Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA

Bibir Pecah - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: DEC 10, 2019 Tinjau pada DEC 10, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.394.946 orang

Apa penyebab bibir pecah-pecah?

Bibir pecah-pecah adalah istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan bibir kering. Bibir pecah-pecah dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yang meliputi:

  • cuaca
  • menjilat bibir berlebihan

Bibir pecah-pecah adalah kondisi umum yang dapat terjadi pada kebanyakan orang. Tetapi beberapa orang mungkin mengalami salah satu bentuk bibir pecah-pecah yang lebih parah yang disebut cheilitis. Cheilitis dapat disebabkan oleh infeksi, Cheilitis ditandai oleh kulit yang terluka di sudut bibir.

Anda dapat mengobati bibir pecah-pecah dengan perawatan dan tindakan pencegahan sederhana. Jika kondisi bibir kering dan pecah-pecah tidak membaik, Anda harus mempertimbangkan untuk pergi ke dokter kulit.

Gejala bibir pecah-pecah

Anda mungkin mengalami salah satu gejala berikut pada bibir atau daerah sekitar bibir Anda:

  • kekeringan
  • mengelupas
  • bersisik
  • terluka
  • pembengkakan
  • pecah-pecah
  • berdarah

Apa yang menyebabkan bibir pecah-pecah?

Bibir tidak memiliki kelenjar minyak seperti bagian kulit lainnya. Hal ini menyebabkan kulit di bibir lebih rentan untuk mengering dan pecah-pecah. Kurangnya kelembaban pada bibir dapat membuat masalah menjadi lebih buruk, apakah itu disebabkan oleh cuaca atau terkait dengan kurangnya perawatan diri.

Terpapar udara yang kering selama berbulan-bulan selama musim dingin diketahui menyebabkan bibir pecah-pecah. Sering terpapar sinar matahari di musim panas juga dapat memperburuk kondisi Anda.

Penyebab umum lain yang dapat menyebabkan bibir pecah-pecah adalah kebiasaan menjilat. Air liur dari lidah bisa mengurangi kelembaban bibir, sehingga dapat menyebabkan kekeringan.

Faktor risiko penyebab bibir pecah-pecah

Setiap orang bisa mengalami bibir pecah-pecah, terutama jika mereka memiliki kondisi kulit kering.

Minum obat-obatan tertentu juga dapat meningkatkan risiko mengalami bibir pecah-pecah. Obat-obatan dan suplemen yang dapat menyebabkan bibir pecah-pecah termasuk:

  • vitamin A
  • retinoid (Retin-A, Differin)
  • lithium (umumnya digunakan untuk mengobati gangguan bipolar)
  • obat kemoterapi

Orang yang mengalami dehidrasi atau kurang gizi juga lebih cenderung mengalami bibir pecah-pecah daripada orang lain. Hubungi dokter Anda jika salah satu dari hal diatas menyebabkan bibir pecah-pecah. Dehidrasi dan malnutrisi adalah kondisi kesehatan serius yang memerlukan pertolongan medis segera.

Kapan harus mencari perawatan medis

Cheilitis

Jika bibir kering dan pecah-pecah tidak membaik dengan perawatan sederhana, Anda harus segera mengunjungi dokter kulit. Karena kondisi bibir kering yang Anda derita dapat menjadi kondisi yang lebih serius yang dikenal dengan Cheilitis. Cheilitis adalah kondisi yang ditandai oleh kulit yang pecah di sudut mulut dan beberapa celah di bibir Anda.

Jika Anda memiliki kondisi ini, bibir Anda dapat:

  • berwarna pink gelap atau merah
  • memiliki tekstur yang kenyal
  • mengalami luka yang dalam
  • muncul plak putih di permukaan bibir

Cheilitis sering dikaitkan dengan infeksi dan penyakit radang, seperti penyakit Crohn. Kerusakan gigi dan produksi air liur yang berlebihan juga dapat menyebabkan bibir pecah-pecah menjadi cheilitis.

Bakteri dapat masuk melalui celah-celah bibir yang pecah-pecah dan menyebabkan infeksi. Orang dewasa dan anak-anak yang memiliki kawat gigi ortodontik, memakai gigi palsu, atau menggunakan dot, rentan terkena cheilitis.

Seorang dokter kulit dapat menentukan apakah bibir kering Anda hanya pecah-pecah atau apakah Anda menderita cheilitis.

Dehidrasi dan kekurangan gizi

Bibir kering juga bisa disebabkan oleh dehidrasi atau kekurangan gizi . Dehidrasi dapat menyebabkan beberapa gejala termasuk:

  • pusing
  • sembelit
  • penurunan produksi urin
  • mulut kering
  • sakit kepala

Dalam kasus yang parah, seseorang yang menderita dehidrasi dapat mengalami tekanan darah rendah, demamnapas cepat, atau detak jantung yang cepat.

Malnutrisi ditandai oleh banyak gejala yang sama dengan dehidrasi. Gejala lain yang dapat muncul bersamaan dengan dehidrasi meliputi:

  • kelemahan otot
  • gigi membusuk
  • perut kembung
  • tulang rapuh

Malnutrisi dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin, sehingga mereka yang memiliki pantangan tertentu dalam pola dietnya, misalnya vegetarian perlu memastikan bahwa mereka mendapatkan cukup vitamin yang mereka butuhkan.

Orang yang kecanduan alkohol juga lebih rentan terkena kekurangan gizi akibat kekurangan vitamin. Hal ini disebabkan oleh penggunaan alkohol yang berlebihan dapat mengganggu penyerapan vitamin di tubuh. Lansia juga berisiko lebih tinggi mengalami kekurangan gizi karena penurunan nafsu makan.

Jika Anda curiga mengalami dehidrasi atau kekurangan gizi, segera pergi ke dokter.

Cara merawat dan mencegah bibir pecah-pecah

Bibir yang pecah-pecah biasanya dapat dirawat di rumah dengan perawatan sederhana. Langkah pertama yang dilakukan untuk merawat bibir pecah-pecah adalah dengan memastikan Anda menjaga kelembaban bibir Anda. Untuk menjaga kelembaban bibir Anda, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan, diantaranya:

  • menggunakan lip balm sepanjang hari
  • minum lebih banyak air
  • menggunakan pelembab di rumah
  • menghindari kondisi cuaca dingin atau menutup mulut Anda dengan syal

Paparan sinar matahari juga dapat menyebabkan bibir pecah-pecah, terutama seiring bertambahnya usia. Oleskan lip balm yang minimum mengandung SPF 15 sebelum ke luar rumah. Lip balm dapat membantu melembabkan bibir dan tabir surya dapat meminimalkan efek bibir kering.

 


Referensi

Cherney, K. Healthline (2018). How to Use Coconut Oil for Chapped, Dry Lips.

Gardner, SS. WebMD (2017). Why A re My Lips Chapped?

Gibson, L. Mayo Clinic (2016). Chapped Lips: What's the Best Remedy?

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit