Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA

Ponstan - Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: OCT 13, 2019 Tinjau pada OCT 13, 2019 Waktu baca: 6 menit
Telah dibaca 1.441.846 orang

Ponstan adalah obat yang digunakan sebagai pereda nyeri ringan sampai sedang seperti sakit gigi, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, nyeri setelah operasi, dan juga nyeri haid. Obat Ponstan mengandung asam mefenamat, obat yang termasuk nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID).Berikut ini adalah informasi lengkap obat ponstan yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik

pfizer

golongan

harus dengan resep dokter

kemasan

Ponstan dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • dos 100 kapsul 250 mg
  • 100 tablet 500 mg
  • botol 60 ml suspensi

kandungan

tiap kemasan obat Ponstan mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • asam mefenamat (mefenamic acid) 250 mg / kapsul
  • asam mefenamat 500 mg / tablet
  • asam mefenamat 50 mg / 5 ml sirup

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Asam mefenamat bekerja dengan cara menghambat kerja enzim siklooksigenase (COX). Enzim ini berfungsi untuk membantu pembentukan prostaglandin saat terjadinya luka. Peningkatan prostaglandin dapat menyebabkan rasa sakit dan peradangan. Dengan menghalangi kerja enzim siklooksigenase, prostaglandin lebih sedikit diproduksi, yang berarti rasa sakit dan peradangan akan mereda. Namun, obat ini tidak selektif untuk menghentikan peradangan, sehingga memiliki efek samping yaitu memicu produksi asam lambung.

Indikasi

Berikut ini adalah beberapa kegunaan obat Ponstan (asam mefenamat) :

  • Kegunaan obat Ponstan (asam mefenamat) adalah untuk mengobati nyeri ringan sampai sedang pada sakit kepala, sakit telinga, nyeri otot, nyeri sendi, demam, nyeri setelah operasi, termasuk sebagai obat nyeri haid, dan kadang-kadang digunakan untuk mencegah migrain berkaitan dengan menstruasi (pengobatan dalam jangka pendek, tidak lebih dari 7 hari). (Baca juga penjelasan lengkap nyeri sendi)
  • Selain itu, fungsi obat Ponstan adalah sebagai obat sakit gigi/pereda nyeri setelah cabut gigi yang relatif paling sering digunakan. Bahkan dikenal sebagai salah satu obat sakit gigi paling ampuh di apotik. (Sakit gigi, penyebab, pencegahan, dan cara mengobatinya).
  • Ada bukti yang mendukung penggunaan obat-obat yang mengandung asam mefenamat untuk perimenstrual migraine headache prophylaxis, pengobatan dimulai 2 hari sebelum timbulnya menstruasi dilanjutkan selama terjadinya menstruasi. (Baca juga nyeri haid dan indikasi adanya penyakit lain)
  • Asam mefenamat juga dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit yang pada penyakit asam urat

Kontra indikasi

  • jangan menggunakan Ponstan untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap  asam mefenamat, aspirin atau NSAID lainnya (misalnya, ibuprofen, celecoxib)
  • pasien yang akan atau telah menjalani operasi by-pass jantung sebaiknya jangan menggunakan obat-obat yang mengandung asam mefenamat seperti obat ini.
  • Dikontraindikasikan juga untuk pasien yang memiliki masalah ginjal, hati, pasien yang menderita asma, urtikaria, atau radang / tukak pada lambung atau usus
  • pasien yang sedang hamil terutama di 3 bulan terakhir, sebaiknya tidak menggunakan obat ini.

Efek Samping Ponstan

Berikut adalah beberapa efek samping Ponstan (asam mefenamat) yang umum terjadi :

  • Efek samping yang relatif ringan seperti sakit kepala, gugup dan muntah
  • Efek samping yang serius dapat berupa diare, hematemesis (muntah darah), hematuria (darah dalam urin), penglihatan kabur, ruam kulit, gatal dan bengkak, sakit tenggorokan dan demam
  • Pada tahun 2008 label pada kemasan obat ini di USA telah diperbarui dengan peringatan tentang resiko asam mefenamat pada kehamilan.
  • NSAID termasuk Ponstan (asam mefenamat) dapat menyebabkan peningkatan resiko infark miokardial dan stroke yang bisa berakibat fatal. Resiko ini dapat meningkat jika obat digunakan dalam jangka waktu lama
  • NSAID termasuk Ponstan (asam mefenamat) menyebabkan gangguan pada saluran gastrointestinal misalnya : perdarahan, ulserasi, dan perforasi lambung atau usus yang bisa berakibat fatal. jika pemakaian dalam dosis tinggi atau untuk waktu yang lama, merokok, atau minum alkohol, meski digunakan bersama makanan tidak akan mengurangi efek samping ini.
  • gangguan berat pada organ hati seperti penyakit kuning dan hepatitis, juga dilaporkan terjadi akibat pemakaian obat-obat yang termasuk NSAID. Jika tes hati yang abnormal menetap atau memburuk, jika tanda-tanda dan gejala yang konsisten dengan penyakit hati klinis terjadi, atau jika manifestasi sistemik terjadi (misalnya : eosinofilia, ruam, dan lain - lain), pemakaian obat ini harus dihentikan.
  • Anemia juga dilaporkan terjadi pada pasien yang menggunakan obat-obat yang termasuk NSAID. Pasien pada pengobatan jangka panjang, kadar hemoglobin dan hematokrit harus diperiksa jika mereka menunjukkan tanda-tanda gejala anemia.
  • Reaksi dermatologis seperti dermatitis eksfoliatif, sindrom Stevens-Johnson, dan nekrolisis epidermal toksik, yang dapat berakibat fatal, dapat terjadi selama pemakaian obat-obat NSAID. Pengobatan harus dihentikan jika tanda - tanda seperti ruam atau hipersensitivitas muncul.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan obat ponstan adalah sebagai berikut :

  • Ponstan (asam mefenamat) sebaiknya dipakai setelah makan atau bersama makanan
  • Jangan menggunakan Ponstan (asam mefenamat) pada pasien yang memiliki fungsi hati dan ginjal yang buruk, sedang atau pernah memiliki sakit jantung
  • Jika pasien menderita hipertensi tekanan darah harus dipantau selama pengobatan
  • Karena NSAID dapat menyebabkan retensi cairan dan edema, perhatian harus diberikan pada pasien dengan gagal jantung atau yang sudah pernah mengalami retensi cairan
  • Pasien harus cukup terhidrasi (cukup cairan) sebelum menggunakan Ponstan (asam mefenamat)
  • Ponstan (asam mefenamat) dapat menyebabkan pusing atau mengantuk, yang akan lebih buruk jika pasien juga mengkonsumsi alkohol. Jangan mengemudi atau menyalakan mesin selama pemakaian obat ini
  • Keamanan dan kemanjuran pada anak-anak < 14 tahun belum diketahui
  • Penggunaan pada pasien lanjut usia harus lebih hati-hati karena mereka lebih sensitif terhadap efek obat ini, terutama perdarahan perut dan masalah ginjal
  • Obat-obat dengan kandungan asam mefenamat, diketahui ikut diekskresikan ke dalam air susu ibu (ASI). Ibu menyusui sebaiknya Jangan menggunakan obat ini atau diberikan jarak yang cukup jika obat ini memang sangat dibutuhkan.

Penggunaan obat Ponstan untuk ibu hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Asam mefenamat (mefenamic acid) kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran aman atau tidaknya penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung Asam mefenamat untuk ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

KATEGORI D saat trisemester ketiga atau menjelang persalinan

Interaksi obat

Obat yang mengandung asam mefenamat berinteraksi dengan obat-obat berikut :

  • Antikoagulan (misalnya, warfarin), aspirin, kortikosteroid (misalnya prednisone), heparin, atau selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) (misalnya, fluoxetine) karena obat - obat ini meningkatkan resiko perdarahan lambung
  • Magnesium hidroksida (misalnya, antasida) atau probenesid karena obat - obat ini meningkatkan efek samping Ponstan (asam mefenamat)
  • Siklosporin, lithium, methotrexate, kuinolon (misalnya, ciprofloxacin), atau sulfonilurea (misalnya, glipizide) karena efek samping obat - obat ini meningkat jika diberikan bersamaan dengan Ponstan (asam mefenamat)
  • Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor  (misalnya, enalapril) atau diuretik (misalnya, furosemide, hydrochlorothiazide) karena efektivitas obat - obat ini menurun jika diberikan bersama Ponstan (asam mefenamat)

Dosis Ponstan

Obat Ponstan (asam mefenamat) diberikan dengan dosis :

  • Dosis lazim dewasa untuk Nyeri : 500 mg secara oral selanjutnya 250 mg setiap 6 jam sesuai kebutuhan, tidak melebihi 7 hari
  • Dosis lazim dewasa untuk Dismenore : 500 mg secara oral selanjutnya 250 mg setiap 6 jam dimulai saat timbulnya menstruasi
  • Dosis lazim Pediatric untuk Nyeri : 14 - 18 tahun : 500 mg secara oral diikuti oleh 250 mg setiap 6 jam sesuai kebutuhan, tidak melebihi 7 hari
  • Penyesuaian dosis : dosis yang lebih rendah harus dipertimbangkan pada orang tua, ibu hamil, menyusui, gangguan hati atau ginjal parah

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Ponstan (asam mefenamat) harus sesuai dengan yang dianjurkan.

 


Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp