Clovika 200 mg Tablet (Acyclovir)

Update terakhir: Feb 14, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 469.052 orang

Clovika 200 mg Tablet adalah obat yang digunakan untuk mengobati herpes simplex, herpes zoster, herpes genital, dan cacar. Clovika 200 mg Tablet mengandung acyclovir, obat yang termasuk sebagai antivirus.Berikut ini adalah informasi lengkap obat Clovika 200 mg Tablet yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik

Ikapharmindo

golongan

Harus dengan resep dokter

kemasan

Clovika 200 mg Tablet dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :
  • Dos 5 x 5 tablet 200 mg

kandungan

tiap kemasan Clovika 200 mg Tablet mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :
  • Acyclovir 200 mg / tablet

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Acyclovir adalah obat anti virus yang digunakan untuk mengobati infeksi herpes simpelx, herpes zoster, dan campak. Acyclovir bekerja dengan cara menghambat sistesis DNA dan replikasi virus.

Indikasi

Kegunaan Clovika 200 mg Tablet (acyclovir) adalah untuk hal-hal berikut :
  • Mengobati herpes simplex akut pada kulit dan membran mukosa, herpes zoster, dan herpes genital episode awal ataupun berulang.
  • Sebagai terapi pencegahan (profilaksis) kambuhnya herpes simplek pada pasien immune compromised.
  • Untuk mengobati infeksi cacar (varicella).
  • Digunakan juga untuk mengobati herpes simplex encephalitis pada neonatus dengan usia > 6 bulan.

Kontra indikasi

  • Jangan digunakan untuk penderita yang mengalami reaksi hipersensitivitas terhadap  acyclovir dan valasiclovir.

Efek Samping Clovika 200 mg Tablet

Berikut adalah beberapa efek samping Clovika 200 mg Tablet (acyclovir) yang mungkin terjadi :

Penggunaan Clovika 200 mg Tablet oleh wanita hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan acyclovir kedalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut :
penelitian pada reproduksi hewan tidak  menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.
Obat ini bisa digunakan dengan aman oleh wanita hamil. Namun tetap harus memperhatikan dosis yang dianjurkan.

perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan Clovika 200 mg Tablet, adalah sebagai berikut :
  • Sebaiknya obat digunakan bersama makanan untuk mengurangi efek terhadap saluran pencernaan.
  • Obat ini bisa menyebabkan kantuk. Sebaiknya tidak mengemudi, menjalankan mesin atau menjalankan aktivitas yang memerlukan konsentrasi tinggi selama menggunakan obat ini.
  • Jika anda ibu menyusui, sebaiknya hanya menggunakan obat ini jika direkomendasikan oleh dokter.
  • Acyclovir bisa menyebabkan gangguan ginjal bahkan gagal ginjal. Oleh karena itu, pasien yang menggunakan obat ini harus mendapat asupan cairan yang cukup untuk mencegah terjadinya kristaluria/toksisitas ginjal.

interaksi obat

Berikut adalah interaksi obat-obat yang mengandung acyclovir termasuk Clovika 200 mg Tablet dengan obat-obat lain jika digunakan secara bersamaan :
  • Obat-obat agen nefrotoksik meningkatkan resiko terjadinya gangguan ginjal dan potensi terjadinya efek samping pada sistem saraf pusat.
  • Obat golongan siklosporin meningkatkan efek nefrotoksisitas.
  • Probenesid menurunkan ekskresi Clovika 200 mg Tablet (acyclovir) sehingga meningkatkan konsentrasinya di dalam plasma.
  • mikrofenolat meningkatkan kadar Clovika 200 mg Tablet (acyclovir) dalam plasma.

Dosis Clovika 200 mg Tablet

Berikut adalah dosis Clovika 200 mg Tablet (acyclovir) :
  • Dosis lazim untuk pengobatan herpes simplex :
Dewasa dan anak usia ≥ 2 tahun : 5 x sehari 200 mg, selama 5 hari. Obat diberikan setiap 4 jam, tanpa dosis malam. Dosis dapat ditingkatkan sampai dengan 5 x sehari 400 mg.Anak usia < 2 tahun : ½ dosis dewasa.
  • Dosis lazim untuk supresi herpes simplex pada pasien immune compromised :
Dewasa : 4 x sehari 200 mg. obat diberikan setiap 6 jam.
  • Dosis untuk profilaksis herpes simplex pada pasien dengan gangguan sistem imun :
Dewasa dan anak ≥ 2 tahun : 4 x sehari 200 mg. Obat diberikan setiap 6 jam.Pasien dewasa dengan gangguan sistem imun berat, misalnya pasien yang telah menjalani transpaltasi sumsum tulang : dosis bisa ditingkatkan sampai 4 x 400 mg.Anak usia < 2 tahun : ½ dosis dewasa.
  • Dosis lazim untuk pengobatan cacar (varicella) dan herpes zoster
Dewasa : 5 x sehari 800 mg. obat diberikan setiap 4 jam selama 7 hari.Anak usia : 20 mg / kg BB. obat diberikan 4 x sehari dengan dosis maksimal 800 mg.Anak usia < 2 tahun : 4 x sehari 200 mg.Anak  usia 2-5 tahun : 4 x sehari 400 mg.Anak usia > 6 tahun : 4 x sehari 800 mg.Penyesuaian dosis :
  • klirens kreatinin 25-50 ml/menit : frekuensi pemberian obat dikurangi menjadi setiap 12 jam.
  • klirens kreatinin 10-25 ml/menit : frekuensi pemberian obat dikurangi menjadi setiap 24 jam.
  • klirens kreatinin 0-10 ml/menit : frekuensi pemberian obat disesuaikan dengan hasil dialisis.
  • Pasien yang sedang menjalani hemodialisis dan dialisis peritonial : ½ dosis yang diberikan setiap 24 jam.
  • Pasien lanjut usia yang memiliki gangguan fungsi ginjal, dosis 24 jam mengikuti penyesuaian dosis di atas.

Terkait

  • Merk-merk obat dengan kandungan zat aktif acyclovir
Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Clovika 200 mg Tablet harus sesuai dengan yang dianjurkan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp