Doctor men
Ditulis oleh
MELIANTY IPARDJO
Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA

Hepatitis - Gejala, Cara Menangani, dan Obat

Update terakhir: NOV 18, 2019 Tinjau pada NOV 18, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.606.476 orang

Apa itu hepatitis?

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Hepatitis adalah peradang pada hati (liver) . Kondisi ini bisa saja merupakan kondisi yang tidak begitu berbahaya atau bisa berkembang menjadi suatu gejala yang ganas jika hepatitis berkembang menjadi fibrosis (jaringan parut), sirosis atau kanker hati. 

Virus hepatitis adalah penyebab paling umum sebagai penyebab hepatitis di dunia  selain itu faktor lain yang dapat menyebabkan hepatitis/ peradangan hati adalah zat beracun (misalnya alkohol, obat-obatan tertentu), dan penyakit autoimun juga dapat menyebabkan hepatitis.

Ada 5 virus hepatitis utama, yang disebut tipe A, B, C, D dan E. Kelima jenis ini sangat memprihatinkan karena merupakan masalah serius pada negara-negara berkembang dan beresiko tinggi menyebabkan kematian. 

Secara khusus, tipe B dan tipe C dapat berkembang menjadi penyakit kronis dan bertanggung jawab sebagai penyebab paling umum sirosis dan kanker hati pada ratusan juta orang di seluruh dunia.

Hepatitis A dan E biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. Hepatitis B, C dan D biasanya terjadi akibat kontak  dengan cairan tubuh penderita yang terinfeksi. 

Cara penularan yang umum untuk virus ini termasuk penerimaan donor darah atau produk darah yang terkontaminasi, prosedur medis  dengan menggunakan peralatan yang terkontaminasi dan penularan hepatitis B dari ibu ke bayi saat hamil dan melahirkan,dan juga melalui kontak seksual.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Gejala yang paling umum dikenal masyarakat tentang hepatitis termasuk gejala seperti ikterus (kulit kuning dan konjuctiva mata kekuningan), kencing gelap atau seperti teh, kelelahan ekstrem, mual, muntah dan sakit perut.

Apa saja perbedaan pada virus hepatitis A,B,C,D,E?

Para ilmuwan telah mengidentifikasi 5 virus hepatitis unik, yang diidentifikasi oleh huruf A, B, C, D, dan E. Walaupun semua virus hepatitis dapat menyebabkan penyakit peradangan hati, ke-5 jenis virus Hepatitis ini memiliki karakteristiknya masing-masing. 

Virus Hepatitis A (HAV)

Paling banyak ditemukan pada kotoran orang yang terinfeksi dan paling sering ditularkan melalui konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi. Tindakan seks tertentu juga bisa menyebarkan HAV.

Pada infeksi dengan gejala ringan, kebanyakan orang dapat pulih secara maksimal dan setelah sembuh, biasanya sistem kekebalan tubuh dari infeksi HAV akan terbentuk. Namun, infeksi HAV juga bisa parah dan mengancam nyawa.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

 Kebanyakan orang di daerah dengan sanitasi yang buruk telah terinfeksi virus ini. Namun Anda tidak perlu khawatir karena vaksin hepatitis A yang aman dan efektif tersedia untuk mencegah penularan HAV.

Virus hepatitis B (HBV)

Hepatitis B adalah jenis hepatitis yang paling umum ditemukan di Indonesia. Virus Hepatitis B ditularkan melalui paparan darah atau produk darah dari orang yang terinfeksi seperti air mani, cairan vagina, ludah, keringat dan cairan tubuh lainnya. 

HBV dapat ditularkan dari ibu yang terinfeksi ke bayi pada saat kehamilan, melahirkan pervagina atau menyusui. Penularan juga dapat terjadi melalui transfusi darah dan produk darah yang terkontaminasi HBV, suntikan yang terkontaminasi selama prosedur medis, dan melalui penggunaan narkoba jenis suntikan. 

HBV juga menimbulkan risiko bagi petugas layanan kesehatan jika tertusuk jarum suntik yang terkontaminasi oleh virus HBV saat merawat pasien HBV yang terinfeksi. Namun Anda tidak perlu khawatir karena Vaksin yang aman dan efektif tersedia untuk mencegah HBV. Vaksin ini memerlukan booster ulang dengan sebelumnya mendeteksi kadarnya anti HBS di darah.

Virus hepatitis C (HCV)

sebagian besar ditularkan melalui paparan darah dari orang yang terinfeksi Virus Hepatitis C. Hal ini dapat terjadi melalui transfusi darah dan produk darah  yang terkontaminasi HCV, suntikan yang terkontaminasi selama prosedur medis, dan melalui penggunaan narkoba suntikan. 

Transmisi seksual juga mungkin terjadi, namun jauh lebih jarang terjadi. Tidak ada vaksin untuk HCV, namun pengobatan menggunakan antivirus untuk hepatitis C sudah tersedia di Indonesia.

Virus Hepatitis D (HDV)

hanya terjadi pada mereka yang terinfeksi HBV. Infeksi ganda HDV dan HBV dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius dan hasil yang lebih buruk. Vaksin Hepatitis B memberikan perlindungan dari infeksi HDV.

Virus Hepatitis E (HEV)

Sama seperti Hepatitis A, sebagian besar Hepatitis E ditularkan melalui konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi. 

HEV adalah penyebab umum wabah hepatitis di seluruh belahan dunia dan semakin dikenal sebagai salah satu penyakit yang penting di negara maju. Vaksin yang aman dan efektif untuk mencegah infeksi HEV telah dikembangkan namun tidak tersedia secara luas.

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit