Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Gonore - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: SEP 18, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 855.347 orang

Gonore merupakan penyakit menular seksual yang sangat berbahaya apabila tidak segera diobati, bahkan pada penderita bergejala ringan maupun tidak bergejala. Untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut, silakan baca artikel berikut.

Pengertian Gonore

Gonore atau yang lebih dikenal dengan istilah Kencing Nanah, merupakan suatu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria Gonorrhoeae. Penularan bakteri biasanya melalui hubungan seksual seperti seks vagina, oral maupun anal , bahkan ketika orang yang terinfeksi tidak memiliki gejala apapun.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal belanja Rp50.000.

Iklan obat

Penularan dari ibu ke bayi juga dapat terjadi pada saat bayi dilahirkan. Penyakit Gonore tidak menular melalui handuk, pegangan pintu atau dudukan toilet karena bakteri Gonore tidak dapat bertahan hidup lama di luar tubuh manusia.  

Tanda dan gejala infeksi Gonore pada wanita

Wanita yang tertular infeksi Gonore biasanya tidak memiliki gejala jelas atau gejala ringan sehingga tidak disadari. Dalam beberapa kasus, keluhan seperti nyeri terbakar saat buang air kecil atau keluarnya lendir berwarna kuning kehijauan serta pendarahan vagina di luar menstruasi dapat terjadi.

Apabila infeksi menjalar dan masuk ke dalam rahim atau saluran tuba fallopi, maka akan menyebabkan peradangan di daerah panggul. Peradangan di daerah panggul ini dapat mengakibatkan sakit perut, demam, nyeri saat berhubungan seks, begitu pula gejala-gejala di atas.

Tanda dan gejala infeksi Gonore pada pria

Gejala infeksi pada pria biasanya lebih terlihat dibandingkan wanita. Para penderita pria seringkali merasakan rasa nyeri dan panas saat buang air kecil dan keluarnya cairan berwarna putih kekuningan dari lubang penis.

Berapa lama sampai gejala awal muncul?

Gejala biasanya muncul 2 sampai 7 hari setelah penderita terkena infeksi bakteri. Sedangkan pada wanita, gejala akan muncul lebih lama.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal belanja Rp50.000.

Iklan obat

Masalah apa yang dapat terjadi?

Penyakit Gonore dapat menjadi sangat berbahaya apabila tidak segera diobati, bahkan pada penderita yang tidak memiliki gejala apapun atau gejala ringan:

  • Pada wanita
    infeksi dapat menjalar ke dalam rahim, saluran Tuba Fallopi, Ovarium (menyebabkan radang panggul) dan dapat memicu terjadinya infertilitas atau kemandulan.
  • Apabila terjadi saat kehamilan maka dapat menyebabkan masalah kepada si bayi seperti meningitis (radang selaput sekitar otak dan sumsum tulang belakang) dan infeksi mata yang bisa mengakibatkan kebutaan jika tidak segera diobati.
  • Pada pria
    infeksi Gonore dapat menjalar ke bagian Epididymis (saluran keluar dan tempat penyimpanan sperma) yang mengakibatkan rasa sakit dan bengkak pada daerah testis. Hal tersebut dapat menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan infertilitas atau kemandulan pada pria.

Pada pria dan wanita, infeksi Gonore yang tidak segera diobati dapat menjalar ke organ tubuh lainnya seperti tenggorokan, mata, jantung, otak, kulit dan persendian, meskipun jarang ditemui.

Diagnosis Gonore

Dokter mewajibkan pemeriksaan bagi remaja berusia 15 tahun ke atas mengenai penyakit menular seksual sebagai bagian dari pemeriksaan tahunan. Semua remaja yang melakukan hubungan seksual baik vagina, oral maupun anal harus melakukan pemeriksaan gonore minimal setahun sekali.

Jika Anda atau pasangan Anda mengalami kondisi berikut, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter atau dokter Ginekologi. Pemeriksaan urine atau air kencing biasanya akan dilakukan.

Dalam beberapa kasus, pemeriksaan dari sampel cairan lendir penis atau vagina atau cervix dapat dilakukan. Konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu mengenai pemeriksaan yang dianjurkan.

Selain itu, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan untuk penyakit menular seksual lainnya, seperti HIV, Sifilis, dan Klamidia.

Pengobatan Gonore

Jika Anda mengalami infeksi Gonore, dokter Anda akan memberikan obat antibiotik untuk mengobati infeksi. Pasangan seksual Anda juga harus diperiksa dan diobati secepatnya. Ini termasuk pasangan seksual selama 2 bulan terakhir.

Apabila pasangan seksual Anda memiliki infeksi Gonore, pengobatan dengan segera dapat mengurangi risiko komplikasi dan kemungkinan Anda terinfeksi kembali jika Anda berhubungan dengan pasangan tersebut. (Anda dapat terinfeksi kembali meskipun telah terobati, ini tidak menjadikan Anda kebal.)

Disarankan untuk tidak melakukan hubungan intim minimal 7 hari setelah Anda dan pasangan Anda menghabiskan obat antibiotik. Jika Anda berhubungan intim sebelum itu, Anda memiliki risiko untuk terinfeksi kembali.

Apakah penyakit Gonore dapat dicegah?

Lebih baik untuk mencegah penyakit Gonore daripada mengobatinya dan cara terbaik untuk mencegah infeksi tersebut adalah dengan tidak melakukan hubungan intim (vagina, oral,maupun anal).

Jika Anda melakukan hubungan, disarankan untuk menggunakan kondom lateks. Inilah satu-satunya metode pengendalian yang dapat membantu mencegah infeksi Gonore.


Referensi

Creighton, S. (2014). Gonorrhoea. BMJ Clin Evid, 2014, pp. 1604.

Kiefer, et al. Healthline (2016). Gonorrhea.

Mayo Clinic (2018). Diseases and Conditions. Gonorrhea.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit