajib Tahu

Pada saat anak mengalami demam, penting sekali untuk memberinya banyak cairan dan membuatnya nyaman. Ikuti juga petunjuk menurunkan demam pada anak dan petunjuk penggunaan obat demam paracetamol. Jika bintik merah pada kulit bayi setelah demam tak juga mereda, segera bawa si kecil ke dokter anak terdekat.

11 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Rash Guide: Causes, Symptoms and Treatment Options. Drugs.com. (https://www.drugs.com/health-guide/rash.html)
Rash After Fever: When to Be Concerned. Healthline. (https://www.healthline.com/health/parenting/rash-after-fever-in-toddlers)
Rashes in babies and children. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/conditions/rashes-babies-and-children/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app