Kesehatan Fisik

Penyebab Susah Buang Air Besar Yang Perlu Diketahui

Update terakhir: Feb 11, 2020 Tinjau pada Mei 26, 2019 Waktu baca: 4 menit
Penyebab Susah Buang Air Besar Yang Perlu Diketahui

Jalan tak selalu lancar, terkadang terjadi macet. Begitu pula dengan sistem pencernaan kita, terkadang lancar namun terkadang terhambat, salah satu contohnya yaitu masalah susah buang air besar atau sembelitKenapa hal ini bisa terjadi? mari kita ketahui berbagai penyebab susah buang air besar.

Gejala susah buang air besar atau dikenal dengan istilah sembelit merupakan suatu kondisi dimana feses susah dikeluarkan atau sudah berhari-hari tidak buang air besar. Dalam bahasa medis dikenal sebagai konstipasi. Padahal, normalnya, orang dewasa itu harus buang air besar (BAB) setiap hari sebanyak 1-2 kali dengan konsistensi feses yang lunak sehingga mudah mengeluarkannya.

Iklan dari HonestDocs
Beli L-BIO 30 SACH via HonestDocs

Berfungsi melindungi sistem pencernaan & memperbaiki fungsi normal saluran pencernaan saat diare, konstipasi, dan penggunaan antibiotika jangka panjang pada bayi, anak-anak ataupun dewasa. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Seseorang dianggap mengalami konstipasi jika memiliki dua atau lebih dari gejala berikut ini dalam waktu minimal 3 bulan:

  • Mengejan lebih kuat kira-kira 25% dari sebelumnya
  • Feses lebih keras 25% dibanding sebelumnya.
  • Untuk menuntaskan buang air besar butuh waktu yang lebih lama, kira-kira 25% dari sebelumnya
  • Frekuensi buang air besar 1-2 kali atau lebih jarang dalam waktu satu minggu.
  • Mengejan lebih kuat kira-kira 25% dari sebelumnya
  • Feses lebih keras 25% dibanding sebelumnya.
  • Untuk menuntaskan buang air besar butuh waktu yang lebih lama, kira-kira 25% dari sebelumnya
  • Frekuensi buang air besar 1-2 kali atau lebih jarang dalam waktu satu minggu.

Mungkin sebagian dari kriteria diatas agak aneh untuk digunakan sebagai patokan pasti, tapi memang begitu, jadi dikira-kira saja ya.. :D

Apa Penyebab Susah Buang Air Besar?

Susah buang air besar paling sering disebabkan oleh adanya gangguan pada fungsi usus dan bukan masalah struktural atau anatomis. Setidaknya ada 2 hal yang mempengaruhi hal ini yaitu feses (benda yang akan dikeluarkan) dan usus sebagai organ yang mengeluarkannya. Gangguan pada salah satu atau keduanya akan menyebabkan BAB tidak lancar. Misalnya feses yang keras akan menyebabkan usus bekerja keras untuk mengeluarkannya atau ketika feses lunak namun terjadi kelemahan pada otot usus maka BAB pun juga akan terhambat.

Dengan demikian, berbagai penyebab susah buang air besar (konstipasi) yang mempengaruhi usus dan feses, antara lain:

  • Kurangnya asupan cairan (minuman)
  • Kurangnya asupan makanan yang mengandung serat seperti buah-buhan dan sayur-sayuran.
  • Terlalu banyak makan atau minum produk susu.
  • Perubahan pola makan menjadi lebih jarang, seperti ketika di perjalanan.
  • Kurang oleh raga dan kurang gerak.
  • Depresi dan Gangguan Stres alias banyak pikiran.
  • Kebiasaan sering menahan buang air besar.
  • Penggunaan obat pencahar (pelunak feses) yang berlebihan, dalam kurun waktu tertentu, karena hal ini dapat melemahkan otot-otot usus
  • Penggunaan Obat maag (antasida) yang mengandung kalsium atau aluminium
  • Penggunaan Obat-obatan pereda nyeri yang kuat, seperti narkotika, antidepresan, atau pil besi.
  • Hipotiroidism
  • Gangguang saraf seperti penyakit Parkinson atau multiple sclerosis
  • Irritable bowel syndrome 
  • Kanker usus besar. Massa tumor atau kanker dapat menghambat perjalanan feses di dalam usus besar.
  • Kehamilan. Pada wanita hamil terjadi pelambatan gerakan usus sehingga berpotensi menyebabkan susah buang air besar.
  • Kurangnya asupan cairan (minuman)
  • Kurangnya asupan makanan yang mengandung serat seperti buah-buhan dan sayur-sayuran.
  • Perubahan pola makan menjadi lebih jarang, seperti ketika di perjalanan.
  • Kurang oleh raga dan kurang gerak.
  • Depresi dan Gangguan Stres alias banyak pikiran.
  • Kebiasaan sering menahan buang air besar.
  • Penggunaan obat pencahar (pelunak feses) yang berlebihan, dalam kurun waktu tertentu, karena hal ini dapat melemahkan otot-otot usus
  • Penggunaan rutin Obat maag (antasida) yang mengandung kalsium atau aluminium terutama pada lanjut usia
  • Penggunaan Obat-obatan pereda nyeri yang kuat, seperti narkotika, antidepresan, atau pil besi.
  • Hipotiroidism
  • Gangguang saraf seperti penyakit Parkinson atau multiple sclerosis
  • Irritable bowel syndrome 
  • Kanker usus besar. Massa tumor atau kanker dapat menghambat perjalanan feses di dalam usus besar.
  • Kehamilan. Pada wanita hamil terjadi pelambatan gerakan usus sehingga berpotensi menyebabkan susah buang air besar.

Penyebab-penyebab konstipasi seperti di atas perlu diketahui supaya dapat mengatasi susah buang air besar yang Anda alami dengan mudah dan efektif serta mencegahnya agar tak terjadi lagi. Sekian, semoga bermanfaat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

 

EDITING

 

Jalan tak selalu lancar, terkadang terjadi macet. Begitu pula dengan sistem pencernaan kita, terkadang lancar namun terkadang terhambat, salah satu contohnya yaitu masalah susah buang air besar atau sembelit. Kenapa hal ini bisa terjadi? mari kita ketahui berbagai penyebab susah buang air besar.

Gejala susah buang air besar atau dikenal dengan istilah sembelit merupakan suatu kondisi dimana feses susah dikeluarkan atau sudah berhari-hari tidak buang air besar. Dalam bahasa medis dikenal sebagai konstipasi. Padahal, normalnya, orang dewasa itu harus buang air besar (BAB) setiap hari sebanyak 1-2 kali dengan konsistensi feses yang lunak sehingga mudah mengeluarkannya.

Seseorang dianggap mengalami konstipasi jika memiliki dua atau lebih dari gejala berikut ini dalam waktu minimal 3 bulan:

Iklan dari HonestDocs
Beli L-BIO 30 SACH via HonestDocs

Berfungsi melindungi sistem pencernaan & memperbaiki fungsi normal saluran pencernaan saat diare, konstipasi, dan penggunaan antibiotika jangka panjang pada bayi, anak-anak ataupun dewasa. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Mungkin sebagian dari kriteria diatas agak aneh untuk digunakan sebagai patokan pasti, tapi memang begitu, jadi dikira-kira saja ya.. :D

Apa Penyebab Susah Buang Air Besar?

Susah buang air besar paling sering disebabkan oleh adanya gangguan pada fungsi usus. Namun bisa juga masalah dikarenakan struktur atau anatomis usus yang terganggu. Setidaknya ada 2 hal yang mempengaruhi hal ini yaitu feses (benda yang akan dikeluarkan) dan usus sebagai organ yang mengeluarkannya. Gangguan pada salah satu atau keduanya akan menyebabkan BAB tidak lancar. Misalnya feses yang keras akan menyebabkan usus bekerja keras untuk mengeluarkannya atau ketika feses lunak namun terjadi kelemahan pada otot usus maka BAB pun juga akan terhambat.

Dengan demikian, berbagai penyebab susah buang air besar (konstipasi) yang mempengaruhi usus dan feses, antara lain:

Penyebab-penyebab konstipasi seperti di atas perlu diketahui supaya dapat mengatasi susah buang air besar yang Anda alami dengan mudah dan efektif serta mencegahnya agar tak terjadi lagi. Sekian, semoga bermanfaat.

 

 

20 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Rodriguez, D. Everyday Health (2016). What Causes Constipation? (https://www.everydayhealth.com/constipation/guide/)
Bennington-Castro, J. Everyday Health (2016). What Is Constipation? (https://www.everydayhealth.com/constipation/guide/)
Cafasso, J. Healthline (2017). Chronic Constipation: What Your Gut Is Trying to Tell You. (https://www.healthline.com/health/cic/what-your-gut-is-trying-to-tell-you)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit