Kebiasaan Sehat

Antibiotik: Fakta dan Info Penting yang Harus Diketahui

Dipublish tanggal: Jul 14, 2019 Update terakhir: Feb 11, 2020 Waktu baca: 3 menit
Antibiotik: Fakta dan Info Penting yang Harus Diketahui

Tidak semua penyakit membutuhkan antibiotik. Antibiotik adalah obat yang hanya diperuntukkan bagi penyakit akibat infeksi bakteri. Hati-hati, salah minum antibiotik malah bisa membuat penyakitnya jadi resisten. Agar tidak salah langkah, simak berbagai fakta seputar antibiotik berikut ini.

Apa itu antibiotik?

Antibiotik adalah jenis obat yang biasanya diresepkan untuk mengobati penyakit maupun radang akibat infeksi bakteri. Obat ini membutuhkan resep dokter, sehingga tidak bisa diperoleh dengan sembarangan di apotek tanpa adanya resep dokter. 

Iklan dari HonestDocs
Beli DEXTAMINE Kaplet via HonestDocs

DEXTAMINE digunakan untuk mengurangi reaksi alergi yang serius dan menekan proses peradangan yang terjadi pada tubuh. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Dextamine tab 1

Antibiotik berperan untuk melemahkan dan mematikan bakteri yang menginfeksi tubuh agar tubuh dapat kembali sehat. Karena berfungsi untuk mematikan bakteri, Anda dianjurkan untuk minum obat antibiotik sampai habis mengikuti anjuran dokter.

Sebab bila tidak dihabiskan, bakteri bisa jadi kebal dan resisten terhadap obat. Alih-alih menyembuhkan, bakteri malah makin menginfeksi tubuh dan memperlambat penyembuhan.

Penyakit apa saja yang dapat diobati dengan antibiotik?

Tidak setiap penyakit harus diobati dengan antibiotik. Sebelum dokter memutuskan untuk memberikan obat antibiotik, dokter akan memeriksa dengan cermat apa penyebab penyakit yang diderita pasien, apakah terdapat infeksi oleh bakteri atau tidak. 

Antibiotik hanya diberikan untuk penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Sedangkan bila penyakit tidak disebabkan oleh infeksi bakteri, maka tidak perlu antibiotik karena justru dapat merugikan tubuh.

Beberapa penyakit yang memang harus ditangani dengan antibiotik karena merupakan infeksi akibat bakteri adalah sebagai berikut:

Penentuan dosis dan jenis antibiotik

Ada beberapa jenis Antibiotik yang beredar di pasaran seperti Amoxycillin, Cefadroxil, Ciprofloxacin, dan sebagainya. Penentuan jenis antibiotik yang diberikan oleh pasien disesuaikan dengan penyakit dan hasil pemeriksaan dokter. 

Iklan dari HonestDocs
Beli obat CEFSPAN 100MG CAP via HonestDocs

Cefspan merupakan antibiotik untuk mengatasi infeksi pada saluran pernafasan atas, infeksi saluran kemih dan kelamin, kulit & jaringan lunak. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Cefspan 100mg cap 1

Setiap jenis antibiotik telah dirancang khusus untuk mengobati penyakit akibat infeksi bakteri tertentu. Oleh karena itulah, hanya dokter yang memiliki wewenang untuk menentukan dosis serta aturan minum obat antibiotik yang sesuai dengan kondisi pasien.

Oleh karena antibiotik merupakan obat yang cukup sensitif, maka sangat tidak dianjurkan bagi Anda untuk mengambil inisiatif sendiri mengonsumsi antibiotik. Sembarangan minum antibiotik dapat membuat bakteri jadi resisten dan sulit dimusnahkan dengan obat yang sama.

Pasalnya, bakteri tersebut sudah telanjur kebal oleh jenis antibiotik tersebut. Akibatnya, risiko infeksi akan semakin besar dan menimbulkan komplikasi di tubuh.

Baca Selengkapnya: Sudahkah Kamu Minum Antibiotik dengan Benar?

Efek samping antibiotik untuk tubuh

Semua obat tentu memiliki efek samping masing-masing, begitu juga antibiotik. Meski tidak semua orang akan mengalami efek samping yang sama, namun Anda tentu harus tetap mengetahui efek samping yang dapat timbul.

Efek samping antibiotik yang cukup sering terjadi antara lain:

Iklan dari HonestDocs
Beli DEXTAMINE Kaplet via HonestDocs

DEXTAMINE digunakan untuk mengurangi reaksi alergi yang serius dan menekan proses peradangan yang terjadi pada tubuh. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Dextamine tab 1
  • Muntah
  • Mual
  • Diare
  • Infeksi jumur di bagian mulut, vagina, dan pencernaan

Selain itu, terdapat beberapa efek samping antibiotik lainnya yang dapat timbul meski frekuensinya lebih sedikit, yaitu:

Untuk mengurangi kemungkinan efek samping antibiotik tersebut, sebaiknya selalu ikuti dosis dan aturan minum obat antibiotik dari dokter.

Baca Selengkapnya: Beda dengan Reaksi Alergi, Ini Dia Efek Samping Antibiotik

Interaksi antibiotik dengan obat lain

Sebelum dokter meresepkan antibiotik, beri tahukan mengenai riwayat penyakit dan obat-obatan apa saja yang sedang Anda konsumsi. Hal ini bertujuan untuk mencegah risiko interaksi obat yang bisa membahayakan kesehatan.

Antibiotik dapat berinteraksi dengan obat lain ketika dikonsumsi bersamaan. Salah satunya pil KB, minum antibiotik bersamaan dengan pil KB dapat mengganggu kinerja alat kontrasepsi tersebut.

Hal ini dapat dilihat apabila Anda mengalami muntah setelah mengonsumsi antibiotik. Bila Anda mengalami efek samping antibiotik atau interaksi obat, segera konsultasikan ke dokter.

Baca Juga: Antibiotik yang Tepat untuk Radang Tenggorokan

17 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Harding, M. Patient (2018). Antibiotics. (https://patient.info/infections/antibiotics-leaflet)
Drugs.com (2018). Tetracycline. (https://www.drugs.com/drug-class/tetracyclines.html)
Drugs.com (2018). Quinolone. (https://www.drugs.com/drug-class/quinolones.html)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app