Tidak Lapar - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Dipublish tanggal: Apr 13, 2019 Update terakhir: Jan 21, 2020 Waktu baca: 4 menit

Penurunan nafsu makan terjadi ketika Anda memiliki keinginan makan yang berkurang. Dalam Istilah medis kurangnya nafsu makan yang terjadi dalam waktu yang relatif lama sehingga menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan dikenal dengan istilah anoreksia.

Berbagai macam kondisi dapat menyebabkan selera makan Anda menurun. Mulai dari kondisi mental hingga penyakit fisik.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Jika Anda kehilangan nafsu makan, Anda mungkin juga memiliki gejala yang mendasarinya, seperti penurunan berat badan atau kekurangan gizi. Kehilangan nafsu makan bisa menimbulkan kondisi yang serius jika tidak ditangani, jadi penting untuk menemukan dan mengobati penyebab di balik berkurangnya selera makan Anda.

Apa yang menyebabkan nafsu makan menurun?

Sejumlah kondisi dapat menyebabkan nafsu makan menurun. Dalam kebanyakan kasus, nafsu makan Anda akan kembali normal setelah kondisi yang mendasarinya diobati.

Bakteri dan virus

Anoreksia dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, jamur, atau lainnya di lokasi mana pun. Anoreksia bisa disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas, radang paru-paru, gastroenteritis, radang usus besar, infeksi kulit, atau meningitis. Setelah menjalani pengobatan yang tepat untuk mengatasi penyakit-penyakit di atas, nafsu makan Anda akan kembali normal.

Penyebab psikologis

Ada berbagai penyebab psikologis yang menyebabkan nafsu makan Anda berkurang. Nafsu makan berkurang seiring bertambahnya usia. Nafsu makan Anda mungkin juga cenderung berkurang ketika Anda sedih , depresi , berduka, atau cemas.

Kebosanan dan stres juga dapat menyebabkan penurunan nafsu makan.

Gangguan makan, seperti anoreksia nervosa, juga dapat menyebabkan penurunan nafsu makan secara. Seseorang dengan anoreksia nervosa sengaja membuat dirinya kelaparan atau menggunakan metode lain untuk menurunkan berat badan.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Orang yang memiliki kondisi ini biasanya memiliki berat badan yang sangat rendah namun takut bertambah berat badan. Anorexia nervosa juga dapat menyebabkan kekurangan gizi .

Kondisi medis

Kondisi medis berikut ini dapat menyebabkan nafsu makan Anda berkurang:

Kanker juga dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan, terutama jika pertumbuhan kanker terjadi pada:

Kehamilan juga bisa menyebabkan hilangnya nafsu makan selama trimester pertama.

Obat-obatan

Penggunaan beberapa obat-obatan juga dapat mengurangi nafsu makan Anda. Penggunaan obat-obatan seperti kokain, heroin, dan amfetamin. Selain itu obat yang diresepkan oleh dokter juga dapat menyebabkan berkurangnya nafsu makan. Obat-obatan resep yang dapat menyebabkan nafsu makan menurun meliputi:

Kapan saya harus mencari pertolongan medis?

Selalu hubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami penurunan berat badan dengan cepat tanpa alasan yang jelas.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Penting juga untuk mencari pertolongan medis segera jika nafsu makan Anda yang menurun disebabkan oleh depresi, alkohol , atau gangguan makan seperti anoreksia nervosa atau bulimia.

Bagaimana cara mengatasi nafsu makan yang menurun?

Perawatan untuk nafsu makan yang menurun akan tergantung pada penyebabnya. Jika penyebabnya adalah infeksi bakteri atau virus, Anda biasanya tidak memerlukan perawatan khusus untuk anoreksia, karena nafsu makan Anda akan cepat kembali begitu infeksi Anda sembuh.

Perawatan di rumah

Jika anoreksia disebabkan oleh kondisi medis seperti kanker atau penyakit kronis, mungkin sulit untuk merangsang nafsu makan Anda. Namun, makan bersama keluarga dan teman-teman, memasak makanan favorit Anda, atau pergi makan di restoran dapat membantu meningkatkan selera makan Anda.

Olahraga ringan dapat membantu meningkatkan nafsu makan, atau Anda mungkin Anda dapat hanya makan satu kali dalam sehari, dengan camilan ringan di antaranya.

Sering makan makanan dalam porsi kecil bisa membantu, dan ini biasanya lebih mudah dicerna perut daripada makan dalam porsi besar. Untuk memastikan Anda mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan yang Anda makan, makanan yang Anda makan harus tinggi kalori dan protein. Anda mungkin juga ingin mencoba minuman protein shake atau semacamnya untuk mencukupi kebutuhan protein harian.

Mungkin berguna untuk membuat catatan harian tentang apa yang Anda makan dan minum selama beberapa hari hingga satu minggu. Membuat catatan harian mengenai apa yang Anda makan akan membantu dokter Anda menilai asupan nutrisi dan tingkat penurunan nafsu makan Anda.

Perawatan medis

Saat pergi ke dokter, Anda dapat menjelaskan keluhan Anda dengan dokter. Dokter akan mengukur berat dan tinggi badan Anda dan membandingkannya dengan berat dan tinggi badan orang normal.

Anda juga akan ditanya tentang riwayat kesehatan Anda, obat apa pun yang Anda minum, dan pola diet Anda. Bersiaplah untuk menjawab pertanyaan tentang:

  • kapan gejala muncul
  • apakah gejalanya ringan atau parah
  • berapa banyak berat badan yang hilang
  • jika ada peristiwa pemicu
  • jika Anda memiliki gejala lain

Beberapa pemeriksaan juga perlu dilakukan untuk menemukan penyebab menurunnya nafsu makan Anda. Beberapa pemeriksaan yang mungkin dilakukan meliputi:

Dalam beberapa kasus, Anda akan menjalani tes kehamilan dan HIV. Urin Anda mungkin diuji untuk menemukan jejak obat.

Jika penurunan nafsu makan Anda yang menyebabkan kekurangan gizi, Anda mungkin diberikan nutrisi melalui jalur intravena (melalui pembuluh darah).

Dokter Anda mungkin juga meresepkan obat untuk merangsang nafsu makan Anda.

Dokter Anda mungkin akan merujuk Anda ke spesialis kesehatan mental jika kehilangan nafsu makan Anda disebabkan oleh depresi, gangguan makan, atau penyalahgunaan obat-obatan.

Kehilangan nafsu makan yang disebabkan oleh penggunaan obat-obatan dapat diobati dengan mengubah dosis Anda atau mengganti resep Anda. Jangan pernah mengganti obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Apa yang terjadi jika penurunan nafsu makan tidak diobati?

Jika nafsu penurunan nafsu makan Anda disebabkan oleh kondisi jangka pendek, Anda akan pulih secara alami tanpa efek jangka panjang.

Namun, jika penurunan nafsu makan Anda disebabkan oleh kondisi medis, kondisi tersebut dapat memburuk tanpa perawatan.

Jika tidak diobati, penurunan nafsu makan yang Anda alami juga dapat menyebabkan gejala yang lebih parah, seperti:

Jika nafsu makan Anda menurun dan Anda mengalami kekurangan gizi atau kekurangan vitamin dan elektrolit, Anda bisa mengalami komplikasi yang mengancam jiwa.

Oleh karena itu, penting untuk mencari pertolongan medis jika Anda menderita anoreksia yang tidak sembuh akibat penyakit akut atau yang berlangsung lebih dari beberapa minggu.


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Debra Rose Wilson, PhD, MSN, RN, IBCLC, AHN-BC, CHT, Not Hungry (https://www.healthline.com/health/fatigue-and-loss-of-appetite), 7 September 2016.
Alina Petre, MS, RD (CA), Not Hungry (https://www.healthline.com/nutrition/common-eating-disorders), 30 October 2019.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit