Dada Sebelah Kiri Sakit? Penyebabnya Belum Tentu Serangan Jantung

Dipublish tanggal: Sep 5, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit

Ketika mendengar seseorang mengeluh soal dada sebelah kirinya yang sakit, kebanyakan orang selalu menghubungkan hal itu dengan serangan jantung

Memang benar, salah satu gejala serangan jantung adalah nyeri dada sebelah kiri. Tapi kondisi ini juga dapat disebabkan oleh faktor lainnya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

Penyebab Sakit Dada sebelah kiri

Mengetahui penyebab pasti sakit dada sebelah kiri sangatlah penting karena menentukan tindakan selanjutnya. Bila itu memang karena serangan jantung, tentu saja Anda harus segera memanggil ambulans. 

Tapi bila penyebabnya adalah beberapa kondisi berikut ini, kemungkinan besar Anda tak perlu bantuan darurat dari paramedis. Oleh sebab itu, coba amati gejala lain yang timbul ketika mengalami sakit dada sebelah kiri. 

1.Serangan jantung

Serangan jantung membuat aliran darah ke otot jantung mengalami hambatan secara mendadak. Akibatnya tak hanya sakit pada dada kiri saja yang dirasakan, biasanya juga muncul gejala lain seperti: 

  • Dada seolah ditekan, diremas, atau seperti tertimpa benda berat
  • Kadangkala, timbul juga nyeri ulu hati
  • Pada lengan kiri, muncul rasa sakit seperti ditusuk-tusuk 
  • Mati rasa pada lengan kiri yang mungkin merambat ke lengan kanan juga
  • Lengan terasa berat/ lemah, tak seperti biasanya
  • Sesak napas
  • Sensasi kelelahan yang teramat sangat
  • Muncul keringat dingin
  • Sakit kepala

2.Angina

Angina merupakan kondisi yang muncul karena penyempitan arteri ke jantung sehingga aliran darah jadi terhambat. Gejala angina yang biasanya timbul antara lain:

  • Dada teras sesak
  • Dada sebelah kiri seperti mengalami kram yang menyakitkan
  • Sesak napas
  • Lelah 

Angina ini dapat timbul setelah tubuh melakukan aktivitas tertentu yang membuat jantung bekerja lebih keras. 

3.Gangguan saluran pencernaan

Apa jadinya bila terdapat banyak gas dalam usus dan tubuh belum mampu mengeluarkan itu semua? Ternyata timbunan gas tadi dapat mendorong usus sehingga menimbulkan nyeri dada. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

Oleh sebab itu, kalau gejala sakit dadanya disertai kembung atau sering bersendawa, jangan panik dulu. Bisa jadi gangguan saluran pencernaan penyebabnya.

Selain itu, GERD (gastro-esophageal reflux disease) juga bisa memicu nyeri pada ulu hati. Gangguan saluran cerna yang satu ini ditandai dengan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Ketika mengalaminya, Anda mungkin juga merasakan gejala lain seperti:

  • Muncul sensasi asam atau pahit di mulut
  • Heartburn (dada seolah terbakar dan sensasinya bisa sampai ke leher)
  • Sulit menelan atau cegukan karena seperti ada yang tersangkut di tenggorokan
  • Batuk kering

4.Gangguan paru-paru

Penyebab mengapa dada sebelah kiri terasa sakit selanjutnya mungkin karena infeksi paru-paru. Kalau infeksinya memicu peradangan paru (pneumonia) dan selaput sekitar paru (pleuritis), akan muncul gejala seperti: 

  • Dada sebelah kiri terasa sakit ketika bernapas
  • Batuk
  • Napas tersengal-sengal.

5.Stres

Dada juga bisa terasa sakit atau sesak ketika stres yang dialami di luar kendali. Gangguan mental ini bisa diperparah kalau gaya hidup yang dijalani juga kurang sehat, seperti suka merokok atau minum minuman keras. 

Hal ini tentu tak boleh dibiarkan terus, karena berpotensi memicu penyakit jantung di masa depan.

6.Cedera

Cedera pada dada, misalnya karena otot meregang atau saraf tertekan, juga bisa menimbulkan sensasi sakit atau bahkan mati rasa pada lengan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

Bila tak dicermati dengan benar, gejala tersebut sering disalahpahami sebagai serangan jantung.

Cara mengatasi Sakit Dada sebelah kiri 

Cara mengatasi sakit dada sebelah kiri tentunya tergantung dari faktor penyebabnya. Jika Anda yakin itu bukan serangan jantung, maka cobalah atasi nyerinya dengan beberapa cara berikut:

  • Berbaringlah sejenak
  • Ambil napas pendek beberapa kali
  • Longgarkan pakaian
  • Minum air putih supaya lebih tenang
  • Minum obat pereda nyeri agar sensasi sakitnya berkurang

Sebaliknya, bila sakit dada tadi diikuti beberapa gejala berikut, maka segeralah minta bantuan medis:

  • Dada terasa berat, tertekan, atau diremas
  • Sensasi sakitnya menyebar juga ke lengan, punggung, bahkan rahang
  • Nyerinya tak berhenti walau sudah lewat 15 menit
  • Mual, muntah darah, sesak napas
  • Keluar keringat

Terakhir, mereka yang berisiko mengalami jantung koroner seperti perokok; penderita obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi, serta diabetes sebaiknya juga langsung menuju UGD jika mengalami sakit dada sebelah kiri.


10 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Chest pain. MedlinePlus. (Accessed via: https://medlineplus.gov/ency/article/003079.htm)
Chest pain. NHS (National Health Service). (Accessed via: https://www.nhs.uk/conditions/chest-pain/)
Pericarditis - Symptoms and causes. Mayo Clinic. (Accessed via: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pericarditis/symptoms-causes/syc-20352510)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app