Inilah Penyebab dan Cara Mengatasi Keringat Dingin

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Inilah Penyebab dan Cara Mengatasi Keringat Dingin

Keringat dingin, tubuh terasa dingin tapi mengeluarkan keringat. Anda pernah merasakannya? Keringat dingin dapat terjadi karena beberapa hal. Salah satunya karena stres atau cemas. Faktor lainnya adalah karena ada masalah kesehatan tertentu. Keringat dingin merupakan kondisi berkeringat mendadak yang tidak dipicu oleh adanya kegiatan fisik atau udara panas. 

Gejala keringat dingin

Keringat dingin bisa muncul dengan disertai pusing, menggigil, kulit pucat, lemas, mual dan muntah. Keringat dingin bukanlah kondisi darurat yang harus segera ditangani, kecuali jika disertai gejala-gejala seperti:

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Domperidone if 10mg tab 1

Penyebab keringat dingin

Selain karena cemas, keringat dingin juga bisa muncul karena kondis-kondisi kesehatan berikut ini: 

  1. Adanya rasa sakit karena tulang retak, amputasi atau migrain.
  2. Tubuh kekurangan oksigen sehingga terjadi sesak napas. Akibatnya, tubuh mengirim sinyal ke otak untuk mencari oksigen, membuat tubuh stress dan menimbulkan keringat dingin.
  3. Hipoglikemik atau gula darah rendah, suatu kondisi  yang dapat dialami oleh pasien diabetes dengan nutrisi buruk. Keringat dingin akan terjadi bersamaan dengan munculnya rasa pusing, gemetar, dan pandangan yang mengabur.
  4. Tekanan darah rendah di bawah 120/80 mm Hg. 
  5. Syok akibat adanya cidera parah atau penyakit akut dan terminal. 
  6. Menopause pada wanita memasuki usia paruh baya.
  7. Reaksi yang timbul akibat migrain.
  8. Konsumsi obat-obatan seperti antibiotic atau obat-obatan tekanan darah.
  9. Serangan jantung.
  10. Gangguan sirkulasi, influenza, infeksi virus, dan penyakit imun. 

Cara mengatasi keringat dingin

Atasi kondisi keringat dingin dan redakan gejalanya, dengan melakukan: 

  1. Rileks. Yoga dan latihan pernapasan dapat membantu Anda untuk lebih santai.  Kemudian, mandilah dengan air hangat
  2. Ubah lingkungan tempat Anda tidur jika keringat dingin sering terjadi saat Anda tidur. Ganti alas tidur Anda, gunakan pakaian tidur yang nyaman dan matikan seluruh sumber cahaya. 
  3. Lakukanlah penyesuaian pada pola makan. Jangan pernah melewati jam makan, terutama  jam makan reguler. Ngemil camilan sehat (rendah gula dan indeks glikemik) dianjurkan untuk penderita diabetes. 
  4. Terlibatlah dalam aktivitas yang produktif agar Anda dapat mengalihkan pikiran dari rasa cemas. 
  5. Laksanakan terapi dan konsumsi obat sesuai saran dokter. 

27 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app