Neo Entrostop: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 25, 2020 Waktu baca: 4 menit

Neo Entrostop adalah obat yang digunakan untuk pengobatan simtomatik diare nonspesifik. Neo Entrostop mengandung kombinasi Attapulgite (senyawa magnesium aluminium phyllosilicate alamiah yang telah diaktifkan) dan Pectin (serat alami yang ditemukan pada buah-buahan).Berikut ini adalah informasi lengkap obat Neo Entrostop yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

Pabrik

PT Kalbe Farma

Golongan

Bisa diperoleh tanpa resep dokter

Kemasan

Neo Entrostop dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Dus, 1 x 12’s tablet
  • Dus, 2 x 12’s tablet
  • Dus, 12 x 12’s tablet

kandungan

Tiap kemasan obat Neo Entrostop mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Attapulgite adalah obat yang digunakan untuk mengobati diare. Senyawa ini adalah magnesium aluminium phyllosilicate dengan formula (Mg, Al) 2Si4O10 (OH) 4- 4 (H2O). Untuk digunakan sebagai obat diare, Attapulgite akan dimurnikan dan diaktifkan terlebih dahulu dengan cara pemanasan untuk meningkatkan kemampuan adsorpsinya. Senyawa ini berupa serbuk sangat halus, memiliki pH antara 7,0-9,5. Obat ini mengikat asam, zat beracun, bakteri atau kuman yang dapat menyebabkan diare.Pectin adalah serat yang secara alami ditemukan pada buah-buahan. Pectin bisa digunakan untuk kolesterol tinggi, trigliserida tinggi, dan untuk mencegah kanker usus besar dan kanker prostat. Senyawa ini juga digunakan untuk penyakit diabetes dan gastroesophageal reflux (GERD). Sering pula digunakan untuk mencegah keracunan akibat timbal, strontium, dan logam berat lainnya.Pectin telah digunakan selama bertahun-tahun dalam kombinasi dengan kaolin untuk mengobati diare. Namun, pada bulan April 2003, FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) menemukan bahwa bukti ilmiah tidak mendukung penggunaan Pectin untuk diare. Sejak April 2004, FDA belum mengijinkan pectin sebagai agen anti-diare dalam produk over-the-counter (OTC).

Indikasi

Kegunaan Neo Entrostop adalah untuk mengobati gejala diare non spesifik (diare yang belum diketahui penyebabnya).

Kontraindikasi

  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap obat ini.
  • Kontraindikasi untuk penderita gagal ginjal atau hati parah.
  • Kontraindikasi untuk penderita lesi stenotik gastrointestinal, konstipasi, dan obstruksi usus.

Efek Samping Neo Entrostop

Secara umum obat ini bisa ditoleransi dengan baik. Berikut adalah beberapa efek samping obat diare ini yang mungkin terjadi :

  • Efek samping gastrointestinal termasuk konstipasi, atau impaksi feses (dosis besar), dispepsia, perut kembung, dan mual.
  • Efek samping sistem saraf jarang dilaporkan. Namun pada beberapa orang yang peka bisa terjadi berupa sakit kepala dan pusing.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien jika menggunakan obat Neo Entrostop adalah sebagai berikut :

  • Perhatian perlu dilakukan terhadap penderita gangguan ginjal, asma bronkial, obstruksi usus, dan hipertrofi prostat.
  • Hindari penggunaan selama lebih dari 2 hari.
  • Jika demam tinggi sebaiknya hindari penggunaan obat ini, segera hubungi dokter.
  • Berikan pasien cairan yang cukup untuk menjaga hidrasinya, pada pasien anak-anak sebaiknya juga diberikan oralit.
  • Hati-hati menggunakan obat diare ini untuk anak usia <6 tahun.
  • Tidak ada data tentang ekskresi obat diare ini ke dalam susu manusia. Senyawa ini tidak diserap secara sistemik, oleh karena itu keberadaanya dalam ASI tidak mungkin terjadi. Penggunaan obat diare ini untuk ibu menyusui secara umum bisa dikatakan aman.
  • Obat diare ini bisa mempengaruhi absorpsi obat-obat lain di saluran pencernaan, oleh sebab itu sebaiknya diberikan interval waktu 2-3 jam antara pemberian oral obat-obat lain dengan obat ini.

Penggunaan obat untuk ibu hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) secara formal belum mengkategorikan Attapulgite kedalam kategori tertentu. Penelitian pada hewan belum dilaporkan. Karena tidak ada data terkontrol tentang penggunaan obat ini untuk ibu hamil, Neo Entrostop hanya direkomendasikan untuk digunakan selama kehamilan bila manfaatnya lebih besar daripada risiko.

Interaksi obat

Berikut adalah interaksi obat Neo Entrostop jika digunakan bersamaan dengan obat-obat lain :

  • Mengurangi efek ipecacuanha dan obat golongan emetic lainnya.
  • Waspadai interaksi dengan obat hipoglikemia oral, antikoagulan, antagonis Vit K, PABA dan Procaine.
  • Dapat mempotensiasi efek antikolinergik antihistamin, antidepresan, antipsikotik, dan obat antiparkinson.
  • Tidak boleh diberikan bersamaan dengan Dolutegravir secara oral. Produk yang mengandung aluminium, kalsium, besi, magnesium dan / atau mineral lainnya dapat mengganggu penyerapan dolutegravir dan mengurangi keefektifannya dalam mengobati infeksi HIV. Dolutegravir bisa diminum setidaknya dua jam sebelum atau enam jam setelah dosis Neo Entrostop.
  • Pemberian pectin bersamaan dengan makanan atau suplemen yang mengandung beta karoten dapat mengurangi kadar plasma beta-karoten lebih dari 50%.
  • Penggunaan pectin dan lovastatin bersamaan, dan penghambat reduktase HMG-CoA lainnya dapat menurunkan penyerapan inhibitor HMG-CoA reductase.
  • Menurunkan kadar plasma Digoksin.

Dosis Neo Entrostop

Neo Entrostop diberikan dengan dosis berikut :

  • Dosis dewasa dan anak usia ≥12 tahun : 2 tablet setelah setiap diare datang/buang air besar dengan dosis maksimal 12 tablet dalam 24 jam.
  • Dosis anak usia 6-12 tahun : 1 tablet setelah setiap diare datang/buang air besar dengan dosis maksimal 6 tablet dalam 24 jam.

Obat Neo Entrostop bisa diminum sebelum atau sesudah makan.

Terkait

  • Merk-merk obat dengan kandungan Attapulgite
  • Merk-merk obat dengan kandungan Attapulgite + Pectin

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Neo Entrostop harus sesuai dengan yang dianjurkan.


1 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app