Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Keputihan: Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Update terakhir: OCT 21, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.673.207 orang

Keputihan adalah suatu keadaan dimana adanya lendir putih atau bening yang keluar dari organ intim kewanitaan seorang wanita yaitu vagina tanpa bisa dikendalikan oleh tubuh. 

Dikenal dengan nama lain fluor albus atau Leukorea atau white discharge merupakan suatu kondisi gejala yang ditandai dengan adanya cairan yang dikeluarkan dari jalan lahir (alat genital wanita) yang tidak berupa darah merah. Jadi walaupun namanya keputihan cairan yang keluar tidak selalu putih.

Secara normal, keputihan terjadi pada wanita karena lendir yang dikeluarkan melalui vagina merupakan lendir hasil produksi dari kelenjar dalam vagina dan leher rahim (serviks) yang akan membawa bakteri dan sel-sel mati keluar dari dalam dan membuat organ vagina tetap bersih. 

Lendir yang normal dan sehat ialah lendir yang warnanya bening atau putih bening dimana lendir sehat juga tidak disertai dengan adanya bau dan gatal ataupun perih di area vagina. Umumnya wanita akan mengalami keputihan saat sedang mendekati masa menstruasi, masa subur, sedang hamil atau sedang menyusui.

Penyebab keputihan

Penyebab keputihan dapat dibagi berdasarkan jenisnya. 

Keputihan normal (leukorea fisiologis) 

Ciri-ciri Keputihan normal adalah:

  • memiliki warna bening atau putih susu dengan tekstur tebal dan lengket menjelang masa menstruasi, ovulasi/ masa subur.
  • tidak menimbulkan gatal, tidak panas, tidak berbau, tidak mewarnai pakaian dalam.

Keputihan norma terjadi karena kelenjar serviks menghasilkan cairan jernih dan bercampur dengan bakteri (flora normal), sel-sel vagina yang telah mati dan terlepas dan sekresi dari kelenjar Bartolin. 

Disamping itu di vagina juga terdapat flora normal yang menghasilkan sekret (cairan), sekret ini merupakan sesuatu yang normal bahkan bermanfaat sebagai pembersih, pelicin dan pertahanan alami dari berbagai infeksi. 

Seperti telah disebutkan diatas, dalam kondisi normal, cairan tersebut tampak jernih, putih keruh atau berwarna kekuningan ketika mengering. Sekret ini non-iritan (tidak mengiritasi), tidak mengganggu, tidak terdapat darah, dan memiliki pH 3,5-4,5.

Leukorea fisiologis biasanya muncul mendekati ovulasi, rangsangan seksual, menjelang dan sesudah menstruasi atau karena pengaruh hormon pada kehamilan.

Keputihan tidak normal (leukorea patologis) 

Ciri-ciri Keputihan tak normal: 

  • keputihan yang disertai lendir coklat dan mengandung darah biasanya dapat menjadi suatu tanda dan indikasi adanya kanker serviks atau leher rahim pada.
  • keputihan yang disertai oleh rasa sakit saat buang air kecil dan suka ada darah walau si wanita sedang tidak menstruasi atau bahkan setelah berhubungan seksual dimana ini bisa menjadi suatu tanda bahwa ada penyakit menular seksual sepert gonore chlamydia. 
  • ketiga ialah keputihan yang berwarna hijau ataupun kuning yang biasa disebabkan oleh parasit trichomonas vaginalis dan menyebabkan penyakit trikomoniasis. Umumnya bila menderita penyakit ini maka si wanita akan merasakan rasa perih saat buang air kecil, keputihanpun akan berbau amis. 

Penyebab keputihan patologik diantaranya radang pada rahim, leher rahim (serviks), vagina, dan vulva. Disamping itu keputihan patologik juga dapat ditemukan pada tumor jinak atau ganas. 

Diagnosa keputihan

Keputihan normal akan hilang sendirinya namun untuk keputihan tidak normal dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan seperti:

  •  Pemeriksaan darah lengkap, kimia darah dan urin rutin. 
  • Penilaian swab untuk pemeriksaan dengan larutan garam fisiologis dan KOH 10 % . - Pewarnaan gram . 
  • Test metilen blue. - Pemeriksaan PH vagina. 
  • Kultur cairan/sekret vagina 
  • Kultur urin untuk menyingkirkan infeksi bakteri pada saluran kencing 
  • Sitologi vagina 
  • Tes serologis untuk Brucellosis dan herpes 
  • Vaginoskopi  
  • Ultrasonografi (USG) 
  • Rongsen (x-ray) uterus dan pelvis 
  • Sitologi dan biopsi jaringan abnormal 
  • Pap smear.

Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mencari penyebab keputihan yang Anda alami sehingga mempermudah dalam pengobatan.

Mencegah keputihan

Menjaga organ intim kewanitaan merupakan suatu hal yang wajib dan mutlak adanya dimana kebersihan ialah kunci utama dalam semua permasalahan kesehatan. 

Selalu cuci area intim kewanitaanmu dengan sabun khusus organ intim kewanitaan yang memang kadar dan dosis PH atau keasamannya sudah diatur hingga cocok dengan kondisi keasaman normal vagina wanita pada umumnya. 

Cara tradisional yang juga dapat dicoba yaitu dengan mencuci organ intik kewanitaan mu dengan air rebusan daun sirih dan ingat untuk selalu mengganti celana dalam begitu terjadi keputihan atau basah sehingga kondisi vagina tidak dibiarkan dalam keadaan yang lembab. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit