Kesehatan Fisik

Lima Penyakit Mematikan Akibat Gigitan Nyamuk

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Mar 19, 2020 Waktu baca: 3 menit
Lima Penyakit Mematikan Akibat Gigitan Nyamuk

Bentuknya boleh saja kecil, tapi gigitan dan suaranya bisa sangat mengganggu makhluk yang ratusan kali lebih besar darinya. Itulah nyamuk, serangga khas tropis yang rajin berkeliling dari rumah ke rumah.

Penyakit Berbahaya Akibat Gigitan Nyamuk

Selain menyebabkan peradangan dan gatal di kulit, nyamuk juga terbukti dapat menjadi media penyebaran beberapa virus berbahaya, seperti:

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Domperidone IF digunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah akibat keterlambatan proses pengosongan lambung. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Domperidone if 10mg tab 1

1. Malaria


Malaria disebabkan oleh parasit (disebut plasmodium) yang ditularkan oleh nyamuk malaria. Jutaan orang mati setiap tahun akibat penyakit ini dan beberapa juta orang lagi hidup bersama penyakit ini. Orang bisa hidup bertahun-tahun dengan beberapa jenis malaria. Kebanyakan malaria dapat disembuhkan tetapi malaria otak (Plasmodium falciparum) dapat menyebabkan kematian dalam waktu yang sangat singkat, yakni satu hingga dua hari setelah terinfeksi. 
Biasanya, malaria menyebabkan demam setiap hari yang kemudian berlanjut menjadi demam kambuhan setiap dua sampai tiga kali sehari. 

2. Demam berdarah


Penyebar virus demam berdarah adalah nyamuk hitam bergaris-garis putih. Selain menjadi media penyebar demam berdarah, nyamuk ini juga sering disebut nyamuk demam kuning karena ia dapat pula membawa demam  kuning. 

Saat pertama terkena demam berdarah, penderita bisa merasakan gejalanya membaik setelah minum banyak air putih dan istirahat. Tetapi jika terkena virus yang serupa, bisa berakibat kematian jika tidak segera mendapat pertolongan medis. 
Gejala demam berdarah adalah demam tinggi bisa mencapai 40 derajat Celcius selama seminggu, pendarahan dari mulut, hidung ( mimisan ), dan dubur (BAB berdarah), bintik-bintik merah ketika kulit diregangkan, sakit perut hingga bisa muntah. Jika demam berdarah sudah tahap parah, penderita akan merasakan dingin di ujung tangan dan kakinya.

3. Demam kuning

Virus demam kuning disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegepty dan Haemagogus spp.  Nyamuk pembawa demam kuning kebanyakan menggigit siang hari.   Apabila seseorang digigit nyamuk terinfeksi, gejala biasanya muncul 3 - 6 hari kemudian. Ada tiga tahap demam kuning dengan gejalanya masing-masing:
• Tahap pertama: pusing, nyeri otot dan sendi, demam, wajah kemerahan, nafsu makan hilang, muntah, kulit kekuningan. 
• Tahap kedua atau tahap remisi: Tiga sampai empat hari setelah tahap pertama, gejala akan hilang dan penderita mungkin saja sembuh tapi mungkin juga lanjut ke tahap selanjutnya dalam waktu 24 jam. 
• Tahap ketiga atau tahap keracunan: Organ-organ vital mulai terkena racun dan bisa mengakibatkan gagal jantung, hati, dan ginjal, gangguan pembekuan darah, perdarahan, dan gangguan fungsi otak seperti meracau, kejang, koma atau pingsan hingga kematian. 

4. Chikungunya


Virus Chikungunya ditularkan oleh nyamuk yang terinfeksi. Gejala umumnya adalah demam tinggi dan nyeri otot. Gejala lainnya adalah sakit kepala, bengkak di persendian, dan ruam. Pada akhir 2013, virus chikungunya ditemukan untuk pertama kalinya di Amerika di pulau-pulau di Karibia. Ada risiko bahwa virus akan diimpor ke daerah-daerah baru oleh wisatawan terinfeksi dan akhirnya masuk juga ke Indonesia. Tidak ada vaksin untuk mencegah atau obat untuk mengobati infeksi virus chikungunya.

5. Penyakit kaki gajah


Filariasis (penyakit kaki gajah) adalah penyakit menular yang disebabkan cacing yang ditularkan melalui gigitan berbagai jenis nyamuk. Cacing jenis Wuchereria bancrofti yang paling sering ditemukan di negeri tropis seperti Indonesia. Penyakit kaki gajah bersifat menahun (kronis). Apabila tidak mendapat pengobat sesegera mungkin, bisa menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan, dan alat kelamin baik pada perempuan maupun laki-laki. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Domperidone IF digunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah akibat keterlambatan proses pengosongan lambung. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Domperidone if 10mg tab 1

Gejala klinis kaki gajah berupa demam berulang selama 3–5 hari. Demam dapat hilang bila istirahat dan muncul lagi setelah bekerja berat. Pembengkakan kelenjar getah bening tanpa luka tapi terasa panas dan nyeri di daerah lipatan paha, dan ketiak.

Cara Mengatasi Nyamuk yang Mengganggu

Untuk mengatasi nyamuk yang mengganggu, saatnya Anda mengunakan pembersih udara yang memiliki fungsi ganda. Sharp Air purifier with Mosquito catcher adalah pilihan tepat untuk membuat rumah Anda bebas dari nyamuk. Mampu melindungi Anda dan keluarga dari gigitan nyamuk dengan lima tahapan perangkap efektif dan menggunakan bahan yang 100 persen tidak berbahaya. 

Teknologi perangkap nyamuk dari SHARP mampu mengurangi hingga 91 persen nyamuk Culex, 7 persen nyamuk Aedes dan 72 persen lalat. Tahapan efektif dalam perangkap nyamuk ini adalah ultraviolet dan warna hitam sebagai pemikat nyamuk, desain celah ideal untuk nyamuk dan aliran udara yang menggunakan bahan-bahan tidak berbahaya. 

Dua fungsi lainnya yang terdapat pada Sharp Air Purifier with Mosquito cather adalah: 
Plasmacluster yang mampu menghasilkan ion-ion plasmacluster yang secara aktif menyebar ke seluruh ruangan untuk menonatifkan virus, bakteri, jamur, serta bau tak sedap, sehingga ruangan menjadi bersih dan sehat. 

Air purifying. Dengan kombinas HEPA filter, Coanda airflow dan Back Suction, mampu menjangkau seluruh ruangan menghisap dan menyaring semua debu dan kuman dalam partikel yang terkecil. 

Tunggu apa lagi? Jadikan rumah Anda bebas nyamuk dengan Sharp Air Purifier with Mosquito catcher. 

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Mosquito Bites. MedlinePlus. (Accessed via: https://medlineplus.gov/mosquitobites.html)
Mosquito-Borne Diseases. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). (Accessed via: https://www.cdc.gov/niosh/topics/outdoor/mosquito-borne/default.html)
Mosquito-borne diseases. World Health Organization (WHO). (Accessed via: https://www.who.int/neglected_diseases/vector_ecology/mosquito-borne-diseases/en/)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app