Tuli Sebelah - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 14, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 744.705 orang

Gangguan pendengaran di satu sisi terjadi ketika Anda mengalami kesulitan mendengar atau tuli yang hanya mempengaruhi satu telinga Anda.

Orang dengan kondisi ini mungkin mengalami masalah dalam memahami pembicaraan di lingkungan yang ramai, menemukan sumber suara, dan fokus pada satu suara di lingkungan dengan kondisi yang berisik.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Kondisi ini juga dikenal sebagai gangguan pendengaran unilateral atau tuli unilateral. Kondisi ini dapat digambarkan sebagai ketulian di satu telinga atau di satu sisi, gangguan pendengaran di satu telinga, atau ketidakmampuan untuk mendengar dari satu telinga.

Tetapi Anda tetap bisa mendengar dengan jelas menggunakan telinga Anda yang lain.

Anda harus selalu menghubungi dokter jika mengalami gangguan pendengaran jenis apa pun. Gangguan pendengaran yang tiba-tiba terjadi di satu sisi atau keduanya merupakan keadaan darurat medis dan membutuhkan perhatian medis segera.

Dokter Anda dapat memberikan opsi perawatan dan mungkin merujuk Anda ke spesialis THT

Tergantung pada penyebab gangguan pendengaran Anda, dokter Anda mungkin merekomendasikan pengobatan menggunakan obat-obatan, pembedahan, atau alat bantu dengar. Dalam beberapa kasus, kondisinya akan hilang tanpa penanganan apapun.

Apa yang menyebabkan gangguan pendengaran pada satu sisi?

Ada banyak kondisi medis yang dapat menjadi penyebab gangguan pendengaran unilateral, contohnya:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01
  • cedera pada telinga
  • paparan suara keras atau penggunaan obat-obatan tertentu
  • penyumbatan telinga
  • tumor

Perubahan pendengaran bisa disebabkan oleh penuaan. Beberapa penyebab bersifat reversibel, seperti penumpukan kotoran telinga di saluran telinga atau infeksi telinga yang menghasilkan penumpukan cairan.

Beberapa kondisi tidak dapat dipulihkan, seperti yang disebabkan oleh masalah dengan fungsi telinga itu sendiri.

Selain cedera pada kepala, telinga atau keberadaan benda asing di telinga, kondisi medis berikut ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran unilateral:

  • acoustic neuroma : sejenis tumor yang menekan saraf pendengaran sehingga mempengaruhi pendengaran
  • pecah gendang telinga :terdapat lubang kecil atau robek di gendang telinga
  • labyrinthitis : gangguan yang menyebabkan alat telinga bagian dalam menjadi bengkak dan teriritasi
  • Penyakit Meniere : gangguan yang mempengaruhi telinga bagian dalam dan akhirnya dapat menyebabkan ketulian
  • neurofibromatosis tipe 2 : penyakit bawaan yang menyebabkan pertumbuhan jaringan non-kanker yang muncul di saraf pendengaran
  • otitis externa ( telinga perenang): peradangan telinga luar dan saluran telinga
  • otitis media dengan efusi : infeksi pada lubang telinga disertai dengan produksi cairan kental atau lengket dari belakang gendang telinga
  • herpes zoster : infeksi yang disebabkan oleh virus yang sama yang menyebabkan cacar air
  • Sindrom Reye : gangguan langka, paling sering terlihat pada anak-anak
  • arteritis temporal : peradangan dan kerusakan pada pembuluh darah di kepala dan leher
  • insufisiensi vertebrobasilar : aliran darah yang buruk ke bagian belakang otak

Kehilangan pendengaran di satu telinga juga bisa merupakan efek samping dari penggunaan obat-obatan seperti :

  • obat kemoterapi
  • diuretik seperti furosemide
  • toksisitas salisilat (aspirin)
  • antibiotik seperti streptomisin dan tobramycin

Bagaimana mendiagnosis gangguan pendengaran unilateral?

Menurut Institut Nasional Ketulian dan Gangguan Komunikasi Lainnya (NIDCD), sekitar 10 hingga 15 persen orang yang menderita gangguan pendengaran mendadak memiliki sebab yang jelas. Disarankan untuk periksa ke dokter setiap kali Anda mengalami gangguan pendengaran di satu atau kedua telinga.

Selama kunjungan Anda, dokter Anda akan meninjau gejala dan riwayat medis Anda dan melakukan pemeriksaan fisik pada telinga, hidung, dan tenggorokan Anda.

Dokter Anda juga dapat menyarankan Anda untuk melakukan tes pendengaran. Selama tes ini, dokter atau dokter spesialis THT akan mengukur bagaimana Anda merespons berbagai bunyi dan nada pada berbagai tingkat volume.

Tes-tes ini dapat membantu dokter menentukan bagian telinga mana yang mengalami masalah, sehingga dapat memberikan petunjuk tentang penyebab gangguan pendengaran yang mendasarinya.

Bagaimana pilihan perawatan gangguan pendengaran unilateral?

Opsi perawatan untuk mengatasi gangguan pendengaran Anda akan bergantung pada penyebab kondisi medis yang mendasarinya. Dalam beberapa kasus, gangguan pendengaran tidak dapat dipulihkan.

Dokter Anda dapat merekomendasikan alat bantu dengar untuk membantu meningkatkan pendengaran Anda jika tidak ada perawatan lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan pendengaran Anda.

Opsi perawatan lain mungkin dapat dilakukan dengan cara:

  • operasi telinga atau operasi pengangkatan tumor
  • antibiotik untuk mengobati infeksi
  • steroid untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan
  • menghentikan penggunaan obat yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran

Kehilangan pendengaran yang disebabkan oleh penumpukan kotoran telinga dapat diatasi dengan rutin membersihkan kotoran telinga. Anda dapat mencoba produk yang dijual bebas seperti hidrogen peroksida, beberapa tetes minyak mineral, minyak bayi, atau produk penghilang kotoran telinga seperti Debrox.

Jika produk-produk tersebut tidak dapat memperbaiki gejala yang Anda miliki, disarankan untuk Anda memeriksakan diri Anda ke dokter. Penggunaan produk ini dalam waktu lama dapat menyebabkan iritasi pada telinga Anda.

Jika gangguan pendengaran yang Anda alami disebabkan oleh benda asing yang tersangkut di dalam telinga Anda, jangan coba-coba untuk mengeluarkannya sendiri.

Jangan pernah memasukkan penyeka kapas atau benda apa pun seperti pinset untuk mengeluarkan benda asing, karena benda ini dapat menyebabkan cedera telinga lebih lanjut.

Jika Anda mengalami gejala tambahan seperti pusing, kelemahan wajah, ketidakseimbangan, atau gejala neurologis, Anda harus segera mencari pertolongan dokter.

Ditinjau secara medis oleh Judith Marcin, MD pada 19 April 2017 - Ditulis oleh JC Jones MA, RN

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit