Gastroenteritis - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Jun 14, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.066.515 orang

Gastroenteritis berasal dari kata “gastro” yang artinya lambung, “entero” yang berartigt;usus halus dan “itis” yang berarti inflamasi atau peradangan, maka Gastroenteritis adalah peradangan saluran cerna yang meliputi lambung dan usus halus yang sebagian besar disebabkan oleh infeksi virus, bakteria dan protozoa.

Gastroenteritis ini seringkali disebut dengan flu fambung. Gejala gejala utama meliputi mual dan muntah,demam, sakit perut, diare berkepanjangan hingga buang air besar disertai darah.


Umumnya Gastroenteritis bukan merupakan suatu penyakit serius dan akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Namun Gastroenteritis juga bisa menjadi masalah yang sangat serius dan sering menyebabkan kematian terutama di negara-negara berkembang yang memiliki tingkat sanitasi yang buruk.

Dan juga bisa jadi sangat berbahaya jika terjadi pada bayi, anak anak, orang tua dan pasien dengan gangguan imunitas tubuh.

Banyak orang yang terkecoh dengan istilah “gastritis” dan “gastroenteritis” karena namanya yang mirip. Akan tetapi ternyata kedua penyakit ini merupakan penyakit yang berbeda.

Gastritis adalah penyakit maag  yang disebabkan oleh radang lambung. Sedangkan Gastroenteritis dikarenakan oleh infeksi virus pada usus. Gejala pada Gastroenteritis biasanya dapat hilang dalam waktu satu atau dua hari. Namun gejala Gastritis cenderung terjadi terus menerus.

Penyebab Gastroenteritis

Virus, bakteri, atau parasit penyebab bisa masuk ke saluran cerna melalui mulut atau melalui perantaragt;makanan dan minuman tercemar yang dikonsumsi, sehingga penyakit ini disebut Food Borne Disease . Organisme ini akan masuk saluran pencernaan menuju usus, berkembang biak dan menimbulkan peradangan, mengeluarkan toksin, dan mengganggu kerja sel usus serta menyebabkan diare.

Gastroenteritis bisa disebabkan karena infeksi dan non-infeksi.

Penyebab Infeksi

Iklan dari HonestDocs
Beli L-BIO 30 SACH via HonestDocs

L-Bio merupakan obat yang digunakan untuk melindungi sistem pencernaan dan memperbaiki fungsi normal saluran pencernaan ketika mengalami kondisi diare, konstipasi dan penggunaan antibiotika jangka panjang pada bayi, anak-anak ataupun dewasa. GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

  • Virus
  • 70% kasus Gastroenteritis disebabkan oleh infeksi virus. Dua jenis virus yang menjadi penyebab paling umum adalah:  

-Rotavirus
menjadi penyebab utama dalam penyebab Gastroenteritis pada anak-anak. Rotavirus biasanya menimbulkan gejala yang lebih serius pada anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa.

-Norovirus
virus ini bisa menyerang siapapun. Penyebaran virus ini terjadi melalui air, makanan maupun kontak langsung dengan penderita gastroenteritis yang terinfeksi dengan norovirus.

  • Bakteri
  • Sebanyak 20% kasus Gastroenteritis disebabkan oleh infeksi bakteri karena kurangnya sanitasi.

Penyebab non-infeksi Gastroenteritis
Penyebab non infeksi bisa terjadi karena alergi makanan, minuman, obat-obatan, dan keracunan, misalnya pada bayi menyusui karena ibunya mengalami perubahan pola diet.

Gejala Gastroenteritis

Gejala pada Gastroenteritis hampir sama dengan gejala gejala dengan gangguan pada saluran cerna pada umumnya yang meliputi mual, muntah, diare, demam ringan atau meriang, dan yang lebih jarang yaitu kejang perut.

Yang harus menjadi perhatian pada kasus Gastroenteritis adalah diare karena diare pada seseorang yang menderita Gastroenteritis akan mempengaruhi tingkat kekurangan cairan atau dehidrasinya.  

Diagnosa Gastroenteritis

Pada umumnya Gastroenteritis didiagnosa berdasarkan gejala, pemeriksaan fisik dan kejadian serupa yang terjadi di suatu lingkungan. Namun beberapa pemeriksaan lab diperlukan untuk memastikan pathogen yang menyebabkan diare tersebut untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam pengobatan. Pemeriksaan lab meliputi :

1. Pemeriksaan darah rutin untuk memeriksa apakah ada infeksi atau tidak

2. Pemeriksaan feses untuk menentukan rotavirus atau norovirus dan bakteri atau parasite lainnya

3. Jika demam melebihi 39º C pertimbangkan untuk melakukan tes darah

Apabila Anda memiliki gejala berikut disarankan untuk segera mendapat perawatan intensif:

  • Sakit perut yang parah
  • Ditemukannya sel darah pada feses
  • Diarea lebih dari 10 hari
  • Muntah- muntah tanpa disertai dengan diare

Pengobatan Gastroenteritis

Tujuan utama dari pengobatan Gastroenteritis adalah untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Karena itu, penderita dianjurkan untuk banyak minum. Jika dehidrasi yang dialami cukup parah, penderita mungkin perlu dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan cairan melalui infus.

Langkah-langkan pengobatan untuk mengatasi gejala Gastroenteritis adalah sebagai berikut:

(1) Pemberian oralit

(2) Pemberian zinc selama 10 hari

(3) Melanjutkan pemberian ASI dan makanan

(4) Pemberian antibiotika tertentu sesuai indikasi

Pertolongan pertama yang bisa dilakukan jika terserang Gastroenteritis antara lain hindari kontak dengan penyebab terduga, pencegahan kekurangan cairan dan istirahat yang cukup.

Pencegahan Gastroenteritis

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan Gastroenteritis:

  • Rajin mencuci tangan, terutama jika ingin makan.
  • Menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
  • Membersihkan dengan baik setiap bahan makanan seperti sayur dan buah yang akan dikonsumsi.
  • Pemberian Vaksin rotavirus
    vaksin ini diberikan untuk mencegah diare karena rotavirus.
  • Jangan mengonsumsi daging yang tidak dimasak dengan matang.
  • Hindari mengonsumsi es batu yang kebersihannya tidak terjamin, karena bisa jadi air yang digunakan untuk membuat es sudah terkontaminasi oleh virus.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit