Tangan Mati Rasa - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 13, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 287.438 orang

Mati rasa di tangan dan jari adalah sensasi abnormal yang disebabkan oleh perubahan fungsi saraf sensorik. Nama lain untuk kondisi ini termasuk mati rasa di jari dan kesemutan di jari.

Apa yang menyebabkan mati rasa pada tangan?

Sensasi atau rasa dibawa ke otak melalui neuron di sumsum tulang belakang. Jika suplai darah ke saraf terbatas atau saraf mengalami kerusakan, hal tersebut dapat menyebabkan sensasi tersebut tidak sampai ke tangan atau jari Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Kehilangan darah secara permanen, juga dikenal sebagai iskemia yang dapat mengakibatkan kerusakan saraf yang permanen. Saraf di jari-jari dapat rusak ketika suplai darah menurun dari waktu ke waktu, seperti pada penderita diabetes.

Namun, mendiagnosis mati rasa di tangan bukanlah suatu proses yang mudah. Hal ini karena kerusakan saraf memiliki berbagai macam penyebab. Anda harus menerima diagnosis dari dokter untuk membantu menentukan penyebab dan mendapatkan pengobatan yang tepat.

Kondisi apa yang berkaitan dengan mati rasa di tangan?

Berbagai kondisi di bawah ini memiliki hubungan dengan mati rasa di tangan.

Gangguan saraf

  • Multiple sclerosis (MS)
  • Radiculopathy, yaitu rasa sakit yang dimulai dari tulang belakang leher, atau leher
  • Gangguan otak / sumsum tulang belakang
  • Kompresi saraf
  • Neuralgia, atau kerusakan saraf yang parah
  • Neuropati perifer, atau kesemutan pada tangan dan kaki yang mungkin disebabkan oleh diabetes
  • Cedera pleksus brakialis, jenis cedera tulang belakang yang dapat menyebabkan kerusakan saraf di punggung, lengan, dan tangan dan dapat terjadi karena cedera berolahraga atau berkendara

Penyakit autoimun

  • HIV atau AIDS
  • Sindrom Guillain-Barré, di mana tubuh Anda menyerang sarafnya sendiri
  • Sindrom Sjögren, yang biasanya menyertai gangguan autoimun lain dan gejala yang paling menonjol yaitu mata dan mulut kering

Kekurangan gizi

  • Defisiensi vitamin B umum
  • Beri-beri
  • Defisiensi vitamin B-1
  • Anemia pernisiosa, yang terjadi ketika tubuh Anda tidak dapat menyerap vitamin B-12

Penyakit bakteri

  • Penyakit Lyme
  • Kusta
  • Rabies

Penyebab lainnya

  • Alkoholisme
  • Amiloidosis, suatu kondisi langka di mana protein abnormal menumpuk di organ Anda
  • Kegelisahan
  • Radang sendi
  • Sindrom terowongan karpal
  • Kemoterapi
  • Fibromyalgia
  • Frostbite
  • Migrain
  • Fenomena Raynaud, yang menyebabkan mati rasa dan dingin pada jari dan kaki dan terjadi ketika Anda terpapar stres, suhu dingin, atau gerakan berulang
  • Gigitan ular
  • Stroke
  • Trauma
  • Pajanan atau keracunan racun, seperti keracunan timbal
  • Diabetes
  • Vaskulitis, atau peradangan pembuluh darah
  • Whiplash atau cedera lecutan (kondisi cedera pada leher)

Bagaimana mendiagnosis mati rasa di tangan?

Mengingat beberapa kemungkinan penyebab mati rasa di tangan, dokter Anda perlu mendiagnosis penyebab kronis dari mati rasa di tangan. Pertama, dokter akan menanyakan riwayat medis Anda secara lengkap. Pemeriksaan fisik juga akan dilakukan untuk membuat diagnosis yang tepat.

Penting untuk jujur dengan dokter Anda mengenai kebiasaan gaya hidup yang Anda lakukan yang dapat berkontribusi pada gejala yang Anda alami, seperti penyalahgunaan alkohol. Hal ini dapat membantu dokter Anda menentukan pemeriksaan mana yang harus dilakukan untuk membuat diagnosis yang lebih akurat.

Kemungkinan pemeriksaan yang diperlukan meliputi:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01
  • Tes darah
  • Tes kecepatan konduksi saraf
  • Electromyography (EMG), tes yang mengukur aktivitas antara saraf dan otot Anda
  • Pemeriksaan pencitraan, seperti sinar-X atau pemindaian MRI
  • Biopsi saraf
  • Lumbar puncture, yang paling sering digunakan dalam mendiagnosis gangguan neurologis

Tergantung pada hasil pemeriksaan di atas, dokter Anda mungkin akan merujuk Anda ke beberapa spesialis. Jika diduga ada kondisi medis yang menyebabkan mati rasa di tangan, Anda mungkin perlu mengunjungi spesialis:

  • Spesialis saraf
  • Penasihat gizi
  • Spesialis manajemen nyeri
  • Terapis fisik atau okupasi
  • Spesialis reumatologi

Pengobatan apa yang tersedia untuk mengobati mati rasa di tangan?

Pengobatan akan tergantung pada penyebab yang mendasarinya dan pengobatan tersebut bertujuan untuk meredakan gejala. Pengobatan melibatkan kombinasi pengobatan konvensional dan pengobatan rumahan.

Setelah penyebab yang mendasarinya ditemukan dan diobati, dokter Anda dapat merujuk Anda ke terapi fisik untuk membantu meringankan gejala.

Obat-obatan biasanya tidak digunakan untuk mengobati mati rasa di tangan. Obat Kortikosteroid dapat mengurangi gejala sementara, tetapi pengobatan ini hanya dapat digunakan dalam jangka pendek.

Setelah dokter Anda menentukan akar penyebab mati rasa di tangan, maka Anda mungkin dapat minum obat khusus untuk mengatasi kondisi tersebut. Misalnya, jika diabetes adalah penyebab yang dicurigai, maka Anda mungkin akan menggunakan obat insulin. Mati rasa di tangan Anda seiring waktu dapat membaik setelah kondisi yang mendasarinya ditangani.

Pengobatan di rumah

Ketika dikombinasikan dengan terapi konvensional, pengobatan rumahan juga dapat memberikan manfaat untuk mati rasa di tangan. Menerapkan kompres hangat ke tangan dapat membantu merangsang aliran darah dan aktivitas saraf. Peregangan secara teratur juga dapat merangsang aliran darah Anda.

Kapan Anda harus menghubungi dokter?

Penting untuk mengkonsultasikan ke dokter Anda jika mati rasa tersebut terus berlanjut atau memburuk dan menyebar ke bagian tubuh yang lain. Gejala yang terus menerus di satu tangan juga bisa menunjukkan masalah medis yang mendasarinya.

Sebaiknya Anda konsultasikan kondisi tersebut secepatnya ke dokter karena hal tersebut dapat membantu mencegah kerusakan saraf yang permanen, dan tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Anda juga dapat segera menghubungi dokter jika mati rasa di jari tidak hilang dan disertai dengan gejala-gejala lain, seperti:

  • Kelemahan
  • Rasa nyeri
  • Depresi
  • Pusing
  • Kehilangan penglihatan
  • Ruam
  • Bicara cadel
  • Kejang
  • Sakit kepala yang parah

Anda juga harus mengunjungi dokter jika Anda melihat ada luka bakar atau cedera akibat mati rasa di tangan. Kecelakaan seperti itu dapat terjadi karena Anda kehilangan sensasi di tangan Anda yang dapat menyebabkan Anda terluka tanpa Anda sadari.

Hubungi rumah sakit atau pelayanan kesehatan terdekat jika Anda merasa mengalami cedera yang parah.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit