Kenali Infeksi Jamur Penyebab,Gejala,dan Pengobatannya

Update terakhir: Mar 11, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 652.254 orang

Apakah Infeksi Jamur?

Infeksi jamur merupakan penyakit yang disebabkan oleh jamur dan dapat dialami oleh siapa saja. Seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih berisiko terserang infeksi jamur. 

Beberapa kondisi yang menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh dapat meningkatkan kemungkinan tubuh terinfeksi patogen, salah satunya adalah jamur. Infeksi HIV yang tidak terkendali misalnya, membuat banyak orang rentan terhadap penyakit jamur mematikan.

Perawatan kanker (misalnya kemoterapi) dan diabetes juga dapat membahayakan kekebalan kita sehingga seringkali orang dengan perawatan kanker dan diabetes mengalami masalah jamur pada luka yang tidak kunjung sembuh atau pada rongga mulut..

Selain itu,penggunaan obat-obatan seperti kortikosteroid dan obat-obatan yang secara langsung menekan kekebalan tubuh dan antibiotik dalam jangka waktu yang panjang juga dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi jamur.

Infeksi jamur dapat menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan dari kondisi kulit yang ringan hingga penyakit yang mengancam jiwa. Infeksi jamur oportunistik termasuk Aspergillosis, Kandidiasis, Sporotrichosis, Histoplasmosis dan Mucormycosis.

Jamur dapat menyebabkan dua jenis infeksi, yaitu infeksi sistemik dan superfisial. Infeksi sistemik mempengaruhi organ internal (misalnya paru-paru, darah, jantung, otak, ginjal dan hati), sementara infeksi superfisial hanya mempengaruhi kulit, kuku dan rambut.

Penyebab Infeksi Jamur

Penyebab Infeksi Jamur

Untungnya infeksi jamur superfisial jauh lebih sering terjadi di masyarakat sangat sedikit orang yang belum pernah mengalami masalah jamur seperti panuan setidaknya 1 kali selama masa hidup mereka. Ada 6 penyakit yang paling sering ditemukan di masyarakat yang disebabkan oleh infeksi jamur, yaitu :

  • Panu. 

Panu atau yang dalam istilah medis dikenal dengan sebutan Tinea Vesikolor disebabkan oleh jamur Malassezia furfur atau Pityrosporum orbiculare. Tinea vesikolor dapat menyerang siapa saja dan dimanapun.Kurangnya kebersihan dapat memudahkan terjangkitnya tinea versikolor.Misalnya, keadaan basah dan selalu berkeringat banyak menyebabkan stratum korneum melunak sehingga mudah dimasuki Malessezia furfur.

Gejala dari tinea versikolor yaitu timbulnya bercak kulit dalam berbagai ukuran dan warna (umumnya berwarna putih, tetapi bisa berwarna lain), ditutupi sisik halus dengan rasa gatal. Pengobatan panu bisa menggunakan salep miconazole cream selama 2 minggu.

  • Kutu air

Tinea pedis, dikenal secara awam sebagai kutu air atau kaki atlet, adalah sebuah infeksi jamur pada kulit, biasanya muncul di antara jari kaki yang disebabkan oleh infeksi jamur.

Kutu air sering menyerang dibagian sela-sela jari. Rasa gatal yang ditimbulkan membuat kita merasa tidak nyaman dan serasa ingin terus menggaruk. Kutu air timbul akibat akibat jamur yang bernama trichophyton rubum. Pengobatannya bisa menggunakan obat antijamur yang dijual bebas di pasaran seperti ketoconazole atau miconazole.

  • Kurap

Kurap yang dalam istilah kedokteran dikenal dengan istilah Tinea corporis adalah penyakit kulit karena infeksi oleh jamur dermatofita yang menyerang kulit halus (glaborous skin) seperti di wajah, leher, badan, lengan dan bokong. Dalam bahasa masyarakat kita dikenal dengan istilah “kurap”. Penyakit kulit ini sering sekali terjadi dan mudah menular, namun untungnya tinea corporis bukanlah suatu penyakit yang mengerikan, serius ataupun membahayakan jiwa penderitanya. Tetapi banyak dari penderitanya merasa malu, karena penyakit ini identik dengan kebersihan pribadi yang kurang baik. 

  • Infeksi Jamur pada kuku

Onikomikosis adalah penyakit yang disebabkan infeksi jamur atau dermatomikosis, kandida dan lainnya yang menyerang daerah kuku jari kaki atau tangan. Onikomikosis bersifat menahun dan sangat sulit untuk diobati. Penamaan infeksi kuku berbeda berdasarkan penyebabnya. Jika jamur penyebab berasal dari golongan dermatofita disebut tinea unguium (Rippon), sedangkan jika penyebabnya Candida maka disebut kandidosis kuku. 

  • Infeksi Jamur candida

Candidiasis adalah Infeksi Jamur yang disebabkan oleh jenis jamur yaitu Candida, atau Candida albicans. Candidiasis dapat mempengaruhi area kelamin, mulut, kulit, dan darah.Candidiasis pada vagina disebut yeast vaginitis dan candidiasis pada mulut dikenal sebagai thrush. Gejala candidiasis bervariasi tergantung pada area infeksi. Anda mungkin memiliki bagian kulit berwarna merah atau putih yang menyebabkan gatal dan iritasi. Tanda-tanda lainnya meliputi kesulitan menelan atau rasa sakit.

Gejala Infeksi Jamur

  • Ruam kulit
  • Bengkak pada area yang terkena infeksi
  • Gatal-gatal
  • Kulit kering dan pecah
  • Demam
  • Penglihatan berkurang
  • Adanya nanah atau lepuhan pada kulit
  • Air mata berlebihan
  • Mual muntah
  • Sakit kepala

Pencegahan Infeksi Jamur

Berikut adalah beberapa cara mencegah terjadinya infeksi jamur:

  • Selalu menggunakan alas kaki di tempat umum
  • Memakai alas kaki atau pakaian yang tidak ketat
  • Hindari menggunting kuku terlalu pendek
  • Hindari penggunaan barang pribadi seperti handuk bersamaan
  • Selalu mengganti pakaian dalam 2 kali sehari
  • Menggunakan pakaian dalam berbahan katun dan adem
  • Budaya hidup bersih

Pengobatan Infeksi Jamur

Apabila dokter menduga adanya infeksi jamur, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis. Tes diagnostik penunjang yang dapat dilakukan, diantaranya adalah:

  • Kultur jamur
  • Tes KOH
  • Biopsi
  • Tes pewarnaan garam

Pengobatan untuk infeksi jamur akan bergantung pada jenis infeksi, tingkat keparahan, dan bagian tubuh yang terinfeksi. Obat anti-jamur biasa diberikan untuk mengatasi kondisi ini. Obat antijamur yang biasa diberikan adalah clotrimazole, griseofulvin, itraconazole, ketoconazole, miconazole, tioconazole, terbinafine, nystatin dan obat anti jamur lainnya. 

Tindakan operasi juga dapat dilakukan apabila penanganan obat tidak mencukupi. Berbagai tindakan operasi yang dapat dilakukan adalah:

  • Debridement, untuk mengangkat jaringan tubuh yang terinfeksi
  • Pembedahan , untuk mengangkat bagian yang telah terinfeksi
  • Vitrektomi, apabila terdapat caigan vitreus dalam mata

Infeksi akibat jamur bisa sangat mengganggu karena rasa gatal yang disebabkannya. Jika penyakit akibat jamur seperti panu, kurap dan kutu air tidak kunjung sembuh dalam jangka waktu yang lama, diharapkan bagi Anda untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit