Kombucha: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Mei 16, 2019 Update terakhir: Jan 20, 2020 Waktu baca: 2 menit

Mengenai Kombucha

Golongan: jual bebas

Kemasan: botol dan jar (teh), kapsul, tablet

Kandungan: alkohol, vinegar (cuka), vitamin B, kafein, gula

Manfaat Kombucha

Kombucha memiliki aktivitas antioksidan yang bisa mencegah kanker. Selain itu, Kombucha juga bisa membantu mengatasi hilang ingatan, PMS (Premenstrual Syndrome), penuaan, tidak nafsu makan, menurunkan tekanan darah tinggi, memperkuat sistem imun dan sistem metabolisme.

Kombucha juga bisa mengatasi konstipasi atau sembelit, arthritis atau radang sendi, merangsang pertumbuhan rambut, dan bisa dioleskan ke kulit untuk meredakan rasa sakit.

Iklan dari HonestDocs
Beli L-BIO 30 SACH via HonestDocs

Berfungsi melindungi sistem pencernaan & memperbaiki fungsi normal saluran pencernaan saat diare, konstipasi, dan penggunaan antibiotika jangka panjang pada bayi, anak-anak ataupun dewasa. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Namun, manfaat Kombucha atau teh Kombucha memerlukan penelitian dan bukti lebih lanjut terkait efektivitas manfaat Kombucha.

Efek samping Kombucha

Kombucha sebenarnya aman dikonsumsi oleh sebagian besar orang dewasa. Namun, apabila produk Kombucha terkontaminasi oleh jamur khususnya Aspergillus sp. dan bakteri Anthrax sp., maka akan menimbulkan beberapa efek samping bila dikonsumsi.

Efek samping mengonsumsi Kombucha yang terkontaminasi antara lain : infeksi yang disebabkan oleh yeast (ragi), masalah pada perut, perut menjadi tidak nyaman, reaksi alergi, kulit menjadi kuning (jaundice), mual, muntah, sakit di sekitar kepala dan leher, serta dapat menyebabkan kematian.  

Dosis Kombucha

Dosis penggunaan Kombucha dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti umur, kesehatan, dan kondisi lainnya. Belum ada petunjuk dosis yang tepat untuk mengonsumsi Kombucha, maka sebaiknya Anda mengikuti saran dan resep dari dokter atau apoteker mengenai penggunaan tanaman herbal ini mengingat produk herbal tidak sepenuhnya aman dan tetap memiliki efek samping.

Interaksi Kombucha

Kombucha dapat berinteraksi dengan Disulfiram (Antabuse). Teh Kombucha mengandung alkohol dan tubuh akan memecah alkohol untuk menghilangkan efek buruk dari alkohol tersebut.

Sedangkan Disulfiram (Antabuse) dapat menurunkan proses pemecahan alkohol dalam tubuh. Bila Anda mengonsumsi Disulfiram (Antabuse) bersamaan dengan teh Kombucha, maka akan menyebabkan sakit kepala, muntah, dada berdebar – debar, dan reaksi yang tidak enak lainnya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Domperidone IF digunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah akibat keterlambatan proses pengosongan lambung. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Domperidone if 10mg tab 1

Maka, jangan mengonsumsi alkohol dalam bentuk apapun bila Anda sedang mengonsumsi  Disulfiram (Antabuse).

Perhatian

Kombucha tidak aman dikonsumsi oleh orang yang memiliki sistem imun lemah, contohnya pada orang yang menderita HIV/AIDS. Orang yang menderita HIV/AIDS lebih besar kemungkinannya terkena infeksi mikroorganisme.

 Bila teh Kombucha disiapkan dalam botol atau jar berlapis timbal, maka keracunan timbal juga mungkin terjadi.

Bagi ibu hamil dan menyusui, belum ada penelitian yang menyatakan aman untuk mengonsumsi Kombucha. Sebaiknya ibu hamil dan menyusui tidak mengonsumsi Kombucha terlebih dahulu.

Bagi pecandu alkohol, Kombucha juga mengandung alkohol. Bila Anda memiliki masalah dalam minum alkohol, sebaiknya menghindari konsumsi Kombucha.

Bagi penderita diabetes, Kombucha dapat mempengaruhi kadar gula darah Anda. Sebaiknya Anda selalu rutin memantau kadar gula darah Anda bila Anda menderita diabetes dan mengonsumsi Kombucha.

Bagi penderita diare dan IBS (Irritable Bowel Syndrome) atau sindrom iritasi usus besar, Kombucha mengandung kafein. Kafein yang terkandung dalam Kombucha terlebih lagi bila dalam jumlah besar, akan memperparah diare dan gejala IBS Anda.

Bagi pasien yang akan menjalani operasi, sebaiknya tidak mengonsumsi Kombucha selama minimal 2 minggu sebelum jadwal operasi. Hal ini menjadi penting karena konsumsi Kombucha dapat mempengaruhi kadar gula darah dan dapat mengganggu kestabilan kadar gula darah selama dan setelah operasi.

Bagi Anda yang memiliki sistem imun lemah, jangan mengonsumsi Kombucha terlebih bagi Anda yang mengidap HIV/AIDS, karena Kombucha dapat mendukung pertumbuhan bakteri dan jamur sehingga bisa menyebabkan infeksi serius.


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
10 Potential Benefits of Kombucha. Everyday Health. (https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/potential-benefits-kombucha/)
Dufresne, C. & Farnworth, E.. (2000). Tea, Kombucha, and health: A review. Food Research International - FOOD RES INT. 33. 409-421. 10.1016/S0963-9969(00)00067-3.. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/248425525_Tea_Kombucha_and_health_A_review)
Kombucha: Benefits and risks. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/319630)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Buka di app