Kesehatan Anak

Penyebab Demam Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Mei 18, 2020 Tinjau pada Mei 22, 2019 Waktu baca: 4 menit
Penyebab Demam Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Demam adalah gejala yang sering dialami oleh anak-anak. Sebagian besar demam pada anak atau bayi bukanlah suatu kondisi yang serius atau berbahaya. Penyebab demam pada anak yang paling sering adalah infeksi virus seperti common cold, influenza (batuk pilek) dan infeksi virus lainnya.

Sebagai orang tua demam pada anak ini bisa sangat mengkhawatirkan. Namun, sebenarnya sangat umum dan sering demam itu akan hilang dan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Cara cepat dan mudah untuk mengetahui apakah anak Anda mengalami demam adalah dengan mengukur suhu tubuhnya dengan menggunakan termometer. Dikatakan demam jika suhu tubuh anak diatas 37,5° C.

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Nutrisi esensial bagi kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama 1000 hari pertama kehidupan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Ada banyak cara sederhana yang dapat orang tua lakukan di rumah sebagai pertolongan pertama untuk mengatasi demam, antara lain memberi bayi atau anak yang demam minum yang banyak baik itu ASI ataupun air putih, obat penurun panas, dan lain-lain yang nanti akan kita bahas lebih lanjut.

Berbagai Penyebab Demam Pada Anak

Sebagain besar demam disebabkan oleh infeksi atau penyakit lainnya. Demam itu sendiri sebenarnya berguna untuk membantu tubuh melawan infeksi dengan merangsang sistem kekebalan tubuh (pertahanan alami tubuh terhadap infeksi dan penyakit). Dengan meningkatnya suhu tubuh, maka akan membuat bakteri dan virus menjadi susah untuk bertahan hidup dalam tubuh manusia.

Secara garis besar penyakit infeksi penyebab demam pada anak antara lain:

Infeksi Virus

Infeksi virus merupakan penyebab demam terbanyak, virus ini menyebabkan banyak penyakit seperti pilek, batuk, flu, diare, dll, namun terkadang infeksi virus dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius.

Infeksi Bakteri

Lebih jarang dibanding infeksi virus tetapi juga dapat menyebabkan demam dan biasanya lebih serius. Contoh penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri antara lain: pneumonia, infeksi saluran kencing (ISK), septikemia dan meningitis.

Berikut Berbagai Penyakit yang Menyebabkan Demam:

  • Infeksi Saluran Pernafasan Atas
  • Infeksi telinga
  • Roseola infantum (infeksi virus yang menyebabkan demam dan ruam)
  • Radang amandel
  • Infeksi Saluran Kencing (ISK)
  • Cacar air
  • Batuk rejan
  • Diare
  • Demam Tifoid (penyakit tipes)
  • Demam Berdarah
  • Infeksi Saluran Pernafasan Atas
  • Infeksi telinga
  • Roseola infantum (infeksi virus yang menyebabkan demam dan ruam)
  • Radang amandel
  • Infeksi Saluran Kencing (ISK)
  • Cacar air
  • Batuk rejan
  • Diare
  • Demam Tifoid (penyakit tipes)
  • Demam Berdarah

Terkadang, demam tinggi pada anak-anak disebabkan oleh penyakit infeksi bakteri yang serius seperti:

  • Meningitis - infeksi meninges (selaput pelindung yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang)
  • Septicemia - infeksi darah
  • Pneumonia - peradangan pada jaringan paru-paru, yang biasanya disebabkan oleh infeksi
  • Meningitis - infeksi meningen (selaput pelindung yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang)
  • Septicemia - infeksi darah
  • Pneumonia - peradangan pada jaringan paru-paru, yang biasanya disebabkan oleh infeksi

Sangat penting untuk diingat bahwa penyebab yang berpotensi serius itu relatif jarang. Suhu anak juga dapat meningkat ketika akan tumbuh gigi, setelah vaksinasi atau imunisasi, atau ketika kurang minum dan kelelahan.

Iklan dari HonestDocs
Beli obat CEFSPAN 100MG CAP via HonestDocs

Cefspan merupakan antibiotik untuk mengatasi infeksi pada saluran pernafasan atas, infeksi saluran kemih dan kelamin, kulit & jaringan lunak. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Cefspan 100mg cap 1

Lalu Bagaimana Cara Mengatasi Demam Pada Anak?

Jika anak demam, hal utama yang penting dilakukan untuk mengatasi demam yaitu menjaga agar mereka cukup terhidrasi dengan baik dengan cara memberinya banyak minum. Bahkan ketika anak tidak haus, berilah minum sedikit-sedikit tapi sering. Yang kedua yaitu membuat anak nyaman.

Demam bisa membuat anak merasa tidak nyaman sehingga akan rewel. Oleh karena itu, agar anak nyaman dan Untuk membantu menurunkan panas pada anak, maka lakukanlah hal-hal berikut ini:

Beri Pakaian

Jika ruangan hangat atau panas, maka jagalah anak agar tetap sejuk dengan memberinya pakaian tipis, jangan memberi selimut tebal atau pakaian tebal dan rapat. Hal ini bertujuan untuk mencegah panas berlebih (overheating).

Kompres Hangat, Bukan Dingin

Jangan menggunakan kompres dingin pada anak demam. Karena dapat menyebabkan pembuluh darah di bawah kulit menjadi sempit (konstriksi) sehingga akan mengurangi hilangnya panas dan bukannya mengatasi demam, malah panas akan terperangkap di bagian-bagian yang lebih dalam dari tubuh.

Berikan Obat Penurun Panas

Obat-obat seperti parasetamol atau ibuprofen dapat dengan efektif mengatasi demam pada anak (pilih salah satu). Lebih lanjut silahkan baca: Memilih Obat Demam yang tepat. Perlu diingat! obat-obat ini tidak mengobati penyebab demam. Mereka hanya membantu meringankan ketidaknyamanan. Oleh karena itu tidak perlu memberi anak obat jika mereka nyaman dan tidak terganggu oleh demam.

Kapan Harus Ke Dokter?

Hubungi dokter asegera jika anak Anda:

  • Berusia di bawah tiga bulan demam dengan suhu 38 ° C (101 ° F) atau lebih
  • Berusia antara 3 - 6 bulan demam dengan suhu 39 ° C (102 ° F) atau lebih
  • Berusia diatas enam bulan dengan demam disertai tanda-tanda lain seperti sesak, mengantuk, kejang, nyeri otot, atau sakit kepala berat.
  • Demam telah belangsung selama tiga hari.
  • Berusia di bawah tiga bulan demam dengan suhu 38 ° C (101 ° F) atau lebih
  • Berusia antara 3 - 6 bulan demam dengan suhu 39 ° C (102 ° F) atau lebih
  • Berusia diatas enam bulan dengan demam disertai tanda-tanda lain seperti sesak, mengantuk, kejang, nyeri otot, atau sakit kepala berat.
  • Demam telah belangsung selama tiga hari.

Pada usia berapa pun, seorang anak dengan infeksi serius biasanya kondisi semakin memburuk meskipun telah dilakukan upaya untuk menurunkan suhu tubuhnya. Jika menurut Anda anak semakin parah, tanpa mengetahui pasti penyebab demam nya maka sebaiknya langsung periksakan saja ke dokter.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
How to Bring Down Baby Fever: Tips, When to Seek Help, and More. Healthline. (https://www.healthline.com/health/parenting/how-to-bring-down-baby-fever)
Baby fever: Causes, treatments, and when to see a doctor. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/324660.php)
First Aid Fever Treatments for Children Including Sponge Baths. WebMD. (https://www.webmd.com/first-aid/fever-in-children-treatment)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app