Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Nyeri Uretra - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: SEP 21, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.400.154 orang

Apa penyebab nyeri pada uretra?

Uretra adalah saluran yang digunakan untuk mengeluarkan air seni dari kandung kemih. Pada pria, uretra adalah saluran panjang yang berada di dalam penis. Pada wanita, uretra merupakan saluran yang lebih pendek dan terletak di dalam panggul.

Nyeri di uretra biasanya berupa nyeri tumpul atau tajam, nyeri yang berlangsung sebentar atau terus menerus. Timbulnya nyeri baru disebut nyeri yang akut. Ketika rasa nyeri tersebut berlanjut untuk waktu yang lama, kondisi tersebut disebut nyeri yang kronis.

Masalah dalam uretra dapat terjadi karena beberapa hal sebagai berikut:

  • luka
  • kerusakan jaringan
  • sebuah infeksi
  • sebuah penyakit
  • penuaan

Penyebab rasa nyeri di uretra

Iritasi yang sementara dapat menyebabkan rasa nyeri di uretra. Sumber iritasi tersebut dapat meliputi beberapa hal sebagai berikut:

  • Mandi busa
  • Kemoterapi
  • Kondom
  • Gel kontrasepsi
  • Douche atau produk kesehatan wanita
  • Cedera karena pukulan ke daerah panggul
  • Paparan radiasi
  • Sabun yang beraroma atau keras
  • Aktivitas seksual

Dalam kebanyakan kasus, menghindari iritasi dapat mengurangi rasa sakit.

Nyeri di uretra juga bisa menjadi gejala dari berbagai kondisi medis yang menyebabkan nyeri di daerah tersebut, termasuk:

  • peradangan, infeksi bakteri, jamur, atau virus pada saluran kemih, yang meliputi ginjal, kandung kemih, dan uretra
  • peradangan karena infeksi bakteri atau virus pada prostat atau testis
  • peradangan karena infeksi bakteri atau virus pada panggul, yang disebut penyakit radang panggul pada wanita
  • kanker saluran kemih
  • obstruksi atau penyempitan pada saluran keluarnya urin, yang dapat terjadi karena batu ginjal atau kandung kemih
  • epididimitis, atau radang pada epididimis di testis
  • orkitis, atau radang testis
  • vaginitis atrofi saat postmenopause, atau atrofi vagina
  • infeksi yeast di vagina

Gejala-gejala nyeri pada uretra

Anda harus menggambarkan rasa sakit Anda secara akurat untuk membantu dokter mendiagnosis penyebab rasa nyeri Anda tersebut. Gejala-gejala yang dapat menyertai rasa nyeri di uretra meliputi:

  • rasa gatal
  • tidak mampu untuk buang air kecil
  • sering mengalami kebelet untuk buang air kecil
  • sensasi terbakar saat buang air kecil
  • terdapat darah dalam urin atau air mani
  • discharge atau keluarnya cairan yang tidak biasa
  • keputihan yang tidak biasa
  • demam
  • panas dingin

Anda harus mencari pertolongan medis jika Anda mengalami satu atau lebih dari gejala-gejala di atas yang terjadi bersamaan dengan rasa nyeri di uretra Anda.

Dokter Anda dapat menganjurkan Anda untuk melakukan berbagai pemeriksaan diagnostik. Dalam kebanyakan kasus, pengobatan dapat menyelesaikan masalah rasa nyeri di uretra setelah dokter membuat diagnosis yang tepat dan mengobati penyebabnya.

Mendiagnosis penyebab nyeri pada uretra

Saat mendiagnosis nyeri pada uretra Dokter Anda akan membutuhkan riwayat medis dan fisik Anda secara lengkap. Dokter Anda akan melakukan pemeriksan fisik dengan meraba, atau merasakan, perut Anda untuk melihat adanya nyeri tekan pada daerah tersebut.

Jika Anda seorang wanita, pemeriksaan panggul mungkin diperlukan untuk mencari penyebab dari nyeri pada uretra Anda. Kemungkinan dokter Anda juga akan melakukan pemeriksaan urinalisis dan kultur urin.

Tergantung pada gejala dan hasil pemeriksaan fisik Anda, pemeriksaan tambahan dan pencitraan dapat membantu dokter mencapai diagnosis yang tepat. Pemeriksaan tersebut termasuk:

  • CT scan
  • Sistoskopi
  • USG ginjal dan kandung kemih
  • MRI scan
  • Radionuklida scan
  • pemeriksaan untuk penyakit menular seksual
  • pemeriksaan urodinamik
  • pemeriksaan voiding cystourethrogram

Pilihan pengobatan nyeri pada uretra

Pengobatan nyeri pada uretra akan tergantung pada penyebab rasa nyeri Anda. Jika penyebabnya adalah suatu infeksi, Anda mungkin memerlukan obat antibiotik. Minum banyak cairan dan sering buang air kecil dapat mempercepat kesembuhan Anda dari kondisi tersebut. Obat lain yang mungkin dapat digunakan termasuk:

  • obat penghilang rasa sakit
  • obat antispasmodik untuk mengontrol kejang otot di kandung kemih
  • obat alpha-blocker untuk mengendurkan otot

Jika iritasi yang menyebabkan rasa nyeri pada uretra Anda, dokter Anda akan menyarankan Anda untuk menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan nyeri pada uretra.

Pembedahan juga dapat menjadi pengobatan yang efektif untuk penyempitan uretra. Mengobati penyebab dari kondisi ini biasanya dapat membuat rasa nyeri pada uretra hilang.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit