Amandel - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 12, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 903.504 orang

Apakah kamu familiar dengan radang amandel? Ya radang amandel memang mirip seperti radang tenggorokan dimana gejala yang muncul memang mirip seperti tenggorokkan yang terasa sakit, sulit untuk menelan makanan dan minuman, 

menimbulkan demam dan sakit kepala, serta pembengkakan di sekita leher. Namun tidak seperti radang tenggorokan yang kebanyakan disebabkan oleh panas dalam, 

radang amandel biasanya disebabkan oleh virus yang masuk melewati rongga mulut. Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas lebih lanjut mengenai penyakit radang amandel atau tonsilitis ini.

Pengertian Amandel atau Tonsilitis

Amandel atau tonsil sebenarnya ialah kumpulan jaringan limfoid yang terletak pada kerongkongan di belakang kedua ujung lipatan belakang mulut. 

Amandel memiliki fungsi untuk mencegah agar infeksi tidak menyebar ke seluruh tubuh dengan cara menahan kuman memasuki tubuh yang menyebabkan kelenjar amandel ini dapat meradang yang berefek pada pembengkakan kelenjar Amandel. 

Fungsi pencegahan ini memang ditunjang oleh letaknya yang memang sering dilalui oleh makanan ataupun udara dimana kebanyakan sumber dan virus penyakit berasal dan masuk kedalam tubu. 

Peradangan pada Kelenjar amandel ini disebut dengan tonsilitis, penyakit ini merupakan salah satu gangguan THT (Telinga Hidung & Tenggorokan). Tonsilitis dapat bersifat akut atau kronis. 

Bentuk akut yang tidak parah biasanya berlangsung sekitar 4-6 hari, dan umumnya menyerang anak-anak pada usia 5-10 tahun. Sedangkan radang amandel/tonsil yang kronis terjadi secara berulang-ulang dan berlangsung lama.

Gejala Amandel Meradang

Gejala awal bila amandel meradang diantaranya ialah sakit pada tenggorokan, kesulitan menelan makanan dan minuman, pembengkakan pada kelenjar amandel, kesulitan atau kesakitan dalam membuka mulut, 

demam, badan pegal-pegal dan mudah lelah, sakit kepala, sakit telinga, batuk, mual dan muntah, suara yang serak ataupun menghilang, lidah putih dan cenderung bau mulut serta sulit tidur.

Bila gejala-gejala awal telah kamu rasakan, maka kamu disarankan untuk:

    • Segeralah minum air yang banyak, baik air putih atau sari buah / juice
    • Jangam minum air es, air dingin, sirup dan minuman-minuman manis
    • Jangan memakan makanan yang dingin dan digoreng seperti gorengan, makanan yang diawetkan, diasinkan dan dimaniskan
    • Kumur mulutmu dengan air garam yang hangat 3-4 kali sehari
    • Kompres hangat bagian lehermu sehingga dapat meredakan pembengkakan pada leher
    • Istirahat dan tidur yang cukup

    Namun bila cara-cara diatas tidak mempan meredakan pembengkakan pada radang amandelmu, dan malah muncul gejala-gejala parah lainnya seperti demam tinggi diatas suhu 39.5 derajat celcius, 

    sakit tenggorkan yang tidak hilang setelah 3-4 hari, kelemahan pada otot tubuh dan leher yang kaku, muncul bintik bintik atau bercak putih pada permukaan amandelmu, 

    apalagi sampai menyebabkan terjadinya sesak nafas dan gangguan jalur pernafasan, maka artinya kamu perlu menemui dokter THT mu segegera mungkin untuk mendapatkan perawatan dan tindakan medis yang tepat untuk menangani kondisimu.

    Amandel dapat Menular

    Perlu kamu ketahui juga bahwa amandel dapat menular dikarenakan penyebab amandel ini umumnya ialah virus atau bakteri. 

    Sebagian besar kasus amandelyang disebabkan oleh virus memang tidak berakibat serius bagi tubuh penderita dan yang tertular namun bila penyebabnya ialah bakteri seperti bakteri Streptococcus, 

    sebaiknya penderita dan orang yang tertular segera mengkonsultasikan keadaannya ke dokter THT terdekat karena kalau tidak dikawatirkan dapat terjadi komplikasi serius pada kelenjar amandel dan sekitarnya.

    Berikut ini ialah cara-cara sederhana untuk menghindari diri kamu tertular dari radang amandel:

    • Mencuci tangan dengan benar dan sering terutama setelah kontak dengan penderita sakit tenggorokan, flu, batuk, bersin dan amandel
    • Mencuci tangan sebelum makan dan minum, serta tidak sembarangan menyentuh hidung dan mulut dengan tangan yang kotor
    • Hindari pemakaian peralatan makan bersama
    • Jaga jarak dengan para penderita amandel dengan tidak pergi ke tempat yang penuh bakteri dan virus seperti rumah sakit, mall, pasar dan sebagainya

    Perlu diingat bila kamu sudah mengalami gejala-gejala awal dari radang amandel tersebut, jangan ragu untuk segera memeriksan dirimu ke dokter terdekat karena mencegah lebih baik daripada mengobati bukan. Yuk jaga terus kesehatanmu agar kamu dapat terhindar dari berbagai penyakit.  

    Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
    (1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

    Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

    Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


    Lampirkan file (foto atau video)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    * Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
    Submit