Manfaat Medical Check Up yang Penting Bagi Kesehatan

Dipublish tanggal: Sep 6, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 4 menit
Manfaat Medical Check Up yang Penting Bagi Kesehatan

Tidak perlu menunggu sakit untuk melakukan medical check up. Sebagai bentuk pencegahan, medical check-up atau pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh penting dilakukan untuk mendeteksi adanya gangguan atau penyakit sejak dini. Memangnya, apa saja manfaat medical check up bagi kesehatan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. 

Manfaat medical check up bagi kesehatan

Pada dasarnya, pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh atau medical check-up diperlukan oleh semua orang. Orang yang nampaknya sehat pun perlu melakukan medical check-up, setidaknya setahun sekali. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Manfaat medical check up dapat dirasakan pada semua bagian tubuh. Hal ini sangat penting untuk mendeteksi dini adanya gangguan atau penyakit dalam tubuh. Semakin cepat terdeteksi, maka penyakit tersebut dapat semakin cepat ditangani dan mencegahnya semakin parah.

Berikut adalah daftar hal-hal yang akan diperiksa dengan medical check-up beserta manfaatnya, antara lain:

1. Berat badan

Manfaat medical check up salah satunya adalah dapat mengetahui apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Hal ini dapat diketahui dengan mengukur indeks massa tubuh atau IMT.

Baca Selengkapnya: Cara Menghitung Indeks Massa Tubuh (Apakah Berat Badan Anda Normal?)

Indeks Massa Tubuh (Body Mass Index/BMI) yang tidak biasa dapat memicu berbagai penyakit. Kegemukan bisa meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 2, osteoartritis, hipertensi, bahkan kanker. 

Begitu juga bila tubuh Anda terlalu kurus, hal ini sama saja tidak baik bagi kesehatan. Tubuh yang terlalu kurus dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan memicu osteoporosis hingga anemia. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

2. Gula darah

Pemeriksaan gula darah dilakukan untuk orang berusia 45 tahun ke atas, setidaknya tiap 2 tahun sekali. Tetapi bila Anda memiliki risiko diabetes, sebaiknya segera jalani tes ini dan lebih sering, misalnya tiap tahun.

Jika Anda mempunyai kemungkinan diabetes, Anda disarankan untuk berpuasa selama 8 jam sebelum tes dilakukan. Tes gula darah puasa akan menunjukkan salah satu hasil berikut:

  • Normal: 70-100 mg/dL
  • Pra diabetes: 100-125 mg/dL
  • Diabetes: ≥ 126 mg/dL

3. Tekanan darah

Manfaat medical check up juga dapat mengetahui kategori tekanan darah Anda, apakah normal atau mulai menunjukkan gejala hipertensi. Bagi orang yang sehat, tes bisa dilakukan tiap 1-2 tahun.

Sedangkan bagi yang mengidap hipertensi atau hipotensi, sebaiknya melakukan cek tekanan darah tiap tahun atau lebih sering.

4. Kolesterol

Kolesterol pada dasarnya dibutuhkan tubuh, tapi jika berlebihan dapat menyumbat pembuluh darah dan memicu penyakit jantung serta stroke. Kadar kolesterol normal adalah:

  • Kolesterol baik (High-Density Lipoprotein/HDL) berada di atas 60 mg/dL.
  • Kolesterol jahat (Low-Density Lipoprotein/LDL) berada di bawah 100 mg/dL.
  • Trigliserida dengan kadar kurang dari 150 mg/dL.
  • Total kolesterol dengan kadar di bawah 200mg/dL.

5. Kesehatan jantung

Salah satu manfaat medical check up sangat penting untuk mengetahui kesehatan jantung. Biasanya akan dilakukan tes EKG (Elektrokardiogram) atau yang lebih familiar disebut dengan tes rekam jantung. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

Pemeriksaan ini berguna untuk mendeteksi aktivitas listrik pada jantung. Melalui EKG akan dideteksi apakah ada detak jantung yang tak biasa atau ada-tidaknya gangguan pada irama jantung. 

Tes EKG sangat disarankan jika anda memiliki gejala penyakit jantung, seperti nyeri dada atau jantung berdebar.

6. Mata

Pemeriksaan mata tidak hanya penting bagi orang dewasa, tapi bahkan juga dianjurkan sejak dini. Disamping gangguan penglihatan, pemeriksaan mata pada anak berguna untuk melihat kemungkinan mata malas atau mata juling. 

Sedangkan untuk orang dewasa, pemeriksaan mata mampu mengetahui kondisi seperti: 

  • Mata berkabut atau katarak
  • Kerusakan pembuluh darah pada belakang mata akibat diabetes (retinopati diabetik)
  • Rusaknya saraf optik dan meningkatnya tekanan mata (glaukoma)

Jenis pemeriksaan mata meliputi:

  • Pemeriksaan retina
  • Pemeriksaan otot mata
  • Pemeriksaan ketajaman visual
  • Pemeriksaan dengan lampu celah
  • Tes perimetri
  • Tes tekanan intraokular (tonometri)

7. Kulit

Manfaat medical check up juga dapat dirasakan pada kulit Anda. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi kanker kulit dengan cara mengambil sampel kulit atau biopsi kulit. Tes bisa dilakukan segera jika muncul perubahan tidak biasa pada kulit.

8. Telinga

Pemeriksaan tes pendengaran (audiometri) bisa dilakukan jika Anda mencurigai mengalami gangguan pendengaran. Tak hanya pada orang dewasa, pemeriksaan telinga pada bayi dan anak-anak dilakukan untuk mendeteksi masalah pendengaran yang berpengaruh pada kemampuan belajar, berbicara, dan memahami bahasa.

Baca Selengkapnya: Tes Pendengaran: Fungsi dan 2 Prosedur yang Dilakukan

9. Gigi

Manfaat medical check up juga penting untuk melihat kondisi kesehatan gigi dan mulut Anda. Untuk mendeteksi kesehatan gigi, seperti mendeteksi kondisi seperti abses dan bengkak bernanah, maka perlu dilakukan pemeriksaan gigi rutin setiap 6 bulan sekali. Pemeriksaan ini berfungsi untuk mengetahui adanya kerusakan gigi hingga rahang.

10. Tulang

Tes kepadatan tulang termasuk salah satu prosedur medical check up yang dilakukan dengan X-ray atau CT scan. Pemeriksaan ini berguna untuk mengetahui kekuatan tulang serta membantu mendiagnosis risiko osteoporosis (tulang keropos). 

Baca Juga: Yang Sebaiknya Diperiksa Ketika Menjalani Medical Check-Up

Di samping pemeriksaan di atas, beberapa tes lain dapat diperlukan untuk mendeteksi penyakit lainnya, seperti gonore, herpes genital, sifilis, hepatitis B, hingga HIV. Karena manfaat medical check up sangat banyak, maka jangan lewatkan untuk rutin memeriksakan kesehatan Anda secara menyeluruh setidaknya sekali dalam setahun.

50 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Annual Physical Exam by Dr. Wedro on MedicineNet.com. MedicineNet. (https://www.medicinenet.com/annual_physical_exam/views.htm)
A checkup for the checkup: Do you really need a yearly physical?. Harvard Health. (https://www.health.harvard.edu/blog/a-checkup-for-the-checkup-do-you-really-need-a-yearly-physical-201510238473)
Physical Examination: Purpose, Preparation, and Procedure. Healthline. (https://www.healthline.com/health/physical-examination)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app