Pengobatan

Adakah Obat Chikungunya Tradisional 100% Alami?

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Agu 4, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Adakah Obat Chikungunya Tradisional 100% Alami?

Apa Itu Penyakit Chikungunya?

Chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan biasa ditularkan oleh nyamuk Aedes albopictus atau Aedes aegypti (nyamuk yang sama dengan penyebab DBD), tetapi virus tidak bisa menular antar manusia. Penyakit Chikungunya bisa dialami oleh siapa saja, tetapi bayi baru lahir, orang lanjut usia di atas 65 tahun, dan penderita hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung lebih rentan terserang.

Penderita Chikungunya umumnya akan mengalami berbagai gejala setelah 3-7 hari terkena gigitan nyamuk, seperti:

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1
  • Demam tinggi
  • Sakit pada persendian atau otot
  • Sendi membengkak
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Ruam pada kulit

Baca juga: Kenali Ciri-ciri Nyamuk Aedes Aegypti Penyebab Chikungunya

Pengobatan Chikungunya

Hingga saat ini masih belum ada obat khusus yang dapat menyembuhkan penyakit Chikungunya atau flu tulang ini. Para dokter dan ahli kesehatan pun masih berupaya menemukan cara mengobati Chikungunya. Oleh karena itu, penderita Chikungunya disarankan untuk melakukan beberapa tips alami yang dapat membantu meredakan gejala dan mempercepat pemulihan.

Penggunaan obat seperti naproxen, ibuprofen, atau acetaminophen mungkin bisa membantu mengurangi rasa nyeri dan demam yang terjadi akibat Chikungunya, termasuk fisioterapi (untuk membantu meredakan nyeri sendi atau otot). Walau tidak berakibat fatal, tetapi gejala Chikungunya yang terjadi dapat menyebabkan rasa sakit, lemah, hingga kelumpuhan sementara.

Adakah Obat Chikungunya Tradisional 100% Alami?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, hingga saat ini belum ada metode pengobatan yang dapat mengobati penyakit Chikungunya, baik obat medis maupun obat herbal. Meski tidak dapat menyembuhkan dan belum dapat dipastikan keamanannya, tetapi beberapa bahan alami berikut mungkin dapat membantu mengurangi gejala Chikungunya, di antaranya:

Brotowali (Giloy)

Brotowali merupakan tanaman obat herbal yang dapat meredakan demam. Tanaman yang bernama latin Tinospora cordifolia tersebut mengandung sifat antiinflamasi, antiinfeksi, serta imunomodulator (senyawa yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh) sehingga dapat meredakan gejala Chikungunya. Sifat antimikrobanya juga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Bagi orang dewasa, dosis Brotowali tidak boleh melebihi 3 gr per hari.

Daun pepaya (Papaya leaves)

Sama seperti demam berdarah, penyakit Chikungunya juga berimbas pada kadar hemoglobin dalam darah. Daun pepaya tak hanya dapat menaikkan hemoglobin, namun sifat larvasida alaminya juga bisa mengeliminasi larva nyamuk penyebab Chikungunya. Daun pepaya dapat diminum dalam bentuk jus. Minum 2 sdm jus daun pepaya setiap 3 jam sekali selama 2-3 hari berturut-turut, lalu lihat perkembangannya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Bawang putih (Garlic)

Bawang putih sudah terkenal akan khasiatnya dalam meredakan sakit pada persendian. Ketika diaplikasikan ke kulit, bawang putih dapat meringankan rasa sakit dan perradangan sekaligus meningkatkan sirkulasi darah. Untuk pengobatan Chikungunya, tumbuk 10-12 siung bawang putih lalu oleskan ke bagian sendi atau otot yang sakit, diamkan selama beberapa jam. Lakukan sebanyak 2 kali sehari.

Air kelapa (Coconut water)

Mengonsumsi 3-4 gelas air kelapa (coconut water) setiap hari dapat membantu mendetoksifikasi hati (liver) sekaligus mengurangi rasa sakit yang disebabkan virus Chikungunya. Hal ini dikarenakan air kelapa mengandung mangan yang bersifat anti peradangan. Tetapi bukan berarti air kelapa dapat menyembuhkan Chikungunya.

Kunyit (Tumeric)

Salah satu obat Chikungunya tradisional yang dipercaya ampuh mengurangi gejala adalah kunyit. Salah satu jenis rempah ini mengandung kurkumin, kandungan antoksidan yang dapat menangkal inflamasi atau peradangan. Campurkan ½ sdt bubuk kunyit pada makanan atau segelas susu hangat lalu minum segelas di pagi hari dan juga sebelum tidur.

Apa yang harus dilakukan untuk mengurangi gejala Chikungunya?

Menurut para ahli kesehatan, tidak ada cara yang paling efektif meredakan gejala Chikungunya selain mencukupi kebutuhan istirahat dan minum air putih yang lebih banyak. Kedua tips alami tersebut dianggap mampu mengurangi dampak kesehatan yang terjadi akibat virus Chikungunya. Dengan beristirahat yang cukup, tubuh akan mampu melawan infeksi virus karena adanya peningkatan kekebalan atau sistem imun tubuh. 

Sementara dengan minum air putih yang cukup, maka tubuh akan terhindar dari dehidrasi (kehilangan cairan tubuh) dan membantu mengurangi demam yang terjadi akibat infeksi virus. Selain minum air putih, mandi air hangat dengan campuran garam dan daun Neem dipercaya bisa membantu meningkatkan sistem imun dan mengurangi rasa sakit.

Baca juga: 6 Manfaat dan Risiko Mandi Air Hangat Bagi Kesehatan


Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app