Dekongestan: Obat Untuk Mengobati Hidung Tersumbat

Update terakhir: Mar 28, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 511.125 orang

Obat decongestant tersedia dalam sediaan jenis hirup, tablet, sirup, bubuk, dekongestan hirup lebih sering digunakan dan ditemui di pasaran. Beberapa macam dekongestan yang beredar di Indonesia adalah oxymetazoline, pseudoephedrine, ephedrine, ipratropium bromide, dan phenylephrine. 

Bahan yang paling sering ditemukan di dalam obat ini adalah pseudoefedrin, oxymetazoline, fenilefrin, dan xylometazoline. Cara bekerja dekongestan adalah meredakan pembengkakan pembuluh darah di hidung.  Hal ini membantu untuk membuka jalan napas hidung Anda, membuat anda bernapas dengan lebih mudah. Meskipun dekongestan dapat membantu Anda melegakan hidung anda, kerja obat tersebut tidak bisa menyembuhkan penyebab hidung tersumbat, seperti pilek atau alergi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Mengenai Obat Dekongestan

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Obat hirup, kapsul, tablet, sirop, bubuk

Kandungan:

Pelega pernapasan 

Manfaat Obat Dekongestan

Dekongestan adalah sebuah obat untuk melegakan hidung tersumbat yang disebabkan oleh flu, sinusitis, atau alergi, dalam jangka pendek. Obat ini bekerja dengan cara meredakan pembengkakan pembuluh darah di hidung, sehingga membantu untuk membuka jalan napas hidung dan membuat pernapasan lebih mudah.

Dosis Obat Dekongestan

Untuk jenis dekongestan hirup, dosis yang dianjurkan biasanya 5-7 kali sehari. Dekongestan hirup tidak boleh digunakan lebih dari tujuh kali dalam sehari. Terapi dekongestan diberikan paling lama seminggu. Pemakaian dekongestan yang lebih dari 1 minggu dapat memperparah penyakit yang diderita. 

Sedangkan pada jenis dekongestan oral, dosis yang biasanya dianjurkan adalah 30 mg sebanyak 4-6 kali sehari (6-12 tahun) dan 60 mg sebanyak 4-6 kali sehari (12 tahun ke atas). Dosis berbeda – beda sesuai keparahan penyakit dan usia penderita. Dosis maksimal tidak boleh melebihi 75 mg per hari (dewasa) dan 37,5 mg perhari (anak 6-12 tahun).

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Cara Pakai Obat Dekongestan

  • Gunakan obat dari dosis yang paling kecil, jika gejala hidung tersumbat sudah hilang, hentikan pemakaian.
  • Kombinasikan dengan antihistamin golongan kedua. Antihistamin adalah obat untuk menghalangi kerja histamin, senyawa penyebab alergi. Pada kategori kedua, antihistamin tidak lagi menimbulkan efek kantuk, tapi dapat menghilangkan bersin, gatal, dan ingus yang meler. Adapun dari sisi dekongestan, gejala hidung tersumbatnya langsung hilang.
  • Kepala tetap datar ketika memakai obat semprot, karena posisi lubang hidung itu mendatar dan rata. Kalau ketika menyemprot posisi kepala mendongak, cairan malah akan masuk ke kerongkongan. Untuk obat tetes, masukkan dengan kepala yang agak miring, teteskan sedikit saja.

Efek Samping Obat Dekongestan

Efek samping ringan yang mungkin terjadi diantaranya, Iritasi pada lapisan hidung, mulut terasa kering, mual, sakit kepala, tremor atau gemetar, merasa gelisah, sulit buang air kecil (pada pria), sulit tidur, ruam (reaksi alergi), jantung berdebar. 

Efek samping yang lebih serius seperti halusinasi dan syok anafilatik bisa juga terjadi tetapi kasusnya sangat jarang terjadi.

Interaksi Obat Dekongestan

  • Penggunaan obat ini bersamaan dengan obat antidepressant, monoamine oxidase inhibitor dapat menyebabkan tekanan darah naik secara ekstrim (hypertensive crisis).
  • Penggunaan dekongestan bersamaan dengan digitalis dapat meningkatkan aktivitas ektopik pacemaker.
  • Penggunaan dekongestan bersamaan dengan ketokonazol, eritromisin, atau simetidin dapat meningkatkan konsentrasi plasma loratadin.
  • Penggunaan dekongestan bersamaan dengan antasida dapat meningkatkan absorpsi pseudoefedrin.
  • Penggunaan dekongestan bersamaan dengan kaolin dapat menurunkan absorpsi pseudoefedrin.

Kontraindikasi

Tidak dianjurkan untuk orang yang memiliki hipersensitivitas, pasien yang sedang menggunakan obat MOA atau baru berhenti pengobatan dalam 14 hari, glaukoma sudut sempit, retensi urin, hipertensi berat, penyakit arteri koroner berat, hipertiroid, dan anak di bawah 12 tahun.

Perhatian

  • Penggunaan Dekongestan untuk jangka panjang tidak dianjurkan karena bisa mengganggu fungsi mucosal ciliary: kondisi atrophic rhinitis dan anosmia (kehilangan fungsi penciuman) bisa terjadi karena kondisi vasokonstriksi dalam waktu lama.
  • Dekongestan hanya boleh digunakan untuk anak usia 6 tahun ke atas.
  • Berhati-hatilah bagi penderita gangguan ginjal, gangguan hati, gangguan jantung, gangguan sirkulasi, hipertensi, diabetes, pembengkakan prostat, glaukoma, dan hipertiroidisme.
  • Dekongestan merupakan campuran dari kombinasi obat untuk mengatasi gejala flu, yang dikombinasikan dengan obat penurun suhu tubuh saat demam, ataupun obat anti-alergi serta obat analgesic sebagai penghilang rasa sakit. Penting untuk anda agar berhati-hati membaca komposisi obat yang anda gunakan lebih jeli.
  • Tidak dianjurkan jika digunakan lebih dari 7 hari, karena dapat memperparah penyumbatan hidung dari sebelumnya.

Penggunaan Pada Ibu hamil dan Menyusui

Sebaiknya jangan menggunakan obat ini saat hamil dan menyusui kecuali atas anjuran dokter.  Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter. Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp