Kenali Nyeri Dada dari Penyebab,Gejala,dan Pengobatannya

Update terakhir: Mar 23, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.023.362 orang

Apakah Nyeri Dada?

Sebagian dari Anda mungkin pernah mengalami nyeri dada secara tiba-tiba. Rasa sakit seperti ditusuk-tusuk yang menyerang daerah dada bisa jadi merupakan suatu gejala awal dari suatu penyakit. Meskipun begitu memang tidak semua rasa sakit di area dada merupakan suatu penyakit yang berbahaya.

Rasa nyeri yang menyerang bagian dada dapat terasa hingga ke tulang rusuk. Bahkan dalam dapat menjalar hingga ke area leher, wajah dan tangan. Perlu diwaspadai apabila Anda mengalami nyeri dada serta memiliki faktor risiko merokok, obesitas, hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi.

Penyebab Nyeri Dada

Penyebab Nyeri Dada sebelah kiri

Jika Anda merasakan sakit atau rasa seperti diremas-remas pada area dada bagian kiri maka ini harus benar-benar Anda waspadai. Bisa jadi Anda sedang mengalami serangan jantung. Tetapi jangan lantas panik karena tidak semua rasa nyeri di dada bagian kiri berarti jantung Anda tidak beres karena bisa juga Anda sedang mengalami gangguan tubuh yang lainnya.

Nyeri dada kiri dapat juga terjadi karena terganggunya organ pencernaan atau asam lambung yang naik, gejala pneumonia atau gangguan paru-paru jika disertai batuk, gejala stress, atau cedera dalam dada seperti adanya bagian saraf pada dada yang tertekan.

Gejala penyakit yang bisa diawali atau mendatangkan rasa nyeri di dada sebelah kiri ini antara lain adalah jantung jika nyeri disertai dengan rasa seperti ada rongga kosong di dalam dada dan sakitnya terasa hingga bagian ulu hati Anda.

Sebaiknya jika hal ini terjadi segera datangi dokter Anda guna pemeriksaan lebih lanjut.

Penyebab Nyeri Dada sebelah kanan

Sedikit berbeda dengan rasa nyeri dada sebelah kiri, rasa sakit pada dada bagian kanan bisa jadi juga merupakan gejala atau pertanda adanya gangguan pada jantung namun bisa juga gejala penyakit lainnya.

Yang menjadi masalah adalah rasa nyeri yang terjadi pada dada bagian kanan sering diabaikan karena orang menganggap organ jantung kita terletak di sebelah kiri sehingga tidak mungkin merupakan gejala jantung. Nyatanya tidak seperti itu faktanya karena gejala awal sakit jantung bisa ditandai dengan sakit pada dada sebelah kanan.

Rasa sakit pada bagian kanan lebih sering akan dirasakan oleh mereka yang sudah lanjut usia. Dan hal tersebut sangat mungkin merupakan pertanda suatu penyakit yang serius. Rasa nyeri pada dada kanan bisa disebabkan oleh antara lain :

  • Timbulnya penyakit lever atau hepatitis ini merupakan penyakit yang cukup mematikan
  • Olahraga yang melebihi porsi yang seharusnya atau berlebihan
  • Adanya infeksi oleh virus pada paru-paru atau pleuritis

Jika rasa sakit pada dada kanan sering Anda alami jangan ambil resiko dengan segera lakukan pengecekan kesehatan.

Penyebab Nyeri Dada bagian tengah

Selain pada bagian kiri dan kanan ternyata nyeri dada juga bisa terjadi atau dirasakan pada dada bagian tengah. Meskipun juga bisa merupakan gejala sakit jantung namun sebagaimana halnya nyeri yang terjadi pada sebelah kiri dan kanan dada, bisa juga merupakan gejala atau disebabkan oleh penyakit yang lainnya.

Nyeri pada dada tengah biasanya disebabkan oleh adanya gangguan pada tulang rawan, gangguan pada sistem pencernaan atau juga gangguan pada otot tubuh kita.

Memang pada umumnya adanya rasa sakit atau nyeri yang menyerang pada bagian dada merupakan pertanda ada gangguan pada jantung tetapi Anda tidak boleh panik. Sebaiknya Anda benar-benar mengenali bagaimana rasa nyeri dada yang menyerang tersebut agar bisa memperkirakan apakah merupakan gejala jantung atau bukan. Beberapa gejala nyeri pada dada yang BUKAN merupakan gejala dari penyakit jantung adalah sebagai berikut :

  • Nyeri pada dada datang saat anda mengela napas panjang atau saat anda sedang batuk.
  • Kesulitan untuk menelan
  • Rasa nyeri disertai sakit pada ulu hati
  • Rasa nyeri saat merubah posisi tubuh

Pencegahan Nyeri Dada

Pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah serangan jantung adalah:

  • Pertahankan berat badan ideal
  • Pola hidup sehat
  • Berhenti merokok
  • Hindari konsumsi minuman beralkohol
  • Kurangi makanan gorengan atau makanan berkolesterol tinggi
  • Olahraga rutin

Pengobatan Nyeri Dada

Tidak semua rasa nyeri dada merupakan gejala sakit jantung meskipun pada umumnya memang seperti itu. Anda sebaiknya segera melakukan pemeriksaan dan konsultasi pada dokter jika merasakan nyeri dada yang berulang. Tes diagnostik yang dapat dilakukan , termasuk:

  • Pemeriksaan darah, untuk mendeteksi adanya peningkatan kadar enzim
  • Xray, untuk memeriksa bentuk dan ukuran jantung, pembuluh darah, serta masalah pada paru-paru.
  • Electrocardiogram (ECG), untuk memeriksa aktivitas kelistrikan jantung.
  • Echocardiogram, untuk memeriksa struktur dan fungsi jantung. 
  • Tes latian stress
  • CT scan
  • Angiogram, untuk mendeteksi adanya penyempitan arteri atau penyumbatan pada arteri.

Pengobatan untuk mengatasi nyeri dada adalah dengan terapi obat-obatan dan tindakan bedah. Berikut adalah pengobatan utama untuk mengatasi nyeri dada:

Obat-obatan - Obat yang dapat diberikan antara lain aspirin, obat pengencer darah (warfarin), nitrogliserin, obat penekan kadar asam.

Operasi - Tindakan bedah bervariasi sesuai dengan kondisi setiap penderita. Tindakan operasi yang biasa dilakukan adalah pemasangan balon atau stent, operasi bypass jantung atau operasi perbaikan diseksi aorta untuk memperbaiki pembuluh darah yang pecah agar aliran darah dapat kembali normal.


Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit