Meniere - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 599.993 orang

Penyakit Meniere adalah penyakit yang berhubungan dengan organ pendengaran dan keseimbangan yang terletak di telinga dalam. Penyakit ini sangat menganggu penderitanya dangt;dapat memicu kelainan yang progresif.

Penyakti Meniere kebanyakan terjadi pada satu telinga baik di sebelah kiri ataupun di sebelah kanan. Gangguan yang lebih berat dapat memicu hilangnya pendengaran. Penyakit ini timbul dari beberapa faktor resiko dan dapat diobati sebelum kondisinya semakin parah.

Penyebab penyakit Meniere

Penyakit ini banyak muncul pada orang dewasa dengan rata-rata usia 40 hingga 60 tahun. Banyak kondisi yang menyebab muncul penyakit ini. Secara patologis penyakit Meniere terjadi akibat Hidrops Endolimfe atau dilatasi Sistem Limfatik yang menyebabkan gangguan penyerapan pada kantong Endolimfe di telinga dalam. Faktor yang menyebabkan penyakit Meniere terdiri dari

  • Faktor genetik
  • Faktor infeksi
  • Autoimun
  • Trauma

Adanya kelainan yang sama dalam riwayat pada keluarga sebelumnya. Infeksi virus dangt;alergi juga memicu terjadinya penyakit ini. Respin Abnormal pada sistem kekebalan tubuh manusia diduga sebagai penyebab timbulnya penyakit Meniere yang menyerang organ telinga dalam.

Trauma yang diakibatkan benturan keras pada kepala atau daerah telinga (Temporal) juga memicu terjadinya penyakit Meniere yang menimbulkan kerusakan organ telinga dalam.

Gejala penyakit Meniere

Gejala yang timbul pada penyakit Meniere yang utama terjadi pada terganggunya pendengaran salah satu telinga dan munculnya gangguan keseimbangan tubuh. Gejala yang lebih spesifik yang dapat terjadi antara lain:

  • Vertigo
  • Telinga berdenging
  • Sakit kepala
  • Berkeringat
  • Telinga terasa penuh
  • Tuli

Vertigo atau pusing berputar paling sering terjadi pada penderita Meniere. Vertigo dapat berlangsung 20 menit hingga satu hari dan hilang timbul. Gejal Vertigo disertai dengan mual muntah. Gejala pada penyakit Meniere yang menyerang organ pendengaran pada salah satu telinga adalah telinga yang terasa berdenging (Tinitus).

Sakit kepala sering dirasakan pada penderita Meniere akibat dari tekanan patologis pada telinga dalam serta penyempitan pembuluh darah. Tuli saraf yang progresif terjadi karena kondisi telinga dalam yang semakin parah. Kondisi ini terjadi pada salah satu telinga  

Diagnosis penyakit Meniere

Untuk memastikan adanya penyakit Meniere maka dokter perlu melakukan pemeriksaan mulai dari Anamnesis serta riwayat gangguan pendengaran. Pemeriksaan telinga dengan audiogram menilai kualitas organ pendengaran serta mencari adanya gangguan berupa tuli saraf.

JIka kondisi tersebut disertai adanya vertigo maka sudah pasti ini dapat didiagnosis sebagai penyakit Meniere.

Beberapa pemeriksaan penunjang lain untuk menegakkan diagnosis dokter antara lain

  • BERA
  • MRI kepala
  • Timpanometri
  • Pemeriksaan dengan gliserin

BERA atau Brain Evoked REspone Audiometry adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi gangguan pendengaran pada telinga dalam hingga ke saraf otak.

MRI atau Mangetic Resonance Imaging merupakan pemeriksaan laboratorium.

Dengan pencitraan untuk menilai adanya gangguan organ dalam yang dapat terlihat secara detil. Timpanometeri merupakan alat pemeriksaan telinga tengah untuk menilai adanya gangguan pendengaran, dan adanya tekanan negatif. Tes Gliserin juga dapat digunakan untuk penyakit Meniere untuk mengetahui adanya gangguan Endolimfe.

Pemeriksaan ini menggunakan larutan Gliserin. Tes ini didahului dengen tes kalori untuk menilai suhu pada telinga yang menimbulkan kerusakan saraf. Pemeriksaan dilakukan 2 kali, jika terdapat perbedaan nilai maka terbukti telinga dalam telah terjadi kelainan.

Penanganan Penyakit Meniere

Penyakit Meniere dapat ditangani dengan pemberian obat-obat dan perbaikan nutrisi. Pengobatan penyakit Meniere antara lain

  • Diuretik
  • Histamin
  • Agen supresi vestibulocochlear
  • Operasi
  • Diet garam

Terapi awal penyakit Meniere adalah dengan memberikan Diuretik sebagai penurun tekanan telinga dalam dan membantu mencegah kekambuhan. Pemberian Histamin bertujuan untuk mengurangi gejala vertigo. Obat yang paling sering digunakan yaitu Betahistin.

Beberapa obat seperti Meclizine dan Fluanrizine bertujuan untuk mengurangi gejala vertigo dan gangguan keseimbangan akibat tekanan pada telinga dalam. Bila gejala masih tidak dapat ditangani maka perlu dilakukan operasi pemotongan saraf atau labirinektomi untuk mengurangi gejala vertigo.

Diet garam dapat mengurangi gejala pada penyakit Meniere hingga 50%. Usahakan mengonsumsi makanan rendah garam sekitar kurang dari 1500 gram perhari untuk mencegah kekambungan penyakit.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit