Adakah Obat Chikungunya Tradisional 100% Alami?

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Okt 27, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Adakah Obat Chikungunya Tradisional 100% Alami?

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan biasa ditularkan oleh nyamuk Aedes albopictus atau Aedes aegypti (nyamuk yang sama dengan penyebab DBD). Akan tetapi, virus ini tidak bisa menular antar-manusia;
  • Chikungunya bisa dialami oleh siapa saja meski bayi baru lahir, orang lanjut usia di atas 65 tahun, serta penderita hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung lebih rentan terserang;
  • Penderita chikungunya umumnya akan mengalami berbagai gejala setelah 3-7 hari terkena gigitan nyamuk, seperti:
    • Demam tinggi;
    • Sakit pada persendian atau otot;
    • Sendi membengkak;
    • Sakit kepala;
    • Mual dan muntah;
    • Ruam pada kulit.
  • Hingga saat ini masih belum ada obat khusus yang dapat menyembuhkan penyakit chikungunya atau flu tulang. Meski demikian sejumlah obat herbal diklaim mampu mengurangi gejalanya. Tanaman-tanaman tersebut adalah brotowali, kunyit, daun pepaya, bawang putih, dan air kelapa. Selain itu, penderita chikungunya sangat disarankan untuk banyak minum air putih dan beristirahat;
  • Klik untuk membeli berbagai obat pereda nyeri yang dapat digunakan untuk meringankan gejala chikungunya seperti ibuprofen dan acetaminophen dari rumah Anda melalui HDMall. *Gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia dan bisa COD.

Apa itu chikungunya?

Chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan biasa ditularkan oleh nyamuk Aedes albopictus atau Aedes aegypti alias nyamuk yang menyebabkan demam berdarah dengue. Akan tetapi, virus ini tidak bisa menular antar-manusia. Chikungunya bisa dialami oleh siapa saja meski bayi baru lahir, orang lanjut usia di atas 65 tahun, serta penderita hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung lebih rentan terserang.

Penderita chikungunya umumnya akan mengalami berbagai gejala setelah 3-7 hari terkena gigitan nyamuk, seperti:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20
  • Demam tinggi;
  • Sakit pada persendian atau otot;
  • Sendi membengkak;
  • Sakit kepala;
  • Mual dan muntah;
  • Ruam pada kulit.

Baca juga: Flu Tulang Alias Chikungunya, Penyakit Apakah Itu?

Pengobatan chikungunya

Hingga saat ini masih belum ada obat khusus yang dapat menyembuhkan penyakit chikungunya atau flu tulang. Para dokter dan ahli kesehatan pun masih berupaya menemukan cara mengobati chikungunya. Oleh karena itu, penderita chikungunya disarankan untuk melakukan beberapa tips alami yang dapat membantu meredakan gejala dan mempercepat pemulihan.

Penggunaan obat seperti naproxen, ibuprofen, atau acetaminophen mungkin bisa membantu mengurangi rasa nyeri dan demam yang terjadi akibat chikungunya, termasuk fisioterapi (untuk membantu meredakan nyeri sendi atau otot). Walau tidak berakibat fatal, gejala chikungunya dapat menyebabkan rasa sakit, lemah, hingga kelumpuhan sementara.

Adakah obat chikungunya tradisional?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, hingga saat ini belum ada metode pengobatan yang dapat mengobati penyakit chikungunya, baik obat medis maupun obat herbal. Meski tidak dapat menyembuhkan dan belum dapat dipastikan keamanannya, beberapa bahan alami berikut mungkin dapat membantu mengurangi gejala chikungunya, di antaranya:

Brotowali

Brotowali merupakan tanaman obat herbal yang dapat meredakan demam. Tanaman yang bernama latin Tinospora cordifolia tersebut mengandung sifat antiinflamasi, antiinfeksi, serta imunomodulator (senyawa yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh) sehingga dapat meredakan gejala chikungunya. Sifat antimikrobanya juga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Bagi orang dewasa, dosis brotowali tidak boleh melebihi 3 gram per hari.

Daun pepaya

Sama seperti demam berdarah, chikungunya juga berimbas pada kadar hemoglobin dalam darah. Daun pepaya tak hanya dapat menaikkan hemoglobin. Sifat larvasida alaminya juga bisa mengeliminasi larva nyamuk penyebab chikungunya. Daun pepaya dapat diminum dalam bentuk jus. Minum 2 sendok makan jus daun pepaya setiap 3 jam sekali selama 2-3 hari berturut-turut, lalu lihat perkembangannya.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Bawang putih

Bawang putih sudah terkenal akan khasiatnya dalam meredakan sakit pada persendian. Ketika diaplikasikan ke kulit, bawang putih dapat meringankan rasa sakit dan peradangan, serta meningkatkan sirkulasi darah. Untuk pengobatan chikungunya, tumbuk 10-12 siung bawang putih, lalu oleskan ke bagian sendi atau otot yang sakit, diamkan selama beberapa jam. Lakukan sebanyak 2 kali sehari.

Air kelapa

Mengonsumsi 3-4 gelas air kelapa setiap hari dapat membantu mendetoksifikasi hati (liver) sekaligus mengurangi rasa sakit yang disebabkan virus chikungunya. Hal ini dikarenakan air kelapa mengandung mangan yang bersifat anti-peradangan. Meski demikian, bukan berarti air kelapa dapat menyembuhkan chikungunya.

Kunyit

Salah satu obat tradisional untuk meredakan gejala chikungunya adalah kunyit. Rempah ini mengandung kurkumin, kandungan antoksidan yang dapat menangkal inflamasi atau peradangan. Campurkan ½ sendok teh bubuk kunyit pada makanan atau segelas susu hangat lalu minum segelas di pagi hari dan sebelum tidur.

Apa yang harus dilakukan untuk mengurangi gejala chikungunya?

Menurut para ahli kesehatan, tidak ada cara yang paling efektif meredakan gejala chikungunya selain mencukupi kebutuhan istirahat dan minum air putih yang lebih banyak. Kedua tips alami tersebut dianggap mampu mengurangi dampak kesehatan yang terjadi akibat virus chikungunya. Dengan beristirahat yang cukup, tubuh akan mampu melawan infeksi virus karena adanya peningkatan kekebalan atau sistem imun tubuh. 

Dengan minum air putih yang cukup, tubuh akan terhindar dari dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan membantu mengurangi demam yang terjadi akibat infeksi virus chikungunya. Selain minum air putih, mandi air hangat dengan campuran garam dan daun neem dipercaya bisa membantu meningkatkan sistem imun dan mengurangi rasa sakit.

Baca juga: 6 Manfaat dan Risiko Mandi Air Hangat bagi Kesehatan

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
CDC. Chikungunya Virus: Symptoms & Treatment. (https://www.cdc.gov/chikungunya/symptoms/index.html)
NDTV. 7 Most Effective Home Remedies For Chikungunya. (https://doctor.ndtv.com/living-healthy/7-home-remedies-for-chikungunya-1708505). 22 Agustus 2017

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app