Rhinos Junior: Kegunaan, Dosis, Efek Samping, dll

Update terakhir: Feb 22, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 1.131.103 orang

Rhinos Junior obat apa?

Rhinos Junior adalah obat untuk meredakan gejala pilek seperti hidung tersumbat, bersin-bersin, mata dan hidung berair pada anak. Rhinos junior terdiri dari kombinasi antihistamin (anti alergi) dan pelega pernapasan berupa pseudoephedrine HCl dan Chlorphenamine maleate. Rhinos Junior syrup masuk dalam kategori obat bebas terbatas yang dapat dikonsumsi tanpa resep dokter namun harus tetap memperhatikan dosis yang dianjurkan. Sebagai tambahan informasi, berikut kami ulas kegunaan, dosis lazim, efek samping, kontraindikasi, kemungkinan interaksi Rhinos Junior dengan obat lain serta informasi keamanan jika digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.

Ikhtisar Obat Rhinos Junior

Jenis obat Pereda flu dan batuk
Kandungan Chlorphenamine Maleate, Pseudoephedrine Hydrochloride
Kegunaan Mengurangi bersin, hidung tersumbat, mata berair, dan gejala lain akibat flu, pilek atau alergi
Kategori Obat bebas terbatas
Konsumen Dewasa dan Anak
Kehamilan Kategori B
Sediaan Rhinos Junior syrup 60 ml

Mekanisme Kerja

Cara kerja sirup Rhinos Junior dapat dicermati dari kandungan bahan aktifnya yang berupa:
  • Chlorphenamine Maleate, atau yang dikenal juga sebagai CTM ini merupakan senyawa antagonis histamin H1 yang dapat berikatan dengan reseptor histamin H1. Ikatan ini akan menyebabkan terhambatnya aksi histamin endogen (dihasilkan tubuh) sehingga gejala alergi yang disebabkan oleh adanya histamin dapat dikurangi.
  • Pseudoephedrine Hydrochloride, adalah senyawa agonis reseptor adrenergik tipe alpha dan beta. Obat ini bekerja dengan mempengaruhi reseptor alpha adrenergik pada saluran pernapasan sehingga menyebabkan vasokonstriksi (menyempitnya pembuluh darah) sehingga mengurangi pembengkakan dan jalan napas jadi lebih lega. Obat ini juga merelaksasi otot halus saluran pernapasan dan meningkatkan detak jantung.

Indikasi atau Kegunaan Rhinos Junior

Rhinos Junior digunakan untuk meringankan gejala flu, pilek atau alergi seperti hidung tersumbat, mata berair dan bersin-bersin.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki riwayat hipersensitivitas/alergi terhadap kandungan obat ini tidak boleh mengonsumsinya.

Dosis Rhinos Junior dan Cara Penggunaan

Rhinos Junior tersedia dalam bentuk sediaan syrup dengan kekuatan dosis per sendok takar (5 ml) mengandung:
  • Chlorphenamine Maleate: 1 mg.
  • Pseudoephedrine Hydrochloride: 15 mg.
Ingat! Dosis yang tepat sesuai dengan anjuran dokter berdasarkan berat ringannya penyakit, berat badan, usia, dan lain-lain. Atau berdasarkan yang tertera di kemasan obat. Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut: Dosis Rhinos Junior untuk meredakan gejala flu, pilek dan alergi
  • Dosis dewasa atau anak umur > 12 tahun: 2 sendok takar (10 ml) 3 kali sehari.
  • Dosis anak-anak:
    • Umur 6 - 12 tahun: 1 sendok takar (5 ml) 3 kali sehari.
    • Umur 2 - 5 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml) 3 kali sehari.
    • Umur kurang dari 2 tahun: sebaiknya dengan petunjuk dokter.

Petunjuk Penggunaan:

  • Gunakanlah obat ini setelah makan atau bersamaan dengan makanan.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan tiga kali sehari berarti per 8 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.
  • Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan untuk segera meminumnya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih. Tidak boleh menggandakan dosis sirup Rhinos Junior pada jadwal minum berikutnya sebagai ganti untuk dosis yang terlewat.

Efek Samping Rhinos Junior

Rhinos Junior syrup umumnya ditoleransi dengan baik oleh tubuh. Namun demikian, beberapa efek samping mungkin muncul dan perlu diperhatikan. Efek samping Rhinos Junior syrup tersebut meliputi:
  • Sakit kepala.
  • Gangguan pencernaan.
  • Insomnia.
  • Sulit berkemih.
  • Palpitasi (jantung berdebar-debar).
  • Aritmia (gangguan irama jantung).

Efek Overdosis Rhinos Junior

Belum ada data yang menunjukkan kasus overdosis penggunaan Rhinos Junior. Namun sepertihalnya obat-obatan lainnya penggunaan dalam dosis tinggi dan dalam jangka waktu yang lama tanpa resep dokter sangat mungkin menyebabkan efek overdosis. Gejala yang mungkin timbul seperti detak jantung tidak teratur, halusinasi, kejang hingga pingsan. Jika hal ini terjadi segera bawah penderita ke unik kesehatan terdekat agar mendapat perawatan tepat sesegera mungkin.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:
  • Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika memiliki riwayat hipersensitivitas/alergi terhadap kandungan obat ini. Jika saat meminum obat ini muncul reaksi alergi seperti pembengkakan di wajah serta kesulitan bernapas segera hentikan penggunaan obat dan konsultasikan dengan dokter Anda.
  • Hati-hati penggunaan pada penderita gangguan fungsi hati dan ginjal, retensi urin, hipertiroid, hipertropi prostat, gangguan fungsi jantung dan diabetes melitus.
  • Selama mengonsumsi obat ini hindari berkendara atau menjalankan mesin yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
  • Hindari penggunaan bersamaan dengan obat-obatan jenis penekan susunan saraf pusat.
  • Tidak dianjurkan diberikan pada anak-anak di bawah umur 2 tahun, ibu hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Rhinos Junior untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Dilihat dari kandungan bahan aktifnya yang berupa chlorphenamine maleate pseudoephedrine hydrochloride Rhinos Junior syrup masuk dalam kategori B untuk obat ibu hamil. Hal itu berarti studi pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Oleh karena itu penggunaannya pada ibu hamil sebaiknya berhati-hati atau hanya jika diresepkan oleh dokter.
  • Pseudoephedrine diketahui dapat terekskresi ke dalam ASI ibu menyusui dan berpotensi mengganggu kesehatan bayi yang menyusu atau mengganggu produksi ASI. Oleh karena itu sebaiknya hindari menggunakan obat ini selama masa menyusui.

Interaksi Obat

Beberapa jenis obat dapat berinteraksi dengan bahan aktif Rhinos Junior dan dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan, diantaranya:
  • Antidepresan jenis penghambat MAO. Meningkatkan risiko krisis hipertensi.
  • Obat simpatomimetik dan antidepresan. Dapat meningkat efeknya dalam menekan susunan saraf pusat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit