Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

Ketoconazole: Obat Untuk Mengobati Penyakit Infeksi Jamur

Update terakhir: SEP 21, 2019 Tinjau pada SEP 21, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.092.952 orang

Ketoconazole merupakan agen anti-fungal atau obat yang dapat digunakan dalam infeksi jamur didaerah kulit atau tubuh kita. Obat ini merupakan obat yang harus diresepkan oleh dokter. 

Ketoconazole bekerja dengan cara menyerang jamur sampai mati dan mencegahnya tumbuh kembali. Kinerja anti-jamur Ketoconazole pun sangat bergantung pada dosis dan golongan jamur yang ingin di obati itu sendiri.

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Nutrisi esensial bagi kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama 1000 hari pertama kehidupan. 1000 hari pertama merupakan periode percepatan tumbuh kembang yang dimulai sejak terbentuknya janin dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun

Blackmores pregnancy breast feeding gold 120s 1

Mengenai Ketoconazole

Jenis obat Anti-Fungal atau Obat Anti-Jamur
Kandungan Ketoconazole
Kegunaan Anti Jamur (Mengatasi Infeksi Jamur)
Kategori Obat bebas & obat resep
Konsumen Dewasa dan anak-anak usia > 2 tahun
Kehamilan Kategori C
Kemasan Tablet, obat oles, sampo

Manfaat Ketoconazole

Ketoconazole sampai saat ini digunakan untuk mengobati keluhan keluhan yang diduga disebabkan oleh jamur. Keluhan keluhan yang disebabkan oleh jamur antara lain lesi keputihan dibanding kulit normal, gatal yang diperberat saat berkeringat serta bisa saja terjadi kemerahan atau timbul sisik pada lesi tersebut. 

Ketoconazole dalam bentuk tablet juga di gunakan untuk keadaan keadaan seperti blastomikosis, coccidiodomikosis, histoplasmosis, chromomikosis yang sudah intoleran terhadap terapi jenis anti-jamur lainnya. Ketoconazole juga bisa digunakan dalam bentuk sampo untuk menangani keluhan rambut berketombe akibat infeksi jamur.

Dosis Ketoconazole

Sediaan Ketoconazole sendiri terdiri tablet oral, salep kulit serta sampo. Pengobatan menggunakan Ketoconazole sangat tergantung spesies jamur serta tempat predileksi lesi pada bagian tubuhnya.

  • Infeksi jamur (oral)
    • Dewasa : 200 mg sekali sehari bisa ditingkatkan menjadi 400 mg sehari.
    • Anak : ≥ 2th ; 3.3 – 6.6 mg/kg sekali sehari selama 1-4 minggu terapi, bahkan sampai 6 bulan untuk mikosis sistemik
    • Lansia : disamakan dengan dewasa
  • Panu dan lesi jamur pada kulit lainnya (salep kulit)
    • Dewasa : 2% salep kulit digunakan 1-2 kali sehari dioleskan merata pada bagian lesi infeksi.
  • Ketombe : 2% sampo digunakan setiap hari selama 5 hari untuk mencegah terkena atau gunakan setiap hari maksimal 3 hari sebelum terkena paparan sinar matahari.

Tentunya penggunaan Ketoconazole harus dikonsultasikan lebih lanjut kepada dokter yang telah memeriksa Anda secara langsung sehingga mengetahui kondisi medis anda. 

Bila memang memiliki keluhan keluhan medis seperti diatas ataupun hal lainnya, segera periksakan diri anda ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Efek Samping Ketoconazole

Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh Ketoconazole sendiri adalah:

  • Alergi seperti gatal, kesulitan bernafas, pembengkakan wajah, lidah dan tenggorokan atau bahkan sampai pingsan
  • Gangguan fungsi hati seperti urin menjadi gelap, feses berwarna terang, mual muntah atau kulit serta mata yang menguning, peningkatan SGOT dan SGPT
  • Nyeri perut, mual dan muntah
  • Ruam kulit yang gatal, urtikaria, rambut rontok
  • Nyeri kepala serta pusing
  • Haid yang tidak teratur
  • Efek samping lain yang jarang terjadi antara lain mimisan, nyeri dada, batuk serta demam

Ibu hamil dan menyusui

Perlu diketahui bahwa penggunaan Ketoconazole untuk ibu hamil dan menyusui termasuk dalam kagetori C, yaitu studi pada binatang mengindikasikan adanya efek pada janin ataupun belum dilakukannya studi pada manusia

sehingga obat ini dapat digunakan hanya jika dirasakan bahwa manfaatnya akan lebih besar dibandingkan dengan efeknya kepada janin, saran kami hubungi dan konsultasikan kembali kepada dokter Anda bila Anda ingin mengkonsumsi Ketoconazole dalam keadaan hamil atau menyusui.

Interaksi Ketoconazole

Obat ketoconazole dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain, seperti:

  • Digoxin
  • Rifampicin
  • Pil KB
  • Isoniazid
  • Phenytoin
  • Simvastatin
  • Lovastatin
  • Midazolam
  • Triazolam
  • Ergotamine
  • Antasida dengan kandungan magnesium hidrosikda
  • PPI (Proton pump inhibitors)
  • Obat antagonist muskarinik
  • Cisapride
  • Terbinafine
  • Sukralfat

Peringatan

  • Walaupun ibu hamil masih dapat mengonsumsi ini namun dalam kategori C, obat ini tidak direkomendasikan untuk ibu yang sedang dalam proses menyusui
  • Tidak direkomendasikan untuk penderita yang sudah memiliki gangguan fungsi hati untuk mengonsumsi obat ini karena bisa memperburuk keadaan.
  • Hindari meminum alkohol berbarengan dengan Ketoconazole karena bisa memperburuk fungsi hati.
  • Beritahu dokter bila Anda sedang mengonsumsi antibiotik, anti-kejang atau antivirus serta obat obatan lain karena dapat menurunkan potensi dan bioavailabilitas Ketoconazole.
  • Penting bagi penderita untuk tahu bahwa pengobatan penyakit karena jamur menggunakan Ketoconazole memang membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga harus diselesaikan regimen pengobatan agar tidak terjadi re-infeksi atau infeksi jamur berulang saat pengobatan.

Overdosis

Jika dicurigai terdapat gejala overdosis ketoconazole, segera cari bantuan medis. Diperlukan penanganan segera setelah mengkonsumsi obat ini.


Referensi

Drugs (2018). Ketoconazole (Systemic).

Gupta, A. Foley, K. (2015). Antifungal Treatment for Pityriasis Versicolor. Journal of Fungi, 1(1), pp. 13-29.

Hay, R. (2018). Therapy of Skin, Hair and Nail Fungal Infections. Journal of Fungi, 4(3), 99.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp