Pneumonia - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 280.946 orang

Pernahkan kamu mendengar istilah paru-paru basah? Ya, Paru paru basah dalam istilah medis disebut Pneumonia. Pneumonia adalah infeksi di salah satu atau kedua paru-paru. Pneumonia bisa disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Tapi Pneumonia yang paling banyak terjadi pada orang dewasa disebabkan oleh bakteri.

Pneumonia menyebabkan peradangan di kantung udara pada paru-paru Anda, kantung udara tersebut disebut Alveoli. Alveoli yang radang dan terinfeksi bakteri akan terisi dengan cairan atau nanah,sehingga mengapa Pneumonia lebih dikenal dengan istilah paru-paru basah. Karena paru-paru terisi cairan, membuat sulit bernafas atau sesak.  

Apa saja gejala Pneumonia?

Gejala Pneumonia sangat bervariasi, umumnya ringan namun dalam kondisi-kondisi tertentu seperti pada anak-anak, orang tua dan orang dengan penurunan sistem kekebalan tubuh, Pneumonia dapat mengancam jiwa. Gejala yang paling umum dari Pneumonia meliputi:

  • Batuk yang dapat menghasilkan dahak (lendir)
  • Demam, berkeringat, dan menggigil
  • Sesak napas
  • Sakit dada

Gejala lain dapat bervariasi sesuai dengan penyebab dan keparahan infeksi, serta usia dan kesehatan umum seseorang.

Gejala karena penyebab
Viral pneumonia mungkin dimulai dengan gejala seperti flu, Demam tinggi dapat terjadi setelah 12-36 jam setelah terinfeksi virus. Pneumonia bakteri dapat menyebabkan demam setinggi 40 ° C disertai berkeringat, bibir dan kuku kebiruan.

Gejala berdasarkan usia
Anak-anak di bawah usia 5 tahun mungkin mengalami peningkatan pernapasan. Pada Bayi gejalanya mungkin muntah, kekurangan energi, atau tidak mau minum atau makan. Pada Orang tua mungkin memiliki suhu tubuh yang lebih rendah dari suhu normal.

Bagaimana seseorang bisa terkena Pneumonia?

Pneumonia umumnya terjadi ketika bakteri masuk ke paru-paru Anda. Bagaimana bakteri tersebut bisa sampai paru-paru? Sebagian besar penularan melalui udara pernafasan, namun untuk beberapa kasus, penyebaran Pneumonia mungkin bisa melalui makanan dan minuman.

Penyebaran Pneumonia melalui makanan mungkin terjadi jika Anda memiliki masalah menelan atau jika Anda memiliki efek samping dari penggunaan obat-obatan, alkohol, atau beberapa jenis obat terlarang.  

Pneumonia berdasarkan lokasi terjangkit.

Pneumonia juga diklasifikasikan menurut tempat dimana seseorang tertular atau terjangkit pneumonia. Klasifikasinya yaitu :

  • Pneumonia yang didapat di rumah sakit (HAP)
    Pneumonia jenis ini didapat selama tinggal di rumah sakit. Pneumonia ini biasanya disebabkan oleh bakteri dan bisa lebih serius daripada jenis Pneumonia lainnya. karena bakteri yang terlibat dalam HAP mungkin tahan terhadap antibiotik.

  • Pneumonia yang didapat masyarakat (CAP)
    Pneumonia Ini mengacu pada pneumonia yang diperoleh di luar lingkungan rumah sakit.

Pengobatan Pneumonia

Pengobatan umumnya tergantung pada jenis Pneumonia yang Anda miliki, seberapa parahnya, dan kesehatan umum Anda.

  • Obat antibiotik
    Antiviral, dan Antijamur digunakan untuk mengobati Pneumonia, tergantung pada penyebab spesifik yang menyebabkan kondisi tersebut. Sebagian besar kasus Pneumonia bakteri dapat diobati di rumah dengan antibiotik oral, dan kebanyakan efek dari antibiotik akan terlihat dalam satu sampai tiga hari.

  • Obat penghilang rasa sakit
    yang bebas dijual di pasaran (OTC) diberikan untuk menghilangkan rasa sakit dan demam Anda,obat ini digunakan sesuai kebutuhan. Obat-obat penghilang rasa sakit termasuk Aspirin, Ibuprofen (Advil, Motrin), dan Asetaminofen (Tylenol).

  • Obat batuk
    untuk meredakan batuk Anda sehingga Anda bisa beristirahat pada malam hari. Namun, batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh yang membantu Anda untuk mengeluarkan cairan yang dihasilkan oleh penyakit ini dari paru-paru Anda, maka dari itu obat batuk diberikan jika gejala batuk sudah sangat mengganggu.

Perawatan Pneumonia di rumah

Anda dapat membantu pemulihan dan mencegah kekambuhan dengan:

  • Minum obat sesuai dengan resep dokter
  • Beristirahat total
  • minum banyak cairan
  • tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat.

Kapan anda membutuhkan perawatan di rumah sakit?

Jika gejala Anda sangat parah atau Anda memiliki masalah kesehatan lainnya, Anda mungkin perlu dirawat di rumah sakit. Karena di rumah sakit kemungkinan komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh pneumonia dapat dicegah.  

Apa saja komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh Pneumonia?

Pneumonia dapat menyebabkan komplikasi, terutama pada orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah atau penyakit kronis seperti diabetes. Komplikasi Pneumonia meliputi:

  • Bakteremia
    Bakteri dari infeksi Pneumonia dapat menyebar ke aliran darah Anda. Hal ini dapat menyebabkan tekanan darah rendah, syok septik, dan dalam beberapa kasus, menyebabkan kegagalan organ.

  • Abses paru-paru
    Abses adalah rongga di paru-paru yang mengandung nanah.

  • Gangguan nafas
    Anda mungkin kesulitan mendapatkan oksigen yang cukup ketika bernafas.

  • Sindrom distres pernapasan akut
    Kondisi ini adalah bentuk kegagalan pernafasan yang parah.kondisi Ini meupakan suatu keadaan darurat medis.

  • Efusi pleura
    Jika Pneumonia Anda tidak diobati, Mungkin akan terjadi penumpukan cairan pada rongga pleura. Pleura adalah membran tipis yang melapisi bagian luar paru-paru dan bagian dalam tulang rusuk Anda. Cairan mungkin menjadi terinfeksi dan perlu disedot sebagai pengobatannya.

  • Kematian
    Dalam beberapa kasus, Pneumonia bisa berakibat fatal. Antara 2 dan 3 juta orang per tahun menderita pneumonia di Amerika Serikat, dan dari jumlah ini, sekitar 60.000 orang meninggal dunia.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit