Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Flu-Tab: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Update terakhir: DEC 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.775.292 orang

Flu-Tab adalah obat yang digunakan untuk mengobati gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin. Flu-tab tablet mengandung kombinasi paracetamol, phenylpropanolamine, dan chlorpheniramine maleate yang baik untuk mengatasi gejala flu.

Paracetamol adalah obat yang digunakan sebagai pereda nyeri (analgesik) dan penurun demam (antipiretik) yang bisa diperoleh tanpa resep dokter. Meskipun memiliki efek anti-inflamasi, paracetamol tidak termasuk golongan obat NSAID karena efeknya dianggap tidak signifikan.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Pehylpropanolamine merupakan obat yang digunakan sebagai nasal dekongestan, stimulan, dan sebagai agen anoretik. Sedangkan chlorpheniramine maleate atau CTM adalah obat yang termasuk golongan alkilamina antihistamin generasi pertama. Obat ini digunakan untuk mengobati gejala alergi seperti rhinitis dan urtikaria (biduran). Dibandingkan dengan antihistamin generasi pertama lainnya, chlorpheniramine maleate memiliki efek sedatif yang relatif lemah.

Pabrik

Guardian pharmatama

Golongan

Tanpa resep dokter

Kemasan

1 dos isi 15 strip x 8 tablet

Kandungan

Flu-tab tablet mengandung sejumlah zat aktif sebagai berikut :

  • Paracetamol 300 mg
  • Phenylpropanolamine HCl 12.5 mg
  • Chlorpheniramine maleate 2 mg

Manfaat Flu-Tab

Manfaat Flu-Tab adalah untuk mengobati gejala influenza seperti:

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Hidung tersumbat
  • Bersin-bersin.

Dosis Flu-Tab tablet

Flu-Tab  diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Anak-anak usia 6-12 tahun : 3 x sehari ½ tablet
  • Anak usia  > 12 tahun dan dewasa : 3 x sehari 1 tablet

Obat Flu-Tab sebaiknya diminum setelah makan. Simpan obat pada suhu ruangan dan hindarkan dari kelembapan maupun paparan sinar matahari langsung.

Efek samping Flu-Tab

Secara umum, efek samping Flu-tab tablet bisa ditoleransi dengan baik selama diberikan pada dosis yang dianjurkan. Berikut adalah beberapa efek samping Flu-tab tablet yang mungkin terjadi:

  • Gangguan pencernaan ringan seperti mual dan muntah. Bisa memicu perdarahan lambung jika dikonsumsi dalam dosis tinggi.
  • Sakit kepala.
  • Mengantuk.
  • Vertigo
  • Gangguan psikomotor.
  • Aritmia.
  • Takikardia.
  • Mulut kering.
  • Palpitasi.
  • Retensi urin.
  • Kerusakan hati, bila dikonsumsi melebihi dosis. Potensi efek samping ini meningkat pada pengguna alkohol.
  • Gagal ginjal akut, bila dikonsumsi melebihi dosis.

Hentikan penggunaan jika muncul reaksi alergi seperti:

  • Ruam
  • Gatal
  • Sakit tenggorokan
  • Demam
  • Arthralgia
  • Kulit pucat

Segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut.

Interaksi Flu-Tab

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain, sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, obat tidak dapat bekerja dengan maksimal atau bahkan menimbulkan racun yang membahayakan tubuh.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang sedang Anda konsumsi dan beri tahukan pada dokter. Jenis obat yang dapat berinteraksi dengan Flu-Tab adalah:

  • Metoclopramide: meningkatkan efek analgetik paracetamol.
  • Carbamazepine, fenobarbital dan fenitoin: meningkatkan potensi kerusakan hati.
  • Kolestiramin dan lixisenatide: mengurangi efek farmakologis paracetamol.
  • Antikoagulan seperti warfarin: meningkatkan potensi resiko terjadinya perdarahan.
  • Obat-obat jenis monoamine oksidase (MAO) inhibitors: meningkatkan tekanan darah.
  • Alkohol dan obat penenang: meningkatkan rasa kantuk.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan obat Flu-tab tablet adalah sebagai berikut :

  • Hati-hati penggunaan obat untuk pasien asma, disfungsi ginjal, gangguan hati, glaukoma, hipertrofi prostat, hipertiroid, atau sensitif terhadap kandungan obat.
  • Tidak disarankan untuk penderita hipertensi parah, penyakit jantung, diabetes melitus, dan gangguan fungsi hati yang parah.
  • Tidak disarankan untuk pasien dengan kepekaan terhadap obat simpatomimetik lain seperti efedrin, pseudoefedrin, dan fenilefrin.
  • Orang-orang yang berisiko terkena hipertensi atau stroke, misalnya orang yang kelebihan berat badan (obesitas) maupun lansia, harus berhati-hati saat menggunakan obat ini.
  • Hindari konsumsi alkohol untuk mencegah potensi kerusakan hati, terutama jika digunakan dalam jangka panjang dan dosis tinggi.
  • Hindari mengendarai kendaraan atau mengoperasikan mesin karena Flu-Tab dapat menyebabkan kantuk.
  • Flu-Tab tidak disarankankan untuk ibu menyusui karena kandungan paracetamol diketahui ikut keluar bersama air susu ibu (ASI), meskipun dalam jumlah yang kecil. Konsultasikan dulu ke dokter sebelum mengonsumsi obat Flu-Tab saat menyusui.

Penggunaan obat Flu-tab tablet untuk Ibu hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan paracetamol ke dalam kategori C. Obat kategori C adalah jenis obat yang diketahui dapat menunjukkan efek buruk pada janin yang dibuktikan melalui penelitian pada reproduksi hewan. Namun, belum ketahui secara pasti apakah juga bisa terjadi pada manusia.

Obat kategori C dapat berisiko bagi janin, tapi juga bisa digunakan bila perlu. Obat ini dapat diberikan jika manfaatnya lebih besar daripada risiko yang ditimbulkan.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Karena penelitian secara klinis dan terkendali belum dilakukan, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan yang mengandung paracetamol saat hamil.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini