Kehamilan

14 Tips Agar Cepat Melahirkan Sebelum HPL

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Jun 4, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 7 menit
14 Tips Agar Cepat Melahirkan Sebelum HPL

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Faktanya, hanya 2-5% bayi saja yang benar-benar lahir sesuai tanggal tersebut. Sekitar 40% bayi justru lahir 2 minggu setelahnya.
  • Sering-seringlah berjalan kaki atau senam hamil, lakukan khususnya saat merasakan kontraksi. Ini dapat membantu merangsang persalinan.
  • Berhubungan seks saat hamil dianjurkan untuk merangsang kontraksi, karena sperma mengandung prostaglandin yang dapat mempercepat proses persalinan.
  • Konsumsi beberapa jenis buah seperti kurma, nanas, mangga, dan kiwi dapat membantu merangsang persalinan normal.
  • Sebelum memutuskan untuk cepat melahirkan sebelum HPL, pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda.
  • Tetaplah rutin melakukan pemeriksaan prenatal untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan sebelum dilahirkan.

HPL (Hari Perkiraan Lahir) merupakan prediksi tanggal tentang kapan si kecil akan lahir ke dunia ini. Tetapi faktanya, hanya 2-5% bayi saja yang benar-benar lahir sesuai tanggal tersebut. Sekitar 40% bayi justru lahir 2 minggu setelahnya. Faktor adanya tanggal cantik juga membuat sebagian ibu hamil yang ingin cepat melahirkan sebelum HPL.

Apakah aman melahirkan sebelum HPL?

Para ahli memang menyarankan agar ibu hamil menunggu hingga usia kehamilan masuk minggu ke-40 sebelum melahirkan. Alasannya tentu agar bayinya siap sehingga bisa keluar secara alami.

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Domperidone IF digunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah akibat keterlambatan proses pengosongan lambung. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Domperidone if 10mg tab 1

Namun jika usia kandungan sudah 42 minggu dan belum ada tanda-tanda hendak melahirkan, maka mungkin ada masalah dengan bayi atau ibunya. Tentunya ini bisa menimbulkan keresahan dalam benak ibu hamil yang justru semakin memperlama waktu persalinan.

Untuk menghindari mundurnya tanggal persalinan, sekitar 50% ibu hamil biasanya menggunakan cara alami untuk induksi. Namun induksi persalinan dalam bentuk apa pun, termasuk yang alamiah sekalipun, sebaiknya tidak dilakukan sebelum HPL.

Jika Anda ingin melahirkan sebelum HPL, sebaiknya pertimbangkan dulu 2 hal berikut ini:

1. Pertimbangkan keuntungan ketika si kecil dibiarkan lahir saat ia siap

Perlu Anda ketahui kalau selama kehamilan, si kecil sebenarnya sedang mempersiapkan dirinya untuk menghadapi kehidupan di luar rahim kelak. Ada keuntungan tersendiri jika si kecil dibiarkan keluar dengan sendirinya, yaitu:

  • Lebih banyak waktu bagi paru-paru, otak, otot, dan kekuatannya agar lebih berkembang.
  • Risiko mengidap gula darah rendah, infeksi, atau penyakit kuning juga lebih rendah.
  • Sistem pernapasan lebih baik, tidak seperti bayi yang dipaksa lahir 2 minggu sebelum HPL biasanya berisiko 2 kali lebih besar mengalami komplikasi.
  • Lebih mudah disusui setelah lahir.

2. Tanyakan pada diri sendiri mengapa Anda ingin cepat melahirkan sebelum HPL

Salah satu penyebab mengapa beberapa ibu hamil terus berusaha melakukan upaya agar cepat melahirkan sebelum HPL bahkan dengan induksi adalah karena takut kalau bayinya kelamaan di dalam rahim sehingga meningkatkan risiko kelahiran mati. Padahal 2 faktor terbesar penyebab bayi lahir mati adalah rokok dan obesitas

Baca Juga: Bahaya Asap Rokok Bagi Ibu Hamil dan Janin

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Nutrisi esensial bagi kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama 1000 hari pertama kehidupan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Jadi, apabila tidak ada alasan kuat, maka hindarilah melahirkan bayi sebelum HPL dan sebisa mungkin ikuti waktu alamiah si bayi. Namun kalau Anda memutuskan agar bayi lahir lebih cepat, maka Anda harus tahu tips cepat melahirkan sebelum HPL yang Aman.

Ada beberapa metode alami yang bisa dicoba. Beberapa mungkin efektif, tapi tidak dengan lainnya karena tak ada metode yang benar-benar 100% berhasil. 

Bahkan induksi yang dilakukan oleh dokter sekalipun mungkin saja gagal karena bayi baru ingin keluar saat mereka benar-benar siap. Permasalahan lain yang membuat bayi tak kunjung lahir adalah kalau rahim kekurangan reseptor oksitosin (hormon persalinan).

Tips aman agar cepat melahirkan sebelum HPL

Kunci paling utama jika Anda ingin cepat melahirkan sebelum HPL adalah konsultasi ke dokter. Sebaiknya tanyakan dulu pada dokter mengenai persiapan dan risiko melahirkan sebelum HPL. Umumnya dokter akan membolehkannya apabila janin memang sudah benar-benar matang dan siap untuk hidup di dunia luar.

Berikut ini beberapa cara berbeda yang bisa Anda coba untuk merangsang persalinan alami sehingga bisa cepat melahirkan sebelum HPL, antara lain:

1. Aktif berjalan kaki

Sering-seringlah berjalan kaki dengan santai dan juga benar, lakukan khususnya saat merasakan kontraksi. Pastikan postur tubuh tetap tegak, bukan condong ke belakang atau depan. Selain murah dan praktis karena bisa dilakukan di mana saja, tips agar cepat melahirkan sebelum HPL ini mungkin yang paling sering disarankan oleh dokter.

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Domperidone IF digunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah akibat keterlambatan proses pengosongan lambung. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Domperidone if 10mg tab 1

2. Berhubungan intim

Metode ini merupakan salah satu cara induksi alami yang sering disarankan. Hal ini karena sperma mengandung prostaglandin yang bisa membantu ‘mematangkan’ leher rahim dan pada gilirannya mempercepat proses persalinana.

Namun belakangan ini, sebuah studi menemukan bahwa berhubungan seks sebenarnya tak terlalu berdampak. Juga tidak ada bukti kalau leher rahim mengalami perubahan setelah melakukannya.

Meski demikian, tak ada salahnya untuk tetap mencoba. Apalagi saat hamil, tubuh biasanya sangat sensitif terhadap hormon. Belum lagi, hasil studi juga menemukan kalau berhubungan intim tidak membahayakan janin, kecuali bila dokter memang melarang Anda melakukannya.

Di samping keuntungan di atas, bercinta juga bisa merilekskan tubuh ibu hamil.Bahkan ada studi yang mengatakan jika banyak ibu langsung melahirkan setelah berhubungan intim.

Jadi bila ibu hamil stres dan gelisah, maka bercinta mungkin bisa membantu agar lebih rileks. Keuntungan lain dari cara ini adalah orgasme yang Anda rasakan bisa merangsang produksi oksitosin alias hormon persalinan.

3. Senam hamil

Senam hamil memiliki beragam manfaat seperti merangsang agar posisi bayi lebih dekat ke jalan lahir, melemaskan otot jalan lahir, dan mempermudah kontraksi saat melahirkan.

4. Akupuntur

Metode ini mungkin tidak cocok untuk ibu hamil yang takut dengan jarum suntik. Beda dengan jarum suntik, jarum akupuntur sangat lembut dan tipis, maka Anda mungkin takkan merasakan apa pun ketika itu menusuk kulit.

Selama ribuan tahun lamanya, akupuntur telah dipakai untuk menginduksi ibu hamil yang sudah melewati HPL-nya. Meski berbagai hasil studi pro dan kontra soal ini, namun ada beberapa bukti kalau akupuntur memang bermanfaat.

Salah satunya adalah induksi menggunakan akupuntur biasanya langsung berdampak dalam kurun waktu 6-48 jam setelahnya. Bahkan menurut hasil penelitian dari Australia, metode ini memiliki tingkat kesuksesan hingga 88% bila Anda rutin menjalaninya di sepanjang usia kehamilan.

Namun seperti yang disebutkan sebelumnya, cara ini belum tentu cocok untuk semua ibu hamil. Kalau Anda tetap ingin mencoba, lakukan saat atau setelah HPL, kecuali bila dokter menyarankan sebaliknya.

5. Pijat

Sama seperti akupuntur, pijat bisa dilakukan pada hari HPL atau setelahnya. Pilihlah terapis yang memang berpengalaman di bidangnya, agar ia tidak salah teknik ketika memijat untuk merilekskan tubuh dan pikiran Anda. Penggunaan minyak esensial tertentu juga bisa membantu Anda agar lebih rileks.

6. Akupresur

Akupresur ternyata memiliki segudang manfaat bagi ibu hamil, baik itu selama maupun setelah melahirkan. Selain mempercepat proses kelahiran, akupresur juga bisa mencegah mual dan muntah.

Tetapi pastikan dulu teknik akupresurnya benar dan dilakukan oleh seseorang yang pakar di bidang tersebut. Biasanya titik pijatan yang terhubung dengan rahim itu terdapat di antara jempol dan jari telunjuk, dekat pergelangan kaki, serta bahu.

7. Kurma

Menurut sebuah studi, makan kurma 4 minggu menjelang HPL dapat mempercepat proses persalinan. Hasil studi mendapati bahwa kurma bermanfaat untuk:

  • Mempercepat proses jalan bukaan lahir.
  • Meningkatkan proporsional selaput ketuban.
  • Merangsang proses persalinan normal.
  • Mengurangi kebutuhan induksi prostin/ oksitoksin.

8. Evening Primrose Oil (EPO)

Evening Primrose Oil atau EPO adalah salah satu metode mematangkan serviks yang bisa dicoba. Fungsi EPO mirip dengan prostaglandin yang bisa diminum atau dioleskan pada tubuh. Akan tetapi, tentu saja dampak EPO tidaklah sekuat prostaglandin sesungguhnya.

Selain diminum, Anda juga bisa memasukkan 2-3 kapsul suplemen EPO (500 mg) ke serviks setiap malam mulai dari minggu ke-36. Gunakan pembalut agar kandungan minyaknya tidak mengotori pakaian atau seprei.

9. Stimulasi puting payudara

Karena rangsangan terhadap puting payudara bisa menghasilkan oksitosin, maka Anda bisa mencobanya dengan menyusui atau memijatnya dengan jari. Pijat puting pertama selama 5 menit, lakukan saat tidak ada kontraksi, lalu tunggu 15 menit atau lebih sebelum melakukannya lagi. Yang penting adalah jangan tegang saat melakukannya.

10. Birthing Ball

Agar cepat melahirkan sebelum HPL, cobalah duduk di atas bola lentur lalu gerakkan tubuh. Sama seperti senam hamil, cara ini bertujuan untuk mengarahkan bayi agar semakin mendekati jalan lahir.

11. Minyak jarak

Minyak kastor atau disebut juga minyak jarak dipercaya mampu merangsang produksi prostaglandin. Namun bagi beberapa wanita, induksi menggunakan minyak kastor bisa memicu mual, diare, muntah, serta dehidrasi. Tentunya semua kondisi ini tidak baik untuk ibu hamil yang justru butuh kekuatan dan energi menjelang persalinan.

Memang sebelum melahirkan, ibu hamil sering kali mengalami diare karena ini merupakan cara tubuh untuk membersihkan dan membuka jalan bagi persalinan. Namun sebaliknya, ada juga ibu yang malah mengalami konstipasi.

Namun, berkat bantuan minyak kastor, akhirnya beberapa ibu hamil bisa BAB dulu sebelum melahirkan. Bila hanya dengan mencium aroma minyak kastor saja sudah membuat Anda mual, maka jangan gunakan metode ini.

12. Daun raspberry merah

Daun raspberry dipercaya sebagai toniknya kandungan karena dapat menguatkan otot panggul dan peranakan, sekaligus merilekskan pembuluh darah. Selain itu, daun raspberry juga dapat merangsang produksi ASI serta mempercepat pemulihan pasca melahirkan.

Beberapa wanita menggunakan daun ini beberapa minggu sebelum HPL agar proses persalinan bisa lebih mudah dan cepat. Anda yang tidak terganggu dengan cita rasa daun teh raspberry bisa mencobanya, atau tinggal beli saja tabletnya dan minum rutin setelah usia kandungan masuk minggu ke-12.

13. Makanan pedas atau kare

Tips agar cepat melahirkan sebelum HPL yang satu ini tidak cocok untuk semua ibu hamil. Telebih jika Anda memang tidak kuat dengan sensasi pedas dari makanan.

Beberapa orang percaya kalau makanan pedas dapat mengiritasi usus sehingga menyebabkan rahim berkontraksi. Bila Anda terbiasa dengan cita rasa pedas dan ingin mencobanya, lakukan dalam batas sewajarnya saja. 

14. Nanas, mangga, dan kiwi

Selain menyehatkan, makan beberapa jenis buat juga dapat membantu merangsang persalinan. Contohnya nanas, mangga, maupun kiwi.

Ketiga jenis buah tersebut mengandung bromelain yang mampu merangsang prostaglandin. Hal ini tidak hanya bermanfaat untuk ibu hamil yang ingin cepat melahirkan sebelum HPL, tetapi juga bagi mereka yang hamilnya lewat bulan alias melewati HPLnya.

Tips lainnya agar cepat melahirkan

Menjelang masa melahirkan, ada beberapa tips lainnya yang juga bisa Anda lakukan agar cepat melahirkan, antara lain: 

  • Cukup istirahat. Saat malam, maksimalkan waktu tidur Anda. Kalau ingin aktif bergerak, lakukan di siang hari saja, namun jangan terlalu lelah juga agar Anda tetap berenergi saat waktu persalinan tiba.
  • Naik tangga. Naik tangga juga bisa membantu bayi lebih mendekati jalan lahir.
  • Hindari berendam atau berenang. Lebih baik gunakan shower atau mandilah dalam posisi duduk di bawah pancuran air. Selain lebih nyaman, duduk dengan posisi pinggul di atas lutut bisa membantu buah hati mendekati jalan lahir.
  • Sibukkan diri. Wajar memang kalau Anda merasa cemas dan was-was, namun ini bisa membuat stres saat menjelang persalinan. Solusinya adalah tetaplah menyibukkan diri agar pikiran teralihkan.

Baca Juga: Cara Mempercepat Pembukaan Persalinan

Perlu diingat bahwa bayi pasti akan keluar kalau ia sudah siap. Maka dari itu, janganlah terlalu resah dan tetaplah berpikir positif sembari melakukan berbagai tips cepat melahirkan sebelum HPL di atas.

29 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Stewart J. Care of the neonatal intensive care unit graduate. https://www.uptodate.com/contents/search.
Pertussis: Summary of vaccine recommendations. Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/vaccines/vpd/pertussis/recs-summary.html.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app