Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Gangguan Makan - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: NOV 18, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.400.364 orang

Gangguan makan adalah gangguan fisik dan mental yang ditandai dengan rasa terlalu peduli terhadap makanan dan berat badan

Kondisi ini sering sekali termasuk kondisi serius yang menyebabkan seseorang dengan gangguan makan sangat peduli dengan apapun yang mereka makan, berapa banyak berat yang mereka tambahkan, 

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Domperidone IF digunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah akibat keterlambatan proses pengosongan lambung. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Domperidone if 10mg tab 1

dan bagaimana mereka dilihat oleh orang lain daripada memperdulikan hal-hal lainnya. Misalnya, seseorang yang mengalami gangguan makan akan makan dengan porsi yang sangat sedikit atau bahkan tidak makan sama sekali. 

Orang-orang seperti ini juga akan sering terlihat melihat diri mereka sendiri di cermin. Seseorang dengan tipe gangguan makan dengan jenis yang lain mengalami gangguan makan sehingga mereka makan berlebihan atau makan secara diam-diam. 

Banyak orang yang mengalami gangguan makan menderita juga penyakit lainnya. Penyakit ini adalah penyakit yang disebabkan terutama oleh gangguan makan, disebut penyakit penyerta. 

Orang yang menderita gangguan makan biasanya juga mengalami depresi, gangguan kecemasan, dan penyalahgunaan obat.

Macam-Macam Gangguan Makan

Anorexia (disebut juga anorexia nervosa)
adalah gangguan yang terjadi pada seseorang yang ditandai dengan perilaku seseorang membuat dirinya menahan lapar karena takut mendapatkan berat badan yang berlebihan

Juka seseorang berada pada 15% di bawah berat badan normalnya dan mengalami penurunan berat badan karena tidak makan, seseorang dapat dikatakan mengalami anorexia nervosa.

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Domperidone IF digunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah akibat keterlambatan proses pengosongan lambung. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Domperidone if 10mg tab 1

Bulimia (atau sering disebut bulimia nervosa)
ditandai dengan makan yang berlebihan dan memaksakan diri untuk mengeluarkan kembali makanan tersebut seperti dengan memuntahkan, menyalahgunakan laksatif atau diuretik, menggunakan enema, atau berolahraga secara berlebihan. 

Perilaku untuk mengeluarkan kembali makanan ini sehingga tidak menambahkan kalori ke dalam tubuh sering disebut dengan “proses pembersihan”. 

Orang yang mengalami gangguan ini tidak mudah terdeteksi atau terlihat karena bentuk tubuh terlihat normal. Perilaku “pembersihan” biasanya dilakukan secara diam-diam dan sangat terbiasa dengan perilaku tersebut,

Makan dalam porsi besar (binge eating).
Orang yang mengalami gangguan ini akan terus makan meskipun sudah merasa kenyang, makan dengan cepat, dan merasa jijik pada diri sendiri, malu dan membenci diri sendiri karena gangguan yang dialaminya.

Gangguan Rumination,
merupakan perilaku memuntahkan makanan setelah dimakan, tetapi bukan disebabkan gangguan kondisi medis atau gangguan makan seperti anoreksia, bulimia atau binge-eating. 

Makanan kembali ke mulut tanpa rasa mual atau muntah dan terjadi tanpa ada keinginan. Makanan yang dimuntahkan tersebut dikunyah kembali, ditelan kembali atau dimuntahkan. 

Kondisi ini menyebabkan malnutrisi. Gangguan ini umum terjadi pada orang-orang yang memiliki gangguan kecerdasan.

Faktor Risiko Gangguan Makan

  • Stres. Memulai masa kuliah, pindah rumah, memulai pekerjaan baru atau masalah keluarga atau hubunga, dapat menyebabkan stres, yang dapat meningkatkan risiko mengalami gangguan makan.
  • Gangguan mental lainnya. Orang dengan gangguan makan biasanya pernah mengalami gangguan kecemasan, depresi atau gangguan obsesif-kompulsif (OCD)
  • Riwayat keluarga. Gangguan makan secara signifikan dapat terjadi pada orang yang memiliki orangtua atau saudara yang memiliki gangguan makan.
  • Diet dan menahan lapar. Melakukan diet merupakan salah satu faktor risiko untuk seseorang dapat mengalami gangguan makan. Menahan lapar mempengaruhi otak dan perubahan mood, pemikiran yang kaku, rasa cemas dan berkurangnya nafsu makan.

Pencegahan Gangguan Makan

  • Hindarkan anak-anak dari melihat orangtua melakukan diet. Kebiasaan makan keluarga dapat mempengaruhi hubungan antara anak-anak dengan makanan. Makan bersama dapat mengajarkan dan mendorong anak untuk makan dengan diet seimbang dan porsi yang seimbang.
  • Memeriksakan ke dokter. Pada pemeriksaan rutin anak, dokter akan mengidentifikasi adanya indikator gangguan makan pada anak. Dokter akan menanyakan kebiasaan makan anak dan bagaimana pandangan anak terhadap penampilan mereka. Pemeriksaan ini juga mengecek tinggi dan berat badan dan dibandingkan dengan body mass index (BMI).
  • Bicara dengan anak. Ada beberapa website yang memperkenalkan ide yang berbahaya, seperti anorexia adalah gaya hidup bukannya gangguan makan. Hal ini merupakan hal yang krusial dan memerlukan pembenaran mispersepsi sehingga anak dapat tercegah dari gangguan makan.
  • Penanaman dan penguatan nilai kepada anak mengenai bentuk tubuh yang sehat. Berbicara pada anak mengenai penampilan dan meyakinkan anak bahwa bentuk tubuh itu bermacam-macam. Hindari mengkritisi bentuk tubuh diri sendiri di depan anak. Pesan untuk menerima dan menghormati diri sendiri dapat membangun percaya diri anak terutama memberikan kekuatan untuk menikmati masa remaja. 

Referensi

Higuera, V. Healthline (2016). Diagnosing an Eating Disorders.

Mayo Clinic (2018). Diseases and Conditions. Eating Disorders.

NHS UK (2018). Health A-Z. Eating Disorder

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini