Anoreksia Nervosa - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: May 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 830.013 orang

Anoreksia nervosa adalah gangguan psik ologis dan gangguan makan, di mana berat badan seseorang sangat kurang jika dibandingkan dengan tinggi badan dan usia. 

Seseorang dengan anoreksia akan dengan sengaja membatasi asupan makanan mereka, umumnya karena takut menjadi gemuk, bahkan ketika indeks massa tubuh (IMT) mereka sudah rendah. Mereka juga dapat melakukan olahraga berlebihan, menggunakan obat pencahar, dan muntah untuk mengurangi berat badan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Anoreksia dapat menyebabkan komplikasi yang parah. Gangguan makan ini dilaporkan memiliki angka kematian tertinggi dari semua penyakit mental.

Apa penyebab seseorang mengalami Anoreksia Nervosa?

Penyebab pasti terjadinya anoreksia nervosa tidak diketahui. Seseorang yang menderita anoreksia mungkin memiliki pandangan negatif tentang tubuhnya sendiri. Mereka mungkin terlalu fokus menjadi "sempurna". Walaupun demikian, anoreksia nervosa diyakini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti :  

  •  Biologi

Genetika dan hormon mungkin memiliki efek pada perkembangan terjadinya anoreksia nervosa. Beberapa bukti menunjukkan adanya hubungan antara anoreksia dan serotonin, zat kimia yang diproduksi di otak.

  • Lingkungan Sekitar

Tekanan dari masyarakat untuk terlihat kurus juga dapat berkontribusi pada perkembangan terjadinya anoreksia nervosa. Gambaran mengenai tubuh sendiri yang tidak realistis dari media seperti majalah dan televisi dapat sangat mempengaruhi anak muda dan memicu keinginan untuk menjadi kurus.

  • Psikologi

Seseorang dengan gangguan obsesif-kompulsif (OCD) mungkin lebih cenderung untuk mempertahankan diet ketat dan rejimen olahraga yang berlebihan. Hal ini disebabkan karena orang-orang dengan OCD rentan mengalami obsesi dan dorongan.

Gejala Anoreksia Nervosa

Seseorang yang menderita anoreksia nervosa akan menurunkan berat badan dan mempertahankan berat badan yang sangat rendah dengan berbagai cara seperti membatasi asupan kalori, berolahraga secara berlebih, memicu muntah setelah makan atau menggunakan obat pencahar

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Selain gejala-gejala umum tersebut, beberapa gejala yang dapat muncul pada sesoerang yang menderita anoreksia nervosa meliputi :

  • ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan normal
  • kelelahan
  • insomnia
  • kulit yang kuning atau bernoda
  • rambut menipis atau rontok
  • sembelit
  • periode menstruasi yang tidak teratur
  • kulit kering
  • tekanan darah rendah

Seseorang dengan anoreksia nervosa juga dapat menunjukan perilaku seperti:

  • penarikan diri dari kegiatan sosial
  • lekas marah
  • suasana hati yang tidak baik setiap saat

Apakah Anorexia Nervosa dapat dicegah?

Tidak ada metode yang terbukti dapat mencegah anoreksia nervosa. Tetapi mengenali gejala sejak dini dapat membantu deteksi, pengobatan, dan pemulihan sejak dini. 

Jika Anda menemukan diri Anda atau orang-orang terdekat, terobsesi dengan berat badan, berolahraga berlebihan, atau tidak puas dengan penampilan mereka, Anda mungkin perlu memeriksakan diri ke dokter.

Bagaimana penanganan Anoreksia Nervosa?

Diagnosa

Menurut American Psychiatric Association's (APA's) Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders 5th Edition (DSM-5), kriteria diagnostik untuk anoreksia nervosa adalah sebagai berikut:

  • Pembatasan asupan energi relatif terhadap persyaratan yang mengarah ke berat badan yang secara signifikan rendah dalam konteks usia, jenis kelamin, tumbuh kembang, dan kesehatan fisik.
  • Ketakutan yang intens untuk menambah berat badan atau menjadi gemuk, meskipun kurus.
  • Gangguan dalam cara menilai berat badan atau bentuk tubuh. Kurang puas terhadap berat badan atau bentuk tubuh sendiri, walaupun sudah memiliki berat badan yang rendah saat ini.

Namun menurut National Eating Disorders Association (NEDA) bahkan tanpa memenuhi semua kriteria ini, seseorang yang memiliki kelainan pola makan yang serius dapat didiagnosa sebagai anoreksia nervosa.

Pengobatan

Salah satu kendala terbesar dalam pengobatan anoreksia nervosa adalah, seseorang yang menderita gangguan ini tidak menyadari bahwa mereka perlu bantuan. Banyak penderita anoreksia nervosa tidak percaya mereka memiliki masalah.  Sehingga membuat pengobatan menjadi sulit.

Tujuan utama pengobatan adalah mengembalikan berat badan ke berat badan normal dan membangun pola makan yang normal. Seorang ahli diet akan membantu Anda menentukan pola makan dengan benar. 

Dalam menjalani pengobatan, seseorang dengan anoreksia nervosa membutuhkan bantuan dari keluarga. Bagi banyak orang, anorexia nervosa adalah tantangan seumur hidup.

Beberapa cara pengobatan yang dapat dilakukan untuk menangani pasien anoreksia nervosa meliputi :

  • Psikoterapi

Konseling termasuk terapi perilaku kognitif (CBT), yang berfokus pada mengubah cara orang berpikir dan berperilaku.

  • Obat

Tidak ada obat khusus, tetapi suplemen gizi mungkin diperlukan, dan dokter mungkin meresepkan obat untuk mengendalikan kecemasan, gangguan obsesif-kompulsif (OCD), atau depresi. Obat golongan SSRI seringkali dibutuhkan untuk mengatasi gangguan anoreksia nervosa.

  • Rawat inap

Rawat inap mungkin diperlukan jika ada penurunan berat badan drastis atau gizi buruk, penolakan makan yang terus-menerus, atau keadaan darurat psikiatris.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit