Mulut Kering - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Aug 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 718.733 orang

Apa penyebab mulut kering?

Mulut kering dalam istilah medis juga dikenal sebagai xerostomia. Mulut kering adalah kondisi yang terjadi ketika kelenjar ludah di mulut Anda tidak menghasilkan air liur yang cukup.

Sehingga mulut kering bisa menyebabkan rasa kering, atau kekeringan, di mulut Anda. Mulut kering juga bisa menyebabkan gejala lain, seperti lidah kasar, sariawan, dan bibir pecah-pecah.

Air liur adalah bagian penting dari proses pencernaan Anda. Air liur membantu melembabkan dan memecah makanan. Air liur juga berfungsi sebagai mekanisme pertahanan utama untuk membantu tubuh Anda menjaga kesehatan gigi dan melindungi mulut Anda terhadap penyakit gusi dan kerusakan gigi.

Mulut kering bukanlah kondisi medis yang serius. Tetapi mulut kering kadang-kadang merupakan gejala dari masalah medis lain yang mendasarinya. Kondisi medis yang menyebabkan gejala mulut kering, biasanya membutuhkan penanganan dari dokter. Karena jika tidak ditangani, mulut kering juga dapat menyebabkan komplikasi, seperti kerusakan gigi.

Apa yang menyebabkan mulut kering?

Banyak hal yang bisa menyebabkan mulut kering. Mulut kering sering terjadi akibat dehidrasi. Beberapa penyakit, seperti diabetes, stress, kegelisahan, keracunan botulisme, Penuaan juga dapat mempengaruhi produksi air liur Anda dan menyebabkan mulut kering. Selain itu, penggunaan obat-obatan dan suplemen tertentu, seperti obat penekan nafsu makan dan obat kemoterapi, juga dapat menyebabkan mulut kering.

Beberapa penyebab yang dapat menyebabkan mulut kering meliputi:

  • Efek samping dari penggunaan obat - obatan tertentu. Mulut kering adalah efek samping yang sering ditimbulkan dari penggunaan obat-obatan resep dan nonresep, termasuk obat yang digunakan untuk mengobati depresi, kecemasan, nyeri, alergi, dan pilek (antihistamin dan dekongestan), obesitas, jerawat, epilepsi, hipertensi (diuretik), diare, mual, gangguan psikotik, inkontinensia urin, asma, dan penyakit Parkinson. Mulut kering juga bisa menjadi efek samping dari pelemas dan penenang otot.
  • Efek samping penyakit dan infeksi tertentu. Mulut kering dapat menjadi efek samping dari kondisi medis, termasuk sindrom Sjögren, HIV / AIDS, penyakit Alzheimer, diabetes, anemia, cystic fibrosis, rheumatoid arthritis, hipertensi, penyakit Parkinson, stroke, dan gondok.
  • Efek samping akibat prosedur medis tertentu. Kerusakan kelenjar air liur, yang disebabkan oleh prosedur medis tertentu, misalnya, kerusakan dapat berasal dari terapi radiasi ke kepala dan leher, dan perawatan kemoterapi untuk kanker.
  • Kerusakan saraf. Mulut kering dapat disebabkan oleh kerusakan saraf pada kepala dan leher karena cedera atau operasi.
  • Dehidrasi. Kondisi yang menyebabkan dehidrasi, seperti demam, keringat berlebih, muntah, diare, kehilangan darah, dan luka bakar dapat menyebabkan mulut kering.
  • Operasi pengangkatan kelenjar ludah.
  • Gaya hidup. Merokok atau mengunyah tembakau dapat mempengaruhi seberapa banyak air liur yang Anda hasilkan dan memperburuk gejala mulut kering. Sering bernafas dengan mulut terbuka juga dapat menyebabkan mulut kering.

Apa gejala yang dapat ditimbulkan akibat mulut kering?

Gejala umum akibat mulut kering meliputi:

  • Perasaan lengket dan kering di mulut
  • Sering haus
  • Sariawan dan bibir pecah-pecah
  • Perasaan kering di tenggorokan
  • Sensasi terbakar atau kesemutan di mulut, terutama di lidah
  • Lidah kering, merah, dan terluka
  • Masalah berbicara atau kesulitan mencicipi, mengunyah, dan menelan
  • Suara serak, saluran hidung kering, sakit tenggorokan
  • Bau mulut

Bagaimana cara mengatasi mulut kering?

Mulut kering biasanya merupakan kondisi medis yang hanya berlangsung sementara dan dapat diobati dengan baik. Dalam kebanyakan kasus, Anda dapat mencegah dan meredakan gejala mulut kering dengan melakukan beberapa langkah seperti di bawah ini:

  • minum air sesering mungkin
  • menghisap es batu
  • menghindari konsumsi alkohol, kafein, dan tembakau
  • membatasi asupan garam dan gula Anda
  • menggunakan pelembab di kamar Anda saat Anda tidur
  • menggunakan obat-obatan yang dapat berfungsi sebagai pengganti air liur yang dijual secara bebas di apotik
  • mengunyah permen karet tanpa gula atau mengisap permen tanpa gula
  • menggunakan pasta gigi, pembersih gigi dan permen mint yang dijual secara bebas di apotik.

Jika mulut kering Anda disebabkan oleh kondisi kesehatan yang mendasarinya, Anda mungkin memerlukan perawatan tambahan. Tanyakan kepada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut tentang kondisi spesifik Anda, pilihan perawatan, dan prospek jangka panjang yang dapat disebabkan oleh gejala mulut kering.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit