Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Nefritis Interstitial - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: NOV 17, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.247.220 orang

Nefritis interstitial adalah kondisi ginjal yang ditandai oleh pembengkakan di antara tubulus ginjal.

Fungsi utama ginjal adalah untuk menyaring darah dan membuang limbah dari tubuh Anda. Tubulus ginjal berfungsi untuk menyerap kembali air dan zat organik penting dari darah yang telah disaring dan mengeluarkan zat yang tidak dibutuhkan ke dalam urin untuk dikeluarkan dari tubuh.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Pembengkakan tubulus ini dapat menyebabkan sejumlah gejala di ginjal yang berkisar dari gejala ringan hingga berat. Nefritis interstitial juga dapat bersifat akut (mendadak) atau kronis (jangka panjang).

Apa yang menyebabkan Nefritis Interstitial?

Nefritis interstisial akut (NIA) seringkali merupakan akibat dari suatu reaksi alergi. Sebagian besar kasus NIA merupakan reaksi buruk terhadap obat-obatan. Lebih dari 100 obat yang berbeda dapat memicu terjadinya NIA. Obat-obatan yang dapat memicu terjadinya nefritis interstisial akut yaitu:

  • Antibiotik
  • Obat anti inflamasi nonsteroid (NSAID), yang sering digunakan sebagai penghilang rasa sakit
  • Inhibitor pompa proton, yang merupakan obat yang dapat digunakan untuk mengobati peningkatan asam lambung

Reaksi alergi obat biasanya lebih parah jika terjadi pada usia lansia. Karena pada usia lansia lebih cenderung mengalami kerusakan ginjal yang permanen.

Penyebab nefritis interstitial non- alergi meliputi:

  • gangguan autoimun, seperti lupus erythematosus
  • kadar kalium darah yang rendah
  • kadar kalsium darah yang tinggi
  • infeksi-infeksi tertentu

Nefritis interstitial non-alergi dapat bersifat kronis atau akut. Bentuk kronis dapat berlangsung beberapa bulan atau lebih lama. Biasanya disebabkan oleh kondisi kronis yang mendasarinya.

Tanda dan gejala Nefritis Interstitial

Gejala nefritis interstitial yang paling sering adalah penurunan dari jumlah output urin. Namun dalam beberapa kasus, output urin juga dapat meningkat. Dan pada beberapa orang yang mengalami nefritis interstitial biasanya juga tidak memiliki gejala.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Gejala lain nefritis interstitial meliputi:

  • Demam
  • Terdapat darah dalam urin
  • Kelelahan
  • Kebingungan
  • Mual
  • Muntah
  • Ruam
  • Retensi air
  • Pembengkakan
  • Pertambahan berat badan karena retensi air
  • Perut terasa kembung
  • Tekanan darah tinggi

Bagaimana cara mencegah terjadinya Nefritis Interstitial?

Terjadinya nefritis interstitial mungkin sulit untuk dicegah, namun perubahan pola gaya hidup tertentu dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit ini. Terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan meliputi:

  • menjaga berat badan yang sehat
  • berhenti merokok
  • menjaga tekanan darah dan gula darah dalam batas yang normal
  • berolahraga secara teratur
  • mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang juga dapat membantu menjaga kesehatan ginjal.

Bagaimana cara mengobati nefritis interstitial?

Diagnosa

Jika dokter mencurigai ginjal Anda tidak berfungsi dengan baik, maka dokter akan menanyakan perihal riwayat medis yang terperinci. Dokter akan bertanya tentang riwayat masalah kesehatan di keluarga Anda. Dokter juga akan bertanya kepada Anda mengenai:

  • Obat-obatan apa yang Anda konsumsi
  • Seberapa sering Anda mengkonsumsi obat tersebut
  • Sudah berapa lama Anda mengkonsumsinya

Pastikan untuk memberi tahu dokter Anda tentang semua penggunaan obat-obatan yang Anda konsumsi, termasuk obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas dan suplemen-suplemen makanan. Obat-obatan tersebut dapat berdampak signifikan pada ginjal Anda.

Dokter Anda juga akan memeriksa bunyi jantung dan paru-paru Anda. Cairan di paru-paru Anda adalah suatu pertanda umum dari gagal ginjal. Keadaan ini dapat dideteksi oleh perubahan suara nafas. Tekanan darah tinggi juga merupakan tanda potensial dari masalah ginjal, serta perubahan berat badan.

Pemeriksaan darah berikut dapat digunakan untuk mengevaluasi fungsi ginjal:

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat
  • Pemeriksaan darah lengkap
  • Tes nitrogen urea darah
  • Tes kreatinin darah
  • Tes gas darah, yang digunakan untuk memeriksa ketidakseimbangan asam-basa dan kadar oksigen dan karbon dioksida dalam darah

Pemeriksaan lain yang dapat digunakan untuk mendeteksi masalah ginjal meliputi:

  • Urinalisis
  • USG perut
  • Biopsi ginjal

Jika dokter Anda mencurigai bahwa terdapat masalah ginjal yang disebabkan oleh efek samping obat atau interaksi suatu obat, Anda mungkin diminta untuk berhenti mengkonsumsi obat yang dicurigai tersebut. Dalam banyak kasus, tindakan ini dengan cepat dapat mengembalikan fungsi ginjal menjadi normal.

Pengobatan

Pengobatan untuk nefritis interstitial tergantung pada penyebabnya. Ketika terjadi nefritis interstisial akut (NIA) yang disebabkan oleh alergi obat, satu-satunya pengobatan yang mungkin diperlukan yaitu dengan menghentikan penggunaan obat tersebut. Kasus NIA lainnya dapat diobati dengan obat antiinflamasi.

Sebelum Anda di diagnosis, terkadang sudah terjadi kerusakan permanen pada ginjal yang disebabkan oleh nefritis interstitial. Kerusakan pada ginjal juga membutuhkan pengobatan yang tepat.

Mengurangi atau menghentikan konsumsi asupan garam dari diet Anda dapat mengatasi masalah retensi air dan tekanan darah tinggi. Mengikuti diet rendah protein juga dapat membantu meningkatkan fungsi ginjal Anda.

Jika Anda mengalami kasus nefritis interstitial yang parah, tindakan dengan dialisis mungkin diperlukan untuk mendukung fungsi ginjal Anda. Orang yang mengalami gagal ginjal mungkin juga memerlukan transplantasi.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Selamat siang dok saya mau bertanya kenapa gagal ginjal dapat menyebabkan urem?
Pertanyaan ini telah dijawab oleh seorang ahli medis
bagaimana pola makan yang baik untuk penderita batu ginjal dok maks
Pertanyaan ini telah dijawab oleh seorang ahli medis

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini