Kesehatan Fisik

Cara Ampuh Mengatasi Kuku Cantengan

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Mar 2, 2020 Tinjau pada Mei 5, 2019 Waktu baca: 2 menit
Cara Ampuh Mengatasi Kuku Cantengan

Kuku cantengan atau kuku bernanah, disebut juga Paronychia adalah infeksi kulit yang biasanya terjadi di dasar kuku jari tangan atau jari kaki. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh trauma seperti terjepit, memotong kuku terlalu pendek, kebiasaan menggigit kuku, sehingga terjadi infeksi oleh bakteri, jamur, dan sebagainya. 

Cantengan juga dapat diakibatkan oleh allergen serta penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis. Tips mengatasi kuku cantengan ini sangat efektif untuk meringankan rasa sakit, bengkak, kemerahan, dan nanah di sekitar kuku. Untuk menyembuhkan cantengan dengan tuntas diperlukan obat cantengan, mulai dari obat cantengan tradisional, antibiotik, sampai tindakan operasi kecil.

Iklan dari HonestDocs
Beli obat CEFSPAN 100MG CAP via HonestDocs

Cefspan merupakan antibiotik untuk mengatasi infeksi pada saluran pernafasan atas, infeksi saluran kemih dan kelamin, kulit & jaringan lunak. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Cefspan 100mg cap 1

Cara mengobati cantengan yang terbukti ampuh

1. Perendaman dengan air hangat

Perndaman dengan Air hangat ini tergolong cara mengobati cantengan secara alami dan mudah dilakukan. Cara ini merupakan langkah awal mengatasi cantengan ketika cantengan tersebut baru mulai dengan tanda-tanda terasa sakit daerah sekitar kuku, teraba hangat, kemerahan dan bengkak, serta teraba keras.

Lakukan perendaman kuku yang terkena cantengan dengan air hangat bercampur garam tiga hingga empat kali sehari selama 15 menit. Perendaman mengurangi pembengkakan dan rasa sakit sehingga membantu penyembuhan. Kompres hangat pada kuku jari tangan atau jari kaki juga dapat mengurangi rasa sakit dan bengkak.

2. Krim antibiotik

Krim antibiotik yang digunakan sebagai obat cantengan bersifat topikal alias penggunaannya cukup dioles di luar tubuh. Contohnya krim Gentamisin dan Klindamisin, yang dioleskan pada daerah yang terinfeksi dapat menyembuhkan cantengan ringan.

Terkadang Cantengan yang lebih berat memerlukan obat antibiotik oral atau yang diminum. Penyebab utama yaitu infeksi bakteri Staphylococcus aureus sehingga pemilihan antibiotic berupa asam klavulonat, Clindamycin, Cephalexin. Pada pasien alergi penicillin bipilih obat Clindamycin. Antibiotik diberikan berdasarkan indikasi dokter.

3. Insisi dan drainase

Cara menyembuhkan cantengan yang satu ini dilakukan untuk kuku cantengan yang sudah bernanah dan membentuk kantung (abses), dimana cairan nanah tertahan di bawah kulit atau di bawah kuku yang terasa sakit berdenyut, bengkak dan teraba lunak (fluktuasi + ). Karena apabila cantengan kondisinya sudah begini tidak akan mempan lagi jika hanya menggunakan obat-obatan cantengan seperti tersebut diatas.

Untuk menghindari rasa sakit, Bila diperlukan dilakukan pembiusan lokal dengan teknik melakukan blok pada syaraf disekitar kuku terlebih dahulu. Kemudian, buatlah sayatan kecil "insisi" pada permukaan kulit yang bernanah, tentunya menggunakan alat-alat yang steril kemudian cairan nanah dikeluarkan dan dibiarkan mengalir "drainase" (jangan langsung ditutup luka sayatannya sampai beberapa hari).

Sebaiknya cara ini dilakukan oleh profesional seperti dokter. Karena apabila tidak ditangani dengan benar malah membuat infeksi makin menyebar.

Baca Juga : Cantengan Jempol Kaki

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app