Synalten : Kegunaan, Dosis, Efek Samping, dll

Update terakhir: Apr 11, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 352.914 orang

Synalten obat apa?

Synalten adalah obat salep yang digunakan untuk mengobati peradangan serta rasa gatal di kulit yang disertai infeksi bakteri tertentu. Obat ini merupakan kombinasi antibiotik dari jenis aminoglikosida dengan kortikosteroid turunan hidrokortison. Sehingga dapat mengurangi peradangan sekaligus meredakan infeksi bakteri yang terjadi di kulit. Obat yang diproduksi oleh PT. Ifars ini merupakan golongan obat keras yang penggunaannya harus dengan resep dokter. Untuk itu berikut kami ulas informasi tentang kegunaan, dosis lazim, efek samping Synalten dan kemungkinan interaksinya dengan obat lain serta keamanan Synalten jika dikonsumsi oleh ibu hamil atau menyusui.

Ikhtisar Obat Synalten

Jenis obat Anti-infeksi topikal
Kandungan Fluocinolone acetonide, gentamicin
Kegunaan Meredakan peradangan, dermatosis yang merespon kortikosteroid, serta yang mengalami komplikasi dengan infeksi sekunder yang disebabkan oleh bakteri yang rentan terhadap gentamicin
Kategori Obat Resep
Konsumen Dewasa dan Anak-anak > 1 tahun
Kehamilan Kategori C
Sediaan Synalten cream

Mekanisme Kerja

Cara kerja krim Synalten dapat dicermati dari kandungan bahan aktifnya yang berupa:
  • Fluocinolone acetonide, merupakan senyawa turunan glukokortikoid yang dapat berikatan dengan reseptor sitosal glukokortikoid. Kemampuan anti inflamasi dari senyawa ini dianggap melibatkan lipokortin, fosfolipase A2 melalui penghambatan asam arakidonat, serta mengontrol biosintesis prostaglandin dan leukotrien sehingga dapat meredakan inflamasi atau peradangan yang terjadi.
  • Gentamicin, merupakan antibiotik aminoglikosida spektrum luas yang bekerja dengan mengikat subunit ribosom 30S dari bakteri yang rentan. Karenanya, bakteri akan mengalami kesalahan pembacaan pada t-RNA nya sehingga ia tidak mampu memproduksi protein penting dalam siklus hidupnya yang kemudian menyebabkan kematian bakteri. Gentamicin sangat berguna untuk mengatasi infeksi yang melibatkan bakteri aerobik, bakteri gram negatif, seperti pseudomonas, acinetobacter, dan enterobacter.

Indikasi atau Kegunaan Synalten

Synalten cream digunakan untuk mengatasi peradangan dan gatal pada kulit akibat dermatosis atau kondisi lain yang juga diikuti adanya infeksi sekunder dari bakteri tertentu yang rentan terhadap gentamicin.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki kondisi di bawah ini tidak boleh menggunakan:
  • Orang yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap kandungan obat ini.
  • Penderita yang mengalami infeksi kulit primer akibat virus, atau lesi kulit akibat jamur.
  • Tidak boleh diberikan pada anak umur kurang dari 1 tahun yang mengalami dermatosis.

Dosis Synalten dan Cara Penggunaan

Synaltent tersedia bentuk sediaan cream dengan kekuatan dosis per tube nya seperti berikut:
  • Fluocinolone acetonide: 0,025%.
  • Gentamicin: 0,1%.
Ingat! Dosis yang tepat sesuai dengan anjuran dokter berdasarkan berat ringannya penyakit, berat badan, usia, dan lain-lain. Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut: Dosis Synalten untuk mengatasi dermatosis dan infeksi bakteri
  • Dosis dewasa: oleskan krim tipis-tipis pada area kulit yang sakit sebanyak 1 - 2 kali sehari.

Petunjuk Penggunaan:

  • Gunakanlah obat ini hanya untuk pengobatan luar dan hindarkan dari area mata, rongga mulut dan rongga hidung, jika terkena bersihkan segera dengan air.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengaplikasikannya pada jam yang sama setiap hari.
  • Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan untuk segera menggunakannya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih. Tidak boleh menggandakan dosis, dengan berlebihan mengaplikasikan cream ini pada jadwal berikutnya sebagai ganti untuk dosis yang terlewat.

Efek Samping Synalten

Synalten umumnya ditoleransi dengan baik. Namun demikian, ada efek samping yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut:
  • Rasa terbakar di kulit.
  • Gatal.
  • Iritasi.
  • Kulit kering.
  • Folikulitis.
  • Erupsi kulit menyerupai jerawat.

Efek Overdosis Synalten

Belum ada data yang menunjukkan efek overdosis penggunaan Synalten. Namun penggunaan berlebihan terutama untuk area kulit yang luas dalam jangka waktu lama mungkin menyebabkan efek overdosis Synalten, terutama akibat kandungan kortikosteroidnya. Penyerapan berlebih obat kortikosteroid dari kulit dapat berdampak sistemik sehingga menyebabkan tekanan pada HPA (hipotalmik-pituari-adrenal), cushing sindrom, hiperglikemia, dan glukosuria.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:
  • Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika memiliki riwayat alergi terhadap kandungan obat ini.
  • Penggunaan pada area wajah dan kulit anak-anak sebaiknya tidak lebih dari 5 hari.
  • Hati-hati penggunaan pada sekitar mata mulut dan hidung.
  • Hentikan penggunaan obat jika terjadi iritasi, sensitisasi, dan super infeksi.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Synalten untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Bahan aktif Synalten digolongkan dalam kategori C untuk ibu hamil. Hal itu berarti studi kandungan obat ini  pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Oleh karena itu sebaiknya berhati-hati menggunakan obat ini pada ibu hamil, terutama jika digunakan di area kulit yang luas dan dalam jangka waktu lama.
  • Belum diketahui apakah bahan aktif Synalten yang terserap secara topikal melalui kuli dapat terekstraksi pada ASI ibu menyusui. Jikapun ada yang terekstraksi jumlahnya akan sangat kecil dan dianggap tidak berbahaya untuk bayi yang menyusu. Namun pemberian pada ibu menyusui harus mendapat perhatian dan sesuai dengan resep dokter.

Interaksi Obat

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, risiko efek samping dapat meningkat, obat tidak bekerja, atau bahkan menimbulkan efek beracun yang membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang Anda konsumsi dan beritahukan kepada dokter. Beberapa jenis obat dapat berinteraksi dengan Synalten, diantaranya yaitu:

Iklan dari HonestDocs
Beli DEXTAMINE Kaplet via HonestDocs

DEXTAMINE merupakan obat yang digunakan untuk mengurangi reaksi alergi yang serius dan menekan proses peradangan yang terjadi pada tubuh. DEXTAMINE mengandung Dexamethason yaitu obat anti inflamasi golongan kortikosteroid.

Dextamine tab 1

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp