Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR AHMAD MUHLISIN
Kebiasaan Sehat

Ciri-Ciri Penyakit TBC Kelenjar dan Penanganan

Update terakhir: SEP 15, 2019 Tinjau pada SEP 15, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 950.215 orang

Ciri-Ciri Penyakit TBC Kelenjar dan Penanganan

Tahukah Anda bahwa penyakit TBC tidak hanya menyerang paru-paru (TB Paru), melainkan juga organ-organ lain dalam tubuh, seperti tulang, organ pencernaan, kelenjar getah bening (TBC Kelenjar), bahkan menyerang otak.

Para ahli menyebutkan bahwa bakteri tuberkulosis ini berpotensi bisa tumbuh di mana saja pada bagian tubuh, pada kesempatan kali ini akan kita pelajari secara khusus mengenai TBC kelenjar, atau secara singkat disebut dengan TB kelenjar.

Seperti kita ketahui bahwa kelenjar getah bening tersebar banyak dalam tubuh kita, namun ada titik-titik tertentu yang lebih banyak sebut saja kelenjar getah bening di leher, ketiak, lipat paha, dan disekitar organ-organ dalam. Semua bisa terserang TBC, namun yang paling sering adalah kelenjar getah bening di leher.

Ada penamaan khusus untuk kasus TBC kelenjar getah bening di leher, yaitu scrofula. Jika kita urai dengan penamaan ilmiah, disebut dengan Limfadenitis Tuberkulosa (radang kelenjar getah bening oleh bakteri tuberkulosa).

Ini merupakan infeksi TBC di luar paru-paru kita sebut juga dengan istilah TB Ekstra Paru (Extrapulmonary Tuberculosis) yang mencakup TB Kelenjar, TBC usus, TBC tulang, dan lain-lain.

Baca juga: 7 Gejala Khas Penyakit TBC Paru

Ciri-Ciri Gejala Penyakit TBC Kelenjar

Sekarang, bagaimana kita bisa mencurigai bahwa kelenjar getah bening yang membengkak itu disebabkan oleh penyakit TBC?

Pertama-tama ketahuilah bahwa, pembengkakan kelenjar getah bening akan terlihat berupa benjolan, satu atau beberapa, yang terdapat pada daerah leher, ketiak, lipat paha, dan daerah lainnya.

Ada banyak penyakit penyebab yang membuat kelenjar getah bening bengkak, paling sering karena infeksi. Secara kasat mata memang tidak bisa kita pastikan apa penyebabnya, namun kita bisa setidaknya mencurigainya.

Berikut, kami informasikan mengenai ciri-ciri pembengkakan kelenjar getah bening yang disebabkan oleh infeksi tuberkulosis:

  • Tanda-tanda yang paling menonjol adalah benjolan tanpa rasa sakit yang berlangsung lama, terdapat pada daerah kelenjar getah bening yang terkena, misalnya di leher atau di ketiak.
  • Benjolan terus-menerus tumbuh baik ukuran maupun jumlahnya. Di dalam kelenjar getah bening yang terkena ada proses kematian sel-sel atau disebut area necrosis yang bisa membentuk cairan kental berupa nanah. Benjolan atau massa ini disebut sebagai "abses dingin", karena tidak seperti abses lainnya, pada TBC kelenjar tidak ada warna kemerahan lokal yang menyertainya atau rabaan hangat pada pembengkakan.
  • Seiring perkembangan penyakit, kulit menjadi terlibat, massa semakin besar menyebar ke kulit dan bisa pecah, membentuk saluran dan luka terbuka (koreng).
  • Pada penyakit TBC kelenjar, selain pembengkakan biasanya disertai dengan Gejala Penyakit TBC lainnya, seperti demam, menggigil, lemah dan penurunan berat badan di sekitar 43% pasien.

Dari kecurigaan berdasarkan ciri-ciri di atas, dokter akan melakukan pemeriksaan guna memastikannya (Pengakan Diagnosis) dengan melakukan biopsi aspirasi jarum atau biopsi eksisi, yakni mengambil sebagian kecil jaringan untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium.

Langkah Pengobatan TBC kelenjar

Pada zaman dahulu sangat populer dilakukan penanganan TBC kelenjar dengan cara operasi (Eksisi), namun ternyata memiliki angka kekambuhan yang tinggi serta pembentukan fistula (lubang). Selain itu, operasi bisa menyebarkan penyakit ke organ lain.

Pendekatan terbaik dalam pengobatan TBC kelenjar adalah dengan menggunakan cara konvensional yaitu membunuh kuman tuberkulosis dengan antibiotik.

Kelompok obat (paket) yang digunakan untuk membasmi kuman TBC disebut OAT (Obat Anti Tuberkulosis) yang terdiri dari obat rifampisin bersama dengan pirazinamid, isoniazid, etambutol, dan streptomisin. Lebih lanjut akan dijelaskan oleh dokter yang menangani.

Dengan perawatan yang memadai, TBC kelenjar dapat disembuhkan hingga 100%. Disarankan juga bagi orang-orang yang memiliki kontak dekat dengan orang yang sakit, seperti anggota keluarga atau yang tinggal dalam satu rumah, untuk dilakukan pemeriksaan terhadap penyakit TBC karena ini merupakan penyakit yang menular.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit