Infection Exposure Questions Pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Obat

Kenali Infection Exposure Questions lebih lanjut. Baca informasi penyebab, gejala, pengobatan, hingga diskusi dari pengguna HonestDocs. Klik di sini!
Dipublish tanggal: Jul 24, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Infection Exposure Questions Pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Obat

Topik ini mencakup informasi tentang penularan infeksi umum. Mencakup juga durasi waktu untuk tidak masuk sekolah atau penitipan anak.

1. Masa inkubasi

Waktu yang diperlukan untuk mulai mengalami gejala setelah kontak dengan infeksi.

2. Periode Menular

Waktu di mana penyakit anak yang sakit dapat menyebar ke orang lain. Terkadang, anak-anak dapat kembali ke sekolah sebelum periode ini berakhir.

3. Infeksi yang tidak dapat menyebar ke orang lain

Banyak infeksi bakteri yang umum tidak menyebar ke orang lain. Contohnya adalah infeksi telinga, sinus, kandung kemih, atau ginjal. Pneumonia juga tidak bisa ditularkan ke orang lain. 

Penyakit menular seksual biasanya tidak menular ke anak-anak. Tapi, mereka bisa menyebar jika ada kontak seksual atau mandi bersama.

Infeksi Kulit/Ruam

Cacar air

10-21

2 hari sebelum ruam muncul hingga lukanya berkerak

Fifth disease (Erythema infectiosum)

4-14

7 hari sebelum ruam hingga ruam benar-benar muncul

Hand, foot, and mouth disease (HFMD)

3-6

Onset ruam sampai demam hilang. Jika muncul lepuh yang melebar, ruam kembali setelah lepuh mengering (6-7 hari)

Impetigo

2-5

Onset luka hingga 24 jam setelah menggunakan antibiotik

Kutu

7

Onset gatal hingga satu kali perawatan

Campak

8-12

4 hari sebelum ruam sampai 4 hari setelah ruam muncul

Roseola

9-10

Onset demam sampai ruam menghilang (2 hari)

Campak Rubella

14-21

7 hari sebelum ruam hingga 5 hari setelah ruam muncul

Kudis

30-45

Onset ruam hingga satu kali perawatan

Demam Scarlet/Scarlatina

3-6

Onset demam atau ruam sampai 24 jam setelah menggunakan antibiotik

Cacar api (menular bagi cacar air)

14-16

Onset ruam hingga lukanya berkerak (7 hari) (Catatan: Tidak perlu diisolasi jika lukanya ditutup)

Kutil

30-180

Minim penularan

Infeksi pernapasan

Bronkitis

4-6

Onset batuk hingga 7 hari

Pilek

2-5

Onset hidung berair hingga demam hilang

Pilek disertai luka (herpes)

2-12

Catatan kaki 1

Batuk (virus)  atau croup (virus)

2-5

Onset batuk hingga demam hilang

Difteri

2-5

Onset sakit tenggorokan hingga 4 hari setelah menggunakan antibiotik

Influenza

1-2

Onset gejala flu hingga demam hilang

Sakit tenggorokan, strep

2-5

Onset sakit tenggorokan hingga 24 jam setelah menggunakan antibiotik

Sakit tenggorokan, virus

2-5

Onset sakit tenggorokan hingga demam hilang

Tuberculosis

6-24 bulan

Hingga 2 minggu setelah menggunakan obat (Catatan: Kebanyakan anak dengan TB tidak dapat menularkan gejala)

Batuk rejan

7-10

Onset hidung berair hingga 5 hari setelah menggunakan antibiotik

Infeksi pencernaan

Diare, bakteri

1-5

Catatan kaki 2 untuk Pencegahan Diare

Diare, giardiasis

7-28

Catatan kaki 2 untuk Pencegahan Diare

Diare, setelah melakukan perjalanan

1-6

Catatan kaki 2 untuk Pencegahan Diare

Diare, virus (Rotavirus)

1-3

Catatan kaki 2 untuk Pencegahan Diare

Hepatitis A

14-50

2 minggu sebelum sakit kuning muncul hingga sakit kuning sembuh

Cacing kremi

21-28

Minim penularan, tidak perlu tinggal di rumah

Muntah, virus

2-5

Sampai berhenti muntah

Infeksi Lain

Infeksi mononukleosis 

30-50

Onset demam hingga demam hilang (7 hari)

Meningitis, bakteri

2-10

7 hari sebelum gejala sampai 24 jam setelah menggunakan antibiotik IV di rumah sakit

Meningitis, virus

3-6

Onset gejala dan berlangsung selama 1-2 minggu

Gondok

12-25

5 hari sebelum bengkak sampai bengkak hilang (7 hari)

Mata merah tanpa nanah (virus)

1-5

Infeksi ringan, tidak perlu tinggal di rumah

Mata merah disertai nanah (bakteri)

2-7

Onset nanah hingga satu hari setelah menggunakan tetes mata antibiotik

Catatan

1. Herpes

Kurang dari 6 tahun, menular sampai herpes kering (4-5 hari). Tidak perlu isolasi jika luka ada pada bagian tubuh yang bisa ditutupi. Jika usianya lebih dari 6 tahun, tidak perlu isolasi jika tidak mencapai tahap menyentuh, menggaruk luka.

2. Pencegahan Diare

Menular hingga feses terbentuk. Tetap di rumah sampai demam hilang, diare ringan, darah dan lendir hilang, dan anak yang telah melakukan toilet training dapat mengendalikan tinja yang longgar. 

Bakteri Shigella dan E-coli 0157 membutuhkan tindakan pencegahan tambahan. Konsultasikan dengan penyedia penitipan anak mengenai aturan kehadiran.


2 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Infectious illnesses in children. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/infectious-illnesses-children/)
Signs and symptoms in children with a serious infection: a qualitative study. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1215482/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app