Kesehatan Anak

Penyebab dan Cara Mengatasi Bintik Merah Pada Kulit Bayi

Dipublish tanggal: Feb 25, 2019 Update terakhir: Agu 4, 2020 Tinjau pada Jul 17, 2019 Waktu baca: 3 menit
Penyebab dan Cara Mengatasi Bintik Merah Pada Kulit Bayi

Ibu mana yang tidak khawatir jika melihat bintik merah pada kulit bayinya. Perlu Anda ketahui, kulit bayi sangat sensitive dibandingkan dengan kulit orang dewasa dan berbagai kelainan kulit dapat menyerang bayi karena sifat kulitnya yang sensitive. 

Khususnya terhadap paparan benda asing yang mengengai tubuhnya. Bintik merah pada kulit ada yang bersifat normal atau merupakan gejala dari penyakit kulit dan penyakit lainnya. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Batuk Ibu dan Anak via HonestDocs

Obat Batuk Pei Pa Koa dapat membantu meredakan batuk berdahak, sakit tenggorokan, melegakan sakit tenggorokan, dan memelihara kesehatan paru-paru. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Obat batuk ibu anak pei pa koa 75 ml 1

Oleh sebab itu, identifikasi ciri-ciri dari bentuk bintik merah ini harus diketahui berdasarkan anamnesa dan pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh dokter.

Namun terdapat beberapa hal yang harus Anda waspadai apakah bintik merah tersebut muncul karenagt;alergi atau infeksi, sehingga dapat dilakukan penanganan dan pengobatan yang tepat. Berikut beberapa penyebab dan cara mengatasi bintik merah pada kulit bayi. 

Penyebab dan Pengobatan Bintik Merah Pada Bayi

  • Alergi.
    Alergi merupakan salah satu penyebab paling umum yang dapat memicu kondisi seperti bintik merah pada kulit terjadi. Kasus alergi kulit cukup banyak terjadi pada bayi yang amat rentan terhadap reaksi alergi. Apabila Anda dan pasangan memiliki riwayat alergi, maka resiko yang sama mungkin akan dialami pula oleh bayi Anda.

    Timbulnya bintik-bintik merah pada kulit bayi bisa disebabkan akibat dari penggunaan berbagai jenis produk yang tidak cocok, adanya asupan makanan tertentu juga dapat memicu terjadiya alergi seperti, alergi terhadap debu, tungau dan bahan lain yang merupakan alergen untuk si kecil.

    Penanganan alergi : cara yang paling efektif dalam menangani alergi kulit pada si kecil adalah dengan menjauhkan bayi dari sumber pencetus alergi.

    Akan tetapi, bila bayi Anda rupanya alergi terhadap beberapa bahan tertentu dalam perawatan bayi dan makanan tertentu, maka sebaiknya segera hentikan penggunaan terhadap barang-barang tersebut dan ganti ke produk yang lebih aman untuk kulit si kecil dan tidak memberikan makanan yang dapat memicu terjadinya alergi pada bayi Anda.
  • Ruam popok.
    Ruam popok merupakan radang kulit (dermatitis) yang terjadi di daerah kulit di daerah popok. Ruam ini diduga disebabkan oleh sejumlah hal termasuk iritasi urine terhadap kulit bayi. Kadang-kadang ruam popok dapat diperburuk dengan juga memiliki infeksi jamur yang mungkin memerlukan beberapa terapi yang harus ditangani oleh dokter.

    Penanganan ruam popok : sebagian besar masalah ruam popok bisa diobati dengan rutinitas perawatan kulit sederhana. Mengganti popok Anda dengan merk lain yang lebih baik dan perhatikan pula ukuran pas untuk bayi anda. 
  • Biang keringat.
    Biang keringat merupakan hal yang paling sering terjadi. Bintik-bintik merah yang timbul pada tubuh bayi dan pada beberapa bagian tertentu seperti punggung, jidat, leher dan bagian lainnya biasanya dipicu sebab adanya biang keringat.

    Kondisi ini dapat terjadi karena adanya sumbatan pada bagian pori-pori kulit bayi yang disebabkan oleh sistem untuk megatur suhu tubuh bayi belum berkembang secara sempurna.

    Penanganan biang keringat : upayakan untuk tidak mengenakan baju yang berlapis-lapis dan sebaiknya lebih selektiflah dalam memilih bahan pakaian untuk buah hati Anda. Berikan si kecil pakaian yang nyaman dan tidak terlalu sempit sewaktu dikenakan guna mengurangi panas berlebihan terhadap tubuhnya. Pastikan pula bila kamar si buah hati memiliki sirkulasi udara yang baik. Agar ia tidak merasa kepanasan dengan suhu didalam ruangannya.
  • Morbili (Campak).
    Morbili atau campak merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus morbili.Bayi yang tidak diberikan vaksin memiliki risiko lebih tinggi terkena campak. Gejala yang sering ditimbulkan adalah demam yang tinggi yang disertai dengan batuk, pilek, peradangan pada mata serta timbulnya bintik-bintik merah pada seluruh tubuh terutama pada muka dan leher.

    Penangan campak : umumnya bintik merah pada penyakit ini dapat hilang dengan sendirinya. Untuk mengatasi kondisi panas pada bayi, maka turunkan demam pada bayi dengan memberikan obat yang penurun demam.

    Bila perlu kompres si buah hati dengan lap bersih yang dibasahi dengan air hangat. Untuk batuk pilek berikan obat batuk pilek, dan monitor selalu keadaan umum bayi.
  • Jerawat bayi
    Kondisi ini biasanya merupakan bagian dari sisa hormon yang masih terbawa sejak masih berada dalam kandungan ibunya. Timbulnya bintik-bintik merah ini akan disertai dengan benjolan tengah yang runcing seperti pada jerawat orang dewasa.

    Penanganan jerawat bayi : untuk mengatasi masalah jerawat pada bayi, sebaiknya orang tua harus rajin membersihkan dan menjaga kesehatan kulit bayi. Hindari kebiasaan memecahkan jerawat bayi, hal ini berisiko memicu terjadinya infeksi pada kulit bayi Anda.
  • Erupsi obat.
    Apabila bintik-bintik merah tiba-tiba timbul di seluruh tubuh bayi setelah diberikan suatu obat tertentu, kemungkinan besar disebabkan karena reaksi alergi terhadap obat. Kondisi ini cukup serius sehingga bayi harus dengan segera di bawa kerumah sakit.

    Penanganan erupsi obat : Jangan panik, segera bawa bayi Anda ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Demikianlah beberapa penyebab dan cara penanganan bintik-bintik merah pada kulit bayi. 

Jika bintik merah pada kulit bayi Anda tidak kunjung menghilang atau memburuk, segeralah konsultasikan ke dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Strawberry Nevus of Skin: Causes, Symptoms, and Effects. Healthline. (https://www.healthline.com/health/birthmarks-red)
What causes red spots on the feet? Other symptoms and treatment. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/326100.php)
Newborn Rashes and Skin Conditions - Common Rashes in Babies. WebMD. (https://www.webmd.com/parenting/baby/baby-skin-rashes)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app