Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

Butriptyline : Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Jul 6, 2019 Tinjau pada Jul 5, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 989.167 orang

Saat ini tingkat terjadinya depresi khususnya di Indonesia mulai mengalami peningkatan. Depresi merupakan suatu keadaan dimana perasaan sedih yang berdampak pada pikiran, tindakan dan kesehatan mental seseorang. 

Banyak faktor yang menyebabkan depresi seperti faktor psikologis, sosio-lingkungan dan organobiologis. Seseorang dengan kondisi depresi biasanya memiliki gejala seperti perasaan sedih, cemas, tatapan kosong, merasa tidak berharga dan lain-lain.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Ada banyak pengobatan untuk mengatasi masalah depresi, salah satunya dengan penggunaan obat antidepresant. Obat antidepresant merupakan salah satu pilihan yang dapat digunakan untuk menangani depresi. Pada artikel ini akan membahas salah satu obat antidepresant yaitu obat Butriptyline. 

Berikut penjelasan mengenai kegunaan, dosis dan efek samping obat Butriptyline. Selamat membaca.

Mengenai Obat Butriptyline

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Tablet

Kandungan:

Obat antidepressant

Kegunaan obat Butriptyline

Obat Butriptyline merupakan antidepresan trisiklik (TCA) yang telah digunakan di Inggris dan beberapa negara Eropa lainnya untuk pengobatan depresi. Butriptyline, mirip dengan obat Amitriptyline, bekerja dengan cara mendesak tindakan antidepresannya dengan memblokir serapan neuronal noradrenalin dan serotonin dan dengan menyeimbangkan kandungan senyawa kimia dalam otak yang dapat mempengaruhi suasana hati.

Dosis obat Butriptyline

Pemberian obat ini harus diberikan atas saran dan anjuran dari dokter. Biasanya pemberian dosis akan disesuaikan berdasarkan usia, berat badan, kondisi tubuh pemderita dan lain-lain. 

Berikut pemberian dosis yang biasa diberikan:

Obat oral untuk mengatasi depresi

  • Dewasa: dosis awal, 25 mg 3 kali sehari. Maksimal: 150 mg setiap hari.

Kontraindiaksi obat Butriptyline

Berikut beberapa kontraindikasi pada penggunaan obat Butrityline:

  • Ibu menyusui
  • Fase manik
  • Penyakit hati kronik
  • Artimia

Efek samping obat Butriptyline

Sama seperti penggunaan obat-obatan lainnya yang memiliki efek samping pada saat penggunaan obat. Obat Butriptyline juga memiliki efek samping. Walaupun tiap inidividu akan mengalami efek yang berbeda-beda. 

Butriptyline memiliki efek antihistamin yang kuat, menghasilkan sedasi dan somnolen. Obat ini juga memiliki efek antikolinergik yang kuat dan mengakibatkan efek samping. Berikut efek samping yang biasa muncul pada penggunaan obat Butriptyline:

  • Ditandai efek antimuskarinik
  • Mual
  • Berkeringat
  • Tremor
  • Reaksi hipersensitivitas
  • Gangguan perilaku
  • Disfungsi seksual
  • Perubahan gula darah
  • Peningkatan nafsu makan atau berat badan.
  • Pembesaran testis, ginekomastia, galaktorea.
  • Konvulsi
  • Gangguan gerak dan diskinesia
  • Demam

Jika terdapat tanda dan gejala-gejala seperti yang telah disebutkan diatas, atau terdapat tanda dan gejala lain yang menetap dan mengganggu aktivitas Anda. Segera lapor atau konsultasikan ke dokter atau datangi rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Apabila terjadi overdosis obat antidepresan trisiklik yang merupakan keracunan yang disebabkan oleh obat berlebihan dari tipe tricyclic antidepressant (TCA). Khususnya pada obat ini gejala yang mungkin muncul termasuk suhu tubuh yang tinggi, penglihatan kabur, pupil membesar, mengantuk, kebingungan, kejang, denyut jantung cepat, dan serangan jantung. Segera datangi dokter jika mendapatkan gejala-gejala seperti yang telah disebutkan tersebut.

Interaksi Obat

Obat ini dapat berinteraksi dengan obat-obatan lainnya termasuk:

  • Amifampridine
  • Bepridil
  • Cisapride
  • Clorgyline
  • Dronedarone
  • Furazolidone
  • Grepafloxacin
  • Iproniazid
  • Isocarboxazid
  • Levomethadyl
  • Linezolid
  • Mesoridazine
  • Methylene Blue
  • Metoclopramide
  • Moclobemide
  • Nialamide
  • Pargyline
  • Phenelzine
  • Pimozide
  • Piperaquine
  • Procarbazine
  • Sparfloxacin
  • Terfenadine
  • Thioridazine

Perhatian dan peringatan penggunaan Butriptyline

Berikut beberapa hal yang perlu Anda ingat dan perhatikan saat menggunakan obat Butriptyline:

  • Jangan menambah, mengurangi dan menghentikan pengobatan tanpa saran dan anjuran dari dokter. Karena memungkinkan terjadinya efek samping yang tidak diharapkan.
  • Konsultasikan ke dokter jika Anda memiliki riwayat alergi, penggunaan obat-obatan dan riwayat penyakit Anda sebelumnya seperti riwayat menderita epilepsi, retensi urin, mania dan lain-lain.
  • Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita gangguan fungsi hati dan ginjal
  • Penggunaan obat pada ibu yang berencana hamil atau sedang hamil sebaiknya konsultasikan kembali ke dokter mengenai keamanan obat tersebut.
  • Obat ini memiliki efek mengantuk, oleh karena itu hindari kegiatan seperi mengemudi, mengoperasikan mesin dan aktivitas berat lainnya.
  • Hati-hati penggunaan obat ini pada anak-anak dan penderita usia lanjut.
  • Hindari penggunaan obat ini bersamaan dengan brimonidine, entacapone, artemeter dengan lumefantrine atau sibutramine.

Pada umumnya pengobatan depresi berbeda-beda tergantung dari kondisi pasien, namun biasanya dapat dilakukan pengobatan gabungan dari farmakoterapi dan psikoterapi atau konseling. Selain pengobatan tersebut dukungan dari orang-orang terdekat serta dukungan spiritual juga sangat membantu penyembuhan penyakit ini.

Setelah menggunakan obat ini jika tidak terdapatp perbaikan atau terjadi perburukan pada kondisi kesehatan Anda, segera konsultasika kembali ke dokter untuk pengobatan yang lebih baik. Semoga bermanfaat.


 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp