Desogestrel: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 20, 2019 Update terakhir: Okt 25, 2020 Tinjau pada Jun 12, 2019 Waktu baca: 4 menit

Pada pasangan yang ingin menunda kemilan bisanya akan berkonsultasi ke dokter untuk mengunakan alat atau obat kontrasepsi. Alat atau obat kontrasepsi merupakan segala macam alat atau cara yang digunakan satu pihak atau kedua belah pihak pasangan suami istri untuk menghindari terjadinya suatu kehamilan.

Terdapat banyak jenis kontrasepsi seperti pill, suntik, implan, kondom, dll. Yang keseluruhan alat ini mempunyai keuntungan dan kerugian masing-masing saat menggunakannya.

Nah, pada artikel ini akan membahas salah satu obat kontrasepsi hormonal yakni pill kontrasepsi Desogestrel yang memiliki berbagai macam manfaat kegunaan. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai kegunaan, dosis dan efek samping obat kontrasespi Desogestrel. Selamat membaca.

Mengenai Desogestrel

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Pil

Kandungan:

Obat kontrasepsi 

Kegunaan Desogestrel

Desogestrel adalah pil kontrasepsi yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Desogestrel, yang biasa dijual dengan merek Cerazette dan Mircette, merupakan obat progestin yang digunakan dalam pil KB untuk wanita. Pil ini juga digunakan dalam pengobatan gejala menopause pada wanita. Pil ini hanya mengandung satu hormon progestogen atau dalam kombinasi dengan estrogen.

Desogestrel merupakan progestogen sintetis, mirip dengan hormon progestogen alami yang diproduksi oleh tubuh. Desogestrel bekerja dengan cara menghentikan indung telur Anda melepaskan sel telur setiap bulan (ovulasi).

Pil ini juga meningkatkan ketebalan lendir alami di leher rahim, membuatnya lebih sulit bagi sperma untuk menyeberang dari vagina ke dalam rahim, serta menipiskan lapisan rahim (endometrium), sehingga lebih sulit untuk setiap pembuahan yang berhasil dibuahi untuk ditanamkan di sana.

Desogestrel berbeda dari pil mini lainnya dalam penggunaan dosis yang dalam kebanyakan kasus dapat mencegah pematangan sel telur. Akibatnya, Desogestrel diakui sebagai pil kontrasepsi yang sangat efektif.

Dosis Desogestrel

Pill Desogestrel tersedia dalam sediaan 75 mikrogram yang dikonsumsi secara oral. Dosis yang biasa digunakan pada pil Desogestrel tersebut yaitu:

Dosis untuk Kontrasepsi oral. Dewasa: 75 mcg setiap hari bila digunakan sendiri. Untuk kontrasepsi oral kombinasi monofasik: Biasanya, 150 mcg setiap hari dan untuk kontrasepsi oral kombinasi trifasik: 50-150 mcg setiap hari.

Paket pil Desogestrel berisi 28 tablet. Minumlah tablet setiap hari pada waktu yang hampir bersamaan. Hari-hari dalam seminggu dicetak dalam paket kemasan dan juga panah yang dicetak menunjukkan susunan untuk menkonsumsi pil. Setiap hari konsumsi satu tablet pada jadwal dan jam yang sama.

Setiap kali Anda memulai paket Desogestrel baru, ambil tablet dari baris paling atas. Jangan mulai dengan sembarang tablet. Misalnya jika Anda memulai pada hari Rabu, Anda harus mengambil tablet dari baris atas yang ditandai dengan ‘WED’ (Rabu). Lalu, lanjutkan untuk mengambil satu tablet sehari sampai paket kosong atau habis, selalu ikuti arah yang ditunjukkan oleh arah panah pada kemasan.

Jika Anda masih bingung mengenai pengunaan obat ini, sebaiknya konsultasikan kembali ke dokter mengenai penggunaan obat tersebut dengan baik dan benar. Simpan dan letakkan obat pada tempat yang sejuk atau pada suhu ruangan. Hindari paparan langsung sinar matahari serta jauhkan dari jangkauan anak-anak dan binatang peliharaan. Periksa dan perhatikan selalu tanggal pemakaian sebelum mengkonsumsi obat.

Efek samping Desogestrel

Seiring dengan efek obat yang digunakan, setiap obat-obatan dapat menyebabkan beberapa efek yang tidak diinginkan, yang kadang-kadang menimbulkan efek yang serius. Namun, setiap orang umumnya dapat menimbulkan reaksi yang berbeda-beda terhadap dosis obat yang sama. Seperti halnya dalam penggunaan pil Desogestrel yang juga memiliki beberapa efek samping, sebagai berikut:

Jika setelah mengkonsumsi pil Desogestrel terdapat tanda dan gejala seperti yang telah disebutkan diatas atau terdapat tanda dan gejala lain yang menetap dan memburuk, segera datangi dokter atau layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Interaksi Obat

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. 

Selalu beritahukan dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Perhatian dan peringatan penggunaan Desogestrel

Sebelum menggunakan obat ini beri tahu dokter mengenai riwayat medis Anda seperti riwayat menderita kanker payudara, kanker hati, trombosis, diabetes, epilepsi, tuberkulosis, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, dan penyakit lainnya.

Hati-hati pemberian pil kontrasepsi ini pada penderita gangguan fungsi hati, atau penyakit hati yang parah dan fungsi hati masih tidak normal. Beri tahu dokter jika Anda memiliki atau diduga memiliki kanker yang tumbuh di bawah pengaruh jenis hormon, seperti jenis kanker payudara tertentu.

Hindari penggunaan obat ini jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap pil Desogestrel atau obat-obatan lainnya. Tidak ada data klinis yang menjelaskan tentang keefektivitasan dan keamanan penggunaan pil ini pada anak-anak di bawah usis 18 tahun.

Jangan menggunakan Desogestrel jika Anda sedang hamil, atau berencana untuk hamil. Desogestrel dapat digunakan saat Anda menyusui. Desogestrel tidak mempengaruhi produksi atau kualitas ASI. Namun, sejumlah kecil zat aktif Desogestrel dapat masuk ke dalam ASI.

Beri tahu dokter atau apoteker jika Anda sedang mengkonsumsi obat-obatan lain. Beberapa obat dapat menghentikan cara kerja Desogestrel dengan baik. Desogestrel mengandung laktosa dan minyak kedelai. Jika Anda memiliki intoleransi terhadap laktosa dan kacang kedelai, hindari penggunaan pil kontrasepsi ini.

Ketika Anda menggunakan Desogestrel, dokter akan memberi tahu Anda untuk kembali kontrol pemeriksaan rutin. Pil ini memiliki efek samping pusing dan sakit kepala. Oleh karena itu hindari aktivitas seperti mengemudi dan aktivitas berat lainnya saat menggunakan pil Desogestrel.

Jika salah satu dari kondisi di atas terjadi pada Anda, beri tahu dokter sebelum Anda mulai menggunakan Desogestrel. Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menggunakan metode kontrasepsi non-hormonal.

Selalu konsumsi pill kontrasepsi ini sesuai jadwal dan jam yang sama setiap harinya. Jangan menggandakan dosis tanpa saran dan anjuran dari dokter. Jika setelah menggunakan obat ini terjadi perburukan terhadap kondisi kesehatan Anda. Segera konsultasikan kembali ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik. Semoga bermanfaat.


2 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Side Effects of Desogen (Desogestrel and Ethinyl Estradiol Tablets), Warnings, Uses. RxList. (https://www.rxlist.com/desogen-side-effects-drug-center.htm)
Desogestrel - C22H30O. U.S. National Library of Medicine National Center for Biotechnology Information. (https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/40973)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app