Obat Anti Inflamasi Non Steroid: Informasi Manfaat dan Cara Kerja

Dipublish tanggal: Mar 11, 2019 Update terakhir: Okt 23, 2020 Tinjau pada Mar 21, 2019 Waktu baca: 4 menit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Obat anti-inflamasi non-steroid (AINS) adalah obat yang biasa digunakan untuk mengatasi kondisi nyeri, mengurangi peradangan, menurunkan demam, dan mengobati arthritis. 
  • AINS tersedia dalam bentuk sediaan tablet, kapsul, supositoria (tablet yang dimasukkan dalam anus), krim, gel, dan injeksi.
  • Obat AINS dapat diperoleh tanpa resep di apotek misalnya parasetamol, ibuprofen, dan aspirin. Beberapa di antaranya butuh resep dokter.
  • Obat AINS yang diperoleh tanpa resep tidak boleh dikonsumsi selama lebih dari 3 hari tanpa konsultasi dengan dokter.
  • Beri tahukan dokter jika Anda memiliki riwayat alergi maupun memiliki penyakit tertentu sebelum menggunakan obat AINS.
  • Klik untuk mendapatkan obat anti-inflamasi non-steroid atau obat anti nyeri lainnya ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD.

Obat anti-inflamasi non-steroid (AINS) adalah obat yang kelompok obat yang paling banyak diresepkan dokter untuk mengatasi kondisi nyeri, mengurangi peradangan, menurunkan demam, dan mengobati arthritis. 

Anda mungkin sangat familiar dengan obat-obatan AINS yang bisa dibeli tanpa resep seperti asam mefenamat, aspirin, dan ibuprofen. AINS sering juga digunakan untuk meredakan gejala seperti sakit kepala, nyeri saat menstruasi, atau nyeri karena terkilir. 

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Meskipun AINS banyak digunakan untuk mengatasi nyeri, radang, dan menurunkan demam, ternyata tidak semua orang dapat menggunakan obat ini karena dapat menimbulkan efek samping yang berat.  

Manfaat Obat Anti-Inflamasi Non-Steroid

AINS bekerja dengan cara menghambat produksi senyawa kimia khusus (prostaglandin) yang menyebabkan inflamasi. Cara kerja AINS dalam menghambat prostaglandin, mirip dengan cara kerja obat golongan kortikosteroid tetapi tidak menimbulkan banyak efek samping seperti pada penggunaan kortikosteroid. 

Oleh karena itu golongan obat ini disebut sebagai anti-inflamasi non-steroid. AINS bekerja efektif untuk meredakan nyeri yang disebabkan oleh kerusakan jaringan secara perlahan dan lama misalnya pada nyeri arthritis pada sendi. 

Obat AINS dapat diperoleh tanpa resep di apotek misalnya parasetamol, ibuprofen, dan aspirin. Untuk obat AINS dengan dosis tertentu untuk mengatasi inflamasi serius, hanya dapat diperoleh dengan resep dokter.

Obat AINS digunakan untuk mengobati kondisi yang menyebabkan inflamasi (peradangan) dan  nyeri ringan hingga sedang. Inflamasi (peradangan) adalah mekanisme tubuh untuk melawan iritasi atau luka. 

Tanda-tanda peradangan antara lain kemerahan, rasa hangat, bengkak, dan nyeri. Contoh kondisi yang dapat diobati dengan AINS misalnya:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Alergi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 11
  • Sakit kepala
  • Batuk dan pilek
  • Cedera olahraga ringan
  • Arthritis
  • Nyeri/kram menstruasi
  • Nyeri gigi 

Dosis Obat Anti-Inflamasi Non-Steroid

AINS tersedia dalam bentuk sediaan tablet, kapsul, supositoria (tablet yang dimasukkan dalam anus), krim, gel, dan injeksi. Pemberian bentuk sediaan ditentukan oleh indikasi medis yang dilakukan berdasarkan pertimbangan dokter. 

Untuk mengatasi nyeri dan peradangan ringan hingga menengah, Anda dapat menggunakan obat AINS dalam bentuk tablet. Dokter atau apoteker dapat membantu memberikan pilihan bentuk sediaan yang sesuai untuk kondisi Anda dan riwayat alergi .  

Obat AINS yang diperoleh tanpa resep dokter, tidak boleh dikonsumsi selama lebih dari 3 hari untuk mengobati nyeri tanpa konsultasi dengan dokter lebih dahulu. 

Obat AINS yang dibeli tanpa resep dokter hanya efektif untuk digunakan dalam waktu pendek. Penggunaan obat AINS tanpa pengawasan dokter akan meningkatkan risiko terjadinya efek samping.  

Apabila Anda lupa meminum obat AINS, segera minum setelah Anda ingat. Tetapi apabila telah mendekati waktu minum obat berikutnya, Anda tidak perlu meminum dua kali (untuk waktu minum obat yang tertinggal dan untuk waktu minum obat sekarang) sekaligus.  

Efek samping Obat Anti-Inflamasi Non-Steroid

Obat AINS yang dapat diperoleh tanpa resep umumnya memiliki efek samping lebih sedikit daripada obat AINS yang diperoleh dengan resep. Beberapa efek samping yang umumnya muncul setelah penggunaan obat AINS, yaitu:

Iklan dari HonestDocs
Beli Anti Inflamasi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 42
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Konstipasi
  • Nyeri perut seperti maag
  • Penurunan nafsu makan
  • Kemerahan pada kulit
  • Pusing atau sakit kepala
  • Rasa kantuk
  • Reaksi alergi 

Apabila Anda mengalami salah satu dari gejala-gejala tersebut terus-menerus atau semakin memburuk, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter agar dilakukan tindakan lebih lanjut. 

Kasus reaksi alergi obat AINS sangat jarang terjadi. Reaksi alergi biasanya muncul segera setelah seseorang meminum obat AINS. Tanda dan gejala alergi obat AINS yaitu:

  • Mata, bibir, atau lidah membengkak
  • Kesulitan menelan
  • Kesulitan bernapas
  • Denyut jantung meningkat
  • Nyeri dada

Apabila Anda mengalami tanda dan gejala reaksi alergi setelah meminum obat AINS, segera bawa ke instalasi gawat darurat terdekat.  

Interaksi Obat Anti-Inflamasi Non-Steroid

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain, sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, obat tidak dapat bekerja dengan maksimal atau bahkan menimbulkan racun yang membahayakan tubuh.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang sedang Anda konsumsi dan beri tahukan pada dokter. Jenis obat yang dapat berinteraksi dengan AINS adalah:

  • Obat pencegah penggumpalan darah misalnya aspirin dosis rendah atau warfarin
  • Obat untuk mengatasi kondisi autoimun, misalnya siklosporin
  • Obat golongan diuretik untuk mengobati darah tinggi (hipertensi)
  • Obat untuk mengatasi gangguan bipolar atau depresi, misalnya litium
  • Obat untuk mengobati rheumatoid arthritis
  • Obat anti-depresi golongan penghambat serotonin (selective serotonin reuptake inhibitor, SSRI) 

Oleh karena itu, sebaiknya Anda menginformasikan pada dokter/apoteker mengenai obat-obatan, suplemen herbal, atau vitamin yang sedang dikonsumsi untuk mencegah adanya reaksi dari interaksi obat.  

Perhatian

Obat AINS dapat diminum oleh siapa saja. Tetapi pada beberapa orang, penggunaan AINS harus dilakukan dengan pengawasan dokter.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum mengkonsumsi obat AINS, apabila:

  • Berusia lebih dari 65 tahun
  • Dalam masa kehamilan atau berencana untuk hamil
  • Dalam masa menyusui
  • Memiliki riwayat asthma
  • Memiliki riwayat diabetes
  • Memiliki riwayat alergi obat AINS
  • Memiliki riwayat nyeri perut/maag
  • Memiliki riwayat anemia
  • Memiliki riwayat stroke atau serangan jantung
  • Memiliki riwayat penyakit fenilketonuria (fku)
  • Memiliki gangguan pada jantung, ginjal, liver, tekanan darah, atau pencernaan
  • Mengkonsumsi obat lain, vitamin, suplemen herbal
  • Pada anak usia dibawah 16 tahun harus berkonsultasi dengan dokter terkait dosis obat

Simpan obat AINS sesuai dengan kemasannya. Obat ini harus disimpan pada suhu ruangan, terhindar dari panas, kelembaban, dan cahaya langsung. Tidak dibenarkan menyimpan obat dalam lemari pendingin. Hindarkan dari jangkauan anak-anak.

Artikel terkait:


18 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
OTC Anti-Inflammatory Drugs: A Guide. Healthline. (https://www.healthline.com/health/pain-relief/otc-anti-inflammatories)
NSAIDs: Examples, side effects, and uses. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/179211.php)
List of Common NSAIDs + Uses, Types & Side Effects. Drugs.com. (https://www.drugs.com/drug-class/nonsteroidal-anti-inflammatory-agents.html)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Buka di app