Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

Kenali Hepatitis A dari Penyebab,Gejala,dan Pengobatannya

Update terakhir: SEP 18, 2019 Tinjau pada SEP 18, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.633.010 orang

Pastinya Anda sering sekali mendengar tentang penyakit hepatitis. Penyakit hepatitis merupakan urutan pertama dari berbagai penyakit hati diseluruh dunia. Penyakit ini sangat berbahaya bagi kehidupan karena penyakit hepatitis ataupun gejala-gejalanya bertanggung jawab atas 1-2 juta kematian setiap tahunnya.

Seperti yang Anda ketahui hampir semua kasus hepatitis disebabkan oleh virus, seperti hepatitis virus A (HAV), hepatitis virus B (HBV), dan hepatitis virus C (HCV), virus hepatitis B berhubungan dengan virus hepatitis D dan hepatitis E. Hepatitis A merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis tipe A dan menyerang sel-sel hati manusia.

Insiden hepatitis yang terus meningkat semakin menjadi masalah kesehatan masyarakat. Penyakit ini menjadi penting karena mudah ditularkan, memiliki morbiditas yang tinggi. Pentingnya mengetahui penyebab hepatitis karena apabila ada anggota keluarga menderita penyakit yang sama, supaya anggota keluarga siap menghadapi resiko terburuk dari penyakit hepatitis beserta komplikasinya sehingga penderita mampu menyiapkan diri dengan pencegahan dan pengobatan. Untuk itu artikel dibawah ini akan membahas lebih lanjut tentang penyakit hepatitis khususnya  mengenai hepatitis A. Selamat membaca.

Apa sih Hepatitis A itu?

Hepatitis A merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis A yang disebarkan oleh kotoran tinja, biasanya melalui makanan, bukan melalui aktivitas seksual atau melalui darah. Hepatitis A merupakan penyakit hepatitis yang paling ringan dibanding hepatitis jenis lain. Sementara hepatitis B dan C disebarkan melalui media darah dan aktivitas seksual dan lebih berbahaya dibanding hepatitis A. 

Penyakit hepatitis A bersifat self-limiting atau dapat sembuh dengan sendirinya dan tidak meninggalkan komplikasi permanen pada hati. Dengan perawatan yang baik, penderita dapat kembali pulih seperti sediakala.

Virus Hepatitis A (HAV) merupakan virus hepatitis yang sangat mudah menular, terutama melalui makanan dan air yang terkontaminasi oleh tinja orang yang terinfeksi. Kebersihan yang buruk pada saat menyiapkan dan menyantap makanan memudahkan penularan virus ini. Karena itu, penyakit ini umumnya hanya berjangkit di masyarakat yang kesadaran kebersihannya rendah.

Penyebab Terjadinya Penyakit Hepatitis A

Penyebab Hepatitis A

Penyakit hepatitis A disebabkan oleh virus yang disebarkan melalui feses atau tinja manusia yang diakibatkan kesalahan dalam mengkonsumsi suatu jenis makanan dan minuman. Virus hepatitis A penyebarannya melalui pembuangan limbah manusia yang dilatar belakangi oleh keadaan lingkungan dan sanitasi yang kurang baik dan bersih. Hepatitis A ini masih tergolong jenis hepatitis yang ringan dan dapat disembuhkan dengan pemberian vaksinasi, lamanya penyakit ini umumnya berlangsung 2-6 minggu.

Hepatitis A biasanya ditularkan melalui virus dari orang yang terinfeksi  oleh orang lain melalui beberapa hal sebagai berikut:

  • Makan makanan tercemar
  • Minum dari air yang tercemar
  • Menyentuh barang, seprai dan handuk yang dikotori tinja dari orang yang dapat menularkan penyakit hepatitis A
  •  Bekerja di area yang berhubungan dengan kotoran, misalnya selokan.
  • Hubungan langsung termasuk berhubungan seksual khususnya seks anal dengan orang yang terinfeksi

Tanda dan Gejala Hepatitis A

Berikut tanda dan gejala- gejala yang biasa muncul pada penderita penyakit  Hepatitis A yaitu:

  • Penderita cepat merasa lelah
  • Mual dan muntah
  • Nyeri perut atau rasa tidak nyaman, terutama di daerah hati
  • Kehilangan nafsu makan
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Urin berwarna gelap
  • Nyeri otot dan sendi
  • Diare
  • Menguningnya kulit dan mata (jaundice)

Pencegahan Penyakit Hepatitis A

Perilaku hidup bersih atau pola hidup sehat seperti mencuci tangan pakai sabun sebelum makan dan sesudah dari toilet adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi diri terhadap virus Hepatitis A.

Selain itu perlu diperhatikan kebersihan lingkungan sanitasi, pemakaian air bersih, pembuangan tinja yang memenuhi syarat kesehatan, pembuatan sumur yang memenuhi standar, mencegah makanan terkena lalat, mencuci bahan makanan dan minuman sebelum dikonsumsi, merupakan tindakan penting untuk mengurangi risiko penularan dari individu yang terinfeksi. Pemberian vaksinasi hepatitis A juga penting diberikan untuk mencegah penularan penyakit ini.

Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala-gejala seperti yang telah disebutkan diatas, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan tindakan yang tepat. Penting juga untuk Anda memulai pola hidup sehat untuk mencegah terkena atau tertular penyakit hepatitis A. 

Pengobatan Penyakit Hepatitis A

Tidak ada pengobatan yang spesifik untuk Hepatitis A, sebab infeksinya sendiri biasanya akan sembuh dalam 1-2 bulan.  Namun, biasanya dokter mungkin akan meresepkan obat untuk meringankan gejala-gejala yang dialami penderitanya. 

Penanganannya meliputi mengonsumsi obat pereda demam, sakit, mual, muntah dan lain-lain. Serta pemberian nutrisi yang baik juga penting untuk mengembalikan nafsu makan penderita hepatitis A. 

Organ hati juga perlu dibiarkan untuk beristirahat misalnya dengan tidak mengonsumsi minuman keras dan berhati-hati dengan obat-obat yang bisa berdampak pada hati.


Referensi

Baby Center (2018). The hepatitis A vaccine.

Bennington-Castro, J. Everyday Health (2015). What Is Hepatitis A?

Centers for Disease Control and Prevention (2016). Hepatitis A VIS.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit